Hi, my name is Alfin and I love to paint landscapes with gouache and watercolor! #ArtistOfIndonesia#artidn#ArtistOnTwitter#ArtistsofSEA
I haven't taken any proper picture of my new paintings yet, I'm so sorry for using the same artwork pics all over again 😭✌️
What happened to me is bigger than one artist or one stage. When the billionaire class can decide which voices are allowed on stage and which ones are too dangerous to hear, everyone should be paying attention.
So we're going on tour. All proceeds will benefit organizations supporting the Palestinian people and movement.
Sign up at https://t.co/2na35y8pQ5
The first step in generating consent to war and genocide is to dehumanise a population. Israelis did it with Palestinians, Americans did it with Afghans and Iraqis and now they are trying to portray Yemenis as no good druggies so no one feels bad when they massacre them
Memang harus dengan rendah hati belajar mengakui bahwa...
Kita yang hidup di Jawa itu privileged.
Kita yang hidup di Jabodetabek itu double-privileged
Kita yang hidup di Jakarta itu ultra-privileged.
jangankan nikel, daerah yg pernah punya tambang emas terbesar di dunia aja sekarang malah jadi yg paling terbelakang di indonesia.
EMAS.
TERBESAR.
DI DUNIA.
Palestinians have been dehumanized to such an extreme degree that simply advocating for their liberation from apartheid and occupation is described as “hurtful” to people who only want their oppression to continue.
si kocak adek gw disuruh daring gegara krisis bbm, tapi tau apa? mbg nya wajib disuruh ambil di sekolah tiap jam 12 siang 😭😭☝🏻 mana adek gw harus naik ojol pp 20k+ ke sekolah tuh. kata adek gw 20knya mending dipake jajan di indomaret/beli nasi kuning 2 bungkus + 1 sisir pisang—
akibat konten mindfulness dari seseorang yang punya privilege, warga kalimantan sampai ada yang ngetik begini...
"kami bisa bertahan karena adanya hutan kami, sekarang udah habis hutan mau makan apa pun susah"
liat kan, harapan mereka lewat sosmed ini besar bgt supaya suaranya terdengar.
buat yang masih punya energi ayo suarakan terus, setidaknya hal itu bisa bantu memperlihatkan/menyebarluaskan kondisi mereka di sana meskipun hanya lewat sosmed.
Aku harap siapapun deh gak perlu ngerasain gimana traumanya setiap kali musim hujan turun, air sungai naik bawa gelondongan kayu, rumah hanyut, dan kita lari-lari naik bukit jam 2 pagi.
Kalian gak nyaman sama berita jelek, terus kami yang udah 9 bulan ini gimana?
Kalau yg baca aja ga nyaman, apalagi korban yg ngerasain..
pernah gasih bayangin gmn rasanya tidur di lantai rumah beralas sajadah karena semua kasur kena banjir, air mati 4 hari, bahkan gue sempet lost contact sama keluarga karena di Medan gaada sinyal pas banjir ini🥲
stop javasentris itu anjeng, kita di sulawesi juga butuh di perhatikan, pusat anjing pemerintah anjing, prabowo anjing. berapa triliun tiap tahun kau keruk dari perut pulau sulawesi tapi kau tidak bisa MEMERDEKAKAN KAMI BANGSATTTTT😭😭😭😭😭😭