"Etika" yang dijunjung di dunia kerja Indonesia ini kebanyakan soal pakaian, penampilan, atau sopan santun sama atasan.
Tapi bukan etika soal ngasih gaji yg LAYAK, jam kerja yg manusiawi, job desk yg sesuai, keamanan pulang shift malem terutama buat perempuan.
And so on..๐
Buat yang ga ngikutin demo di Perancis:
> Murid SMA protes karena terlalu banyak jam kosong di kelas akibat kekurangan guru. Tiap bulan minimal ada total 2 hari jam kosong bahkan sampe seminggu karena gurunya work life balance ambil cuti tapi gaada pengganti.
> Murid SMA muak karena tiap 1 guru harus ngajarin 35 murid. Mereka anggap ini rasio yang tidak efisien. Di Indonesia, 1 guru bisa ngajar >40 murid
> Murid SMA sadar kalau penyebabnya anggaran pendidikan yang kecil. Bahkan saat musim panas aja AC sekolah mati karena gak punya anggaran bayar listrik.
> Belum lagi setelah mereka lulus SMA dan mau jadi sarjana, itu sistem kuliahnya Gacha. Gaada test kayak di Indo. Mereka sistemnya tulis 10 jurusan dan kampus yang mereka mau, lalu nanti sistem yang ga transparan bakal pilih random sesuai ketersediaan kuota. Mereka frustasi sama ini.
> Teknik demonstrasi yang mereka lakukan adalah menduduki dan memblokade akses SMA dan Universitas terkenal. Salah satu SMA yang diduduki adalah SMA alumninya 5 mantan presiden Perancis. Kalau di Bandung Ibarat blokir SMA 3 dan 5 dan kampus ITB.
> Ada tokoh kanan yang ambil momentum nyalahin imigran, tapi gak kemakan narasinya sama anak SMA ini soalnya gak nyambung.
> Jadi makin viral karena salah satu video wawancara demonstran viral. Seorang anak SMA kulit putih di sekolah elite pusat kota Paris, tinggal di gated community, tapi narasinya pro minoritas, gerakan kiri, dan solidaritas terhadap rakyat kecil.
> Ketidakpuasan ini makin parah karena generasi boomers Perancis makanin uang pensiun dari pajak yang dibayarkan generasi muda. Sementara generasi muda gak ngerasa dapet apa-apa dari pajak.
> Menjadi titik balik gerakan kiri terbesar di Eropa. Sebuah sintesis dari dialektika anti-tesis gerakan ideologi kanan yang populer 1 dekade terakhir. Bisa kita bilang "The Leftist Spring" karena hal serupa terjadi juga di Jerman.
Di Indonesia sulit ada hal kayak gini karena sejak awal gaada dialektika Ideologi. Yang ada adu retorika makna Pancasila. Semua ideologi fafifuwasweswos maknanya ๐คฃ
Latihan perubahan kata..
aku disini cuma ngelist kata kerjanya yaa.. artinya apa.. golongan berapa.. cari tau sendiri yaa!!
้ฃในใใใในใ
้ฃฒใใใฎใ
ๆธใใใใ
ๆใใใใใ
่ขซใใใใถใ
ๅทฎใใใใ
ๅนใใใตใ
๏ฟฝ๏ฟฝ๏ฟฝใใใใฎใ
ใใ
ๆฅใใใใ
ๅฐใใใใพใ
ไธฆใถใใชใใถ
ๅฉใใใใใ
Para guru yang tidak kunjung cair TPG berbulan-bulan, sudah hancur harga dirinya karena berhutang kesana kemari, namun tetap dituntut mengajar dengan bermartabat. Mungkin sepatu mereka klimis, seragam mereka lancip, tapi perut tidak bohong, lambung tegang, pikiran kesana-kemari, sambil senyum masam, berharap para murid tidak mengenali kenyataan yang terlalu pahit ini.
Jangan rayakan hari guru di bulan Oktober ini. Kita semua layak untuk mogok secara nasional. Ini bukan kondisi normal.
@skipberat Propaganda i would never fall for adalah ganti clear case with another clear case, which is such a capitalist thing to do!! #.iLovemyMenguningCase
sex is good. tapi dipeluk erat, dicium kening, sambil rambut sama punggung dielus pelan tuh. level tenangnya beda jauh, level intimnya dapet banget. iya ga?
Handai Tolan, kami tak ada maksud untuk memisahkan pegawai SPPG agar keluar dari rangkulan sesama warga, sehingga memuluskan rezim saat ini untuk melanggengkan kekuasaannya hingga 2 periode.
Namun, izinken kami memberi pendapat perihal video yang sudah di-take down oleh user TikTok (@)fina.aja.S. ini.
Maaf, bagi kami, ini adalah salah satu contoh praktik rasuah / korup secara terang-terangan yang dilakuken oleh pegawai SPPG. Bayangken, pemberian panganan yang dilakuken oleh yang katanya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, porsinya hanya secuil, dan sisa-sisa yang tak terdistribusi karena penanggungjawab di SPPG tak berkenan menyingkronkan ulang jumlah PM (siswa sekolah) yang berangkat dengan yang akan diproduksi / didistribusikan, dibagi-bagikan kepada seluruh karyawan SPPG, dan seluruh karyawan SPPG tsb. merasa senang, pula happy.
Padahal karyawan sudah mendapatkan hak gaji dan (kadang) hak makan siang juga.
Kami meyakini, bapak mbak fina ini barangkali sebelumnya juga dalam kondisi kepepet dan desperate, sama seperti sender menfess kemarin, namun ya inilah yang terjadi jika memutuskan bekerja di sana. Inilah salah satu yang kemarin kami coba untuk kami tunjukkan kepada Handai Tolan sekelian.
Dan fenomena-fenomena seperti inilah yang datang pada DM kami, dalam bentuk pelaporan, yang jumlahnya hingga belasan per hari.
Meski begitu, maaf, sekalipun kami berpendapat bahwa itu adalah tindakan yang amoral, kami tetap ingin merangkul dan menggandeng si sopir MBG ini beserta karyawan SPPG-SPPG lain yang menenteng lauk pauk sisa produksi ini, saben hari, hingga isi lemari esnya penuh.
Kami sangat sepakat dengan kritik yang mengataken bahwa kami tak punya kesadaran kelas. Kami sangat sepakat dengan saran yang mengataken bahwa: 'kritik dan ekspos tindakan amoral pegawai SPPG tetap boleh dilakukan beriringan dengan tetap mengedukasi dan merangkul mereka'.
Handai Tolan juga perlu mengerti, bahwa kami juga sangat amat trauma dengan pemerintahan rezim saat ini. Sangat amat. Daya rusak dan hancurnya bagi pengikut kami atau bagi kami pribadi sungguh amat sangat luar biasa menyakitkannya.
Jadi, inilah yang kami lakuken, kami tetap ekspos, dan kami sangat amat mengharap agar pegawai SPPG yang kami ekspos ini tetap berkenan untuk kami rangkul, kami gandeng, kami edukasi sesantun mungkin, untuk kelak kami ajak menjotos si pongah sudaryono dan prabowo bersama-sama. Karena ya kami butuh mereka.
Oleh sebabnya, kami harap follower kami juga bisa mafhum, agar bapak mbak fina ini jangan dihujat, jangan dikecam. Mereka hanya mau bertahan hidup, sama seperti kita. Mereka juga warga, bagian dari kita, yang musti dijaga juga.
btw kalo emang niat berkarir di jerman bisa dimulai dr aupair/fsj. aku berangkat ke jerman jalur aupair modalnya 18jtan udah termasuk flight & les, tp mandiri ga pake agen
Tahu kenapa? Sebab zaman sekarang, yang banyak tanggung mak bapak ialah anak perempuan. Sebab ramai anak lelaki yang kononnya โproviderโ tu, lepas kahwin terus lepas tangan dengan alasan dah ada tanggungjawab sendiri.
But we are not ready to talk about this.