Tvonenews, salah satu media pendukung prabowo gibran
Ngadain survey malah nyungsep, suara yang masuk sekitar 450 ribu suara. Bandingkan dengan survei abal abal yang hanya 1200 suara🤌
Nemu meme yg menarik
Cocok untuk menjadi bahan pertimbangan dlm menentukam pilihan capres 2024.
MEME ini pasti ini berkaitan dng penggunaan POLITIK IDENTITAS yg nyata2 membelah masyarakat, memecah belah rakyat
Surya Paloh aja mengakui berat menghilangkan cap POLITIK IDENTITAS
Sebagai K a d e r PDI Perjuangan Kami semua tetap Tegak Lurus Kepada Yang Terhormat Ketua Umum dan Presiden RI ke 5 Ibu Prof DR (H) Hj Megawati Soekarnoputri dan terusss turun kebawah bersama Rakyat Indonesia ter❤️Cinta m e me n a n g k a n Pak Ganjar dan pasangannya Pak Mahfud Presiden/Wkl Presiden RI 2024 MERDEKA👍🤟🙏🇮🇩.
Banyak yang 2014 milih @jokowi karena takut ORBA berkuasa kembali lewat sosok Prabowo... Sekarang jokowinya milih prabowo, dan anaknya dimasukkan Golkar... Paripurna... 😀😀
"Kalau belum punya pengalaman dan anda maju Presiden atau Wakil Presiden, nanti anda nggak ngerti. Ini bukan soal belajar atau coba-coba lho. Ini negara dipertaruhkan untuk menjadi negara maju di tahun 2045, mana boleh kita kasih ke orang yang coba-coba."
Alasan pilih Jokowi 2014: dia bukan anak siapa2, tdk bawa2 siapa ayahnya, dia pekerja keras, punya integritas, maka alasan yg sama unt dukung Ganjar-Mahfud 2024: mrk bukan anak siapa2, tdk bawa2 siapa ayahnya, mrk pekerja keras, punya integritas, pengalaman & rekam jejak.
Inilah prinsip meritokrasi, memberikan kesempatan memimpin pada seseorang karena kemampuan & prestasi bukan krn berdasarkan anak siapa apalagi mau memanfaatkan kekuasaan ayahnya agar keluarganya bisa berkuasa lagi.
Jokowi 2014 adalah mimpi mayoritas anak-anak Indonesia, yg berasal dari keluarga biasa-biasa saja, tapi bisa diberi kesempatan memimpin karena punya kemampuan, bukan karena anak siapa. Karena itu lahir slogan: Jokowi adalah Kita. Karena Jokowi saat itu merepresentasikan ke-kita-an
Ganjar diberi kesempatan saat ini pun karena alasan yg sama, krn prinsip yg sama karena dia seperti Jokowi tahun 2014, yg datang dgn kemampuan, integritas, pengalaman & rekam jejak, bukan krn anak siapa.
Marilah kita setia pada prinsip-prinsip dan nilai-nilai itu: meritokrasi, melihat orang pada kemampuan, integritas, pada pengalaman, pada rekam jejak bukan pada KULTUS INDIVIDU.
Kekuasaan boleh silih berganti, pemimpin harus berganti, tapi prinsip-prinsip & nilai-nilai itu yg harus tetap & abadi.
@Miduk17 Biarkan Jokowi menyelesaikan pekerjaannya sampai akhir jabatan, masalah dukungannya mau kemana tidak perlu dipikirkan lagi...
Gaspol Ganjar Menang 1 putaran...