Berat banget. Asli udah berat banget. Mentok sana sini, atas bawah, depan belakang. Laa illaha illa anta subhanaka inni kuntumindzolimiin. Yaa Allah, Engkaulah penguasa langit dan bumi. Yang Maha mendengar lagi Maha penyayang. Yaa Allah, saya pasrahkan segalanya kepada Engkau.
Nabi ﷺ pernah ditanya:
“Amalan apa yang paling dicintai Allah?”
Ramai menyangka jawabannya puasa, sedekah, atau haji.
Dan ternyata jawaban Nabi seketika membuat para sahabat terdiam 😶
Apa jawaban nabi⁉️
Nabi ﷺ menjawab:
“As-salatu ’ala waqtiha.”
Solat pada waktunya.
(HR. Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim)
Menariknya, Nabi ﷺ tidak mengatakan:
* Solat yang paling panjang.
* Solat yang paling banyak rakaat.
* Solat yang paling indah bacaannya.
Tetapi:
Solat yang dijaga waktunya.
Kerana cinta kepada Allah tidak hanya terlihat dari banyaknya ibadah, tetapi dari kesungguhan menjaga apa yang Allah wajibkan.
Jika azan berkumandang dan kita segera memenuhi panggilan-Nya, di situlah bukti bahawa Allah mendapat tempat utama dalam hidup kita.
Kadang-kadang, amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang paling sering kita tunda. 🌿
Setiap hari ada dua kumpulan malaikat yang berganti tugas.
Mereka turun pada waktu Subuh dan Asar.
Lalu mereka bertemu ketika pergantian tugas.
Malaikat yang naik ke langit akan ditanya oleh Allah:
“Bagaimana kalian tinggalkan hamba-hamba-Ku?”
Mereka menjawab:
“Kami tinggalkan mereka dalam keadaan solat, dan kami datangi mereka dalam keadaan solat.”
(HR. Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim)
Bagus sih Ederson kalo dapet. Tinggal cari yang EPL proven dan ga overprice. Mahal dikit buat Tonali dan M.Fernandes okelah. Tapi kalo Baleba & Anderson, pasti masing2 klub kasih harga yang ga ngotak buat MU.
Fans udah lama ngarep Sandro Tonali, Mateus Fernandes, Carlos Baleba atau Eliot Anderson buat ngisi lubang di tengah yang ditinggal Casemiro.
Tapi yang lagi santer justru nama Ederson, gelandang Atalanta yang udah jadi andalan beberapa musim terakhir. Kabarnya udah advanced talks, dan kubu pemain bahkan udah nahan semua tawaran klub lain demi prioritasin MU. Jika United kasi lampu hijau, maka bisa dipastikan transfer ini tinggal proses tanda tangan.
Lo pribadi gimana, tertarik dengan Ederson? 🤔
#utdfocusid #mufc
Emang kudu tegas nih sama preman nyamar kangparkir. Asli meresahkan dan bikin males pembeli dateng ke toko2. Bilang ngatur parkiran, banyaknya cuma nongkrong doang dah
Ya Allah gw udah muak banget sama tukang parkir di Alfamart sama Indomaret khususnya di Bekasi. Alllohu sudah ada plang bahkan tulisan banner segede ini mereka masih berani”nya nagih duit parkir. Gw sempet bilang ke mbak” kasirnya “TEH INI PARKIRNYA GRATIS KAN?” Terus tetehnya jawab “IYA KAK GRATIS KOK TAPI TAU SENDIRI LAH SAMA AKAMSI” buset dahhh bukan gimanaa cokk gw belanja paling beli minum doangg 10k dimintain duit parkir 2k kadang kalo malem gw cuma beli kopi doang terus pergi kagak ngasih duit terus si abang parkirnya bilang beneran bilanggg “YEUU KAGAK NGASIHH DUIT PARKIR GAUSAH BELII” lahh elu siapa mpruyyyyyy!!!! Sumpah gedek bangett 😭🙏🙏🙏
di posisi sulit lah justru keimanan diuji
masih bisa husnudzon ama Allah ga? masih percaya kalo itu yg terbaik ga? masih semangat utk berdoa dan ga putus asa ga?
tapi di posisi enak pun keimanan masih diuji
masih bisa bersyukur ama Allah ga? ibadah masih gacor ga? inget ada rezeki org lain juga ga disitu?
🥹
Sering gw temuin dilapangan saat konsumen beli AC baru.
👩: Bang, saya nggak mau Midea, jelek katanya.
🧑🔧: Sekarang punya AC merk apa jadinya?"
👩: Electrolux bang.
🧑🔧: ??????????????
Midea itu salah satu produsen AC terbesar di dunia. Dan salah satu bisnis utama mereka itu justru jadi OEM, bikin AC untuk merk-merk lain.
OEM itu singkatan dari Original Equipment Manufacturer. Gampangnya adalah ada satu pabrik yang bikin produk, tapi produk itu dijual dengan berbagai nama merk yang berbeda. Jadi yang beda cuma labelnya, bukan isinya.
Sepengetahuan gw dari yang gw liat langsung di lapangan, bongkar unit dari berbagai merk yang ada di gambar ini ternyata part di dalemnya itu sama. Paling beda di display sensor dan remote. Karena memang berasal dari sumber yang sama yaitu Midea.
Jadi kalau kalian mau beli AC dan pertimbangannya adalah merk. Mending pelajari dulu, sebenernya AC yang dibeli pabrikan mana.
Yang lebih worth untuk dipertimbangin itu adalah:
Garansi berapa tahun?
After sales-nya gimana di daerah kita?
Spare part-nya gampang dicari nggak?
Itu yang beneran ngaruh jangka panjang. Bukan logonya.
Untuk panasonic, Samsung dan Sharp punya juga kok produk mereka sendiri.
Ada yang pernah kabur dari merk Midea tapi ujung-ujungnya dapet produk Midea juga?😅😅
kalo Allah udh berkehendak, gaakan ada yg bisa menghalangi.
sebaliknya, kalo Allah bilang engga, even itu udah di depan mata, ya gaakan terjadi.
sama halnya dengan rezeki dan musibah guys. mau kita menghindar gimanapun, kalo udh rezeki atau musibah, pasti kita bakal tetep dapetin itu.
jd jgn khawatir soal rezeki. rezeki kita udh diatur dan disiapkan. kita cuma disuruh doa dan ikhtiar. sisanya serahin ke Allah. jalan rezeki Allah tuh banyak. bumi Allah luas. kita dapet rezeki bukan karena usaha kita semata, tapi memang itulah porsi rezeki kita.
semangat y✨
nemu kata kata yang nenangin banget;
“Apa yang tidak sampai ke telingamu, itulah cara Allah menjagamu.
Apa yang sampai lewat mulut orang lain, itu cara Allah mengujimu.
Dan apa yang sampai langsung dari pelakunya itulah cara Allah beri kesempatan agar hatimu belajar sabar dan memaafkan.”
Kadang kita terlalu sibuk mempertanyakan takdir, sampai lupa… bahwa Allah tidak pernah keliru dalam menetapkan.
Apapun yang terjadi semuanya sudah diukur dengan sangat tepat.
Bahkan luka yang terasa paling dalam, tetap bagian dari cara Allah menjaga kita.🖤
Guys, ada satu orang Indonesia yang pernah naik pesawat yang sama dengan Ayatullah Khomeini dari Paris ke Tehran dan menyaksikan sendiri revolusi Iran dari dalam.
Namanya Nasir Tamara. Jurnalis, penulis, dan salah satu orang Indonesia yang paling dalam memahami Iran.
Dan dia baru ngobrol panjang soal kenapa Iran sampai sekarang tidak bisa ditundukkan.
Mulai dari akarnya.
Konflik Iran dengan Amerika bukan dimulai dari revolusi 1979. Tapi dari 1953 ketika CIA mengkudeta Perdana Menteri Mohammad Mosaddegh yang dipilih rakyat Iran secara demokratis, lalu menempatkan Shah Reza Pahlevi sebagai raja yang ramah terhadap kepentingan Barat.
Dari situlah akumulasi kemarahan itu dimulai. Dan 26 tahun kemudian meledak jadi revolusi.
Kekuatan Khomeini: bukan senjata, tapi kata-kata.
Khomeini memimpin perlawanan dari sebuah desa kecil 30 kilometer dari Paris. Tidak punya bedil. Tidak punya tentara.
Yang dia punya adalah pidato direkam di kaset, diselundupkan masuk ke Iran, dan diputar di seluruh masjid.
Dan dalam 10 hari setelah dia mendarat di Tehran tentara dan polisi yang bersenjata menyerahkan senjata mereka kepada pendukungnya.
Itu yang disebut Nasir Tamara sebagai "kata-kata yang menggerakkan dunia."
Iran bukan negara biasa.
Banyak orang tidak sadar bahwa Iran atau Persia adalah salah satu peradaban tertua di muka bumi.
Mereka pernah menyelamatkan orang-orang Yahudi 2.500 tahun lalu di bawah Raja Darius. Mereka membangun jalur perdagangan antara Eropa dan Asia jauh sebelum negara-negara modern ada. Algoritma, aljabar, banyak fondasi ilmu pengetahuan dunia berasal dari cendekiawan berbahasa Farsi.
Jalaluddin Rumi penyair yang puisinya paling banyak dibaca di Amerika Serikat sampai hari ini orang Iran.
Dan bangsa ini punya mentalitas empire melihat jauh ke depan, melampaui batas wilayah.
Kenapa Iran tidak bisa dihancurkan secara militer?
Nasir Tamara menyebut tiga faktor utama.
Pertama geografi. Iran dikelilingi pegunungan berbatu keras sekelas granit. Tidak mudah ditembus. Fasilitas nuklir mereka digali 500-600 meter ke dalam batu bom konvensional tidak bisa menjangkaunya. Celah-celah antar gunung dikontrol dari atas pasukan darat yang masuk mudah dihancurkan.
Alexander Agung pernah mencoba. Tentara dengan gajah pernah mencoba. Amerika sendiri sudah berkali-kali mencoba sejak era Jimmy Carter semua gagal.
Kedua pendidikan. Dari TK sampai universitas gratis, dibiayai negara. Hasilnya: Iran masuk lima besar dunia dalam hal IQ rata-rata. Setiap kali pemimpin atau ilmuwan nuklir mereka dibunuh selalu ada yang menggantikan. Karena mereka belajar di dalam negeri, bukan bergantung pada teknologi asing.
Nasir Tamara pernah meeting di Tehran dengan 20 orang 16-nya bergelar doktor.
Ketiga keyakinan dan keberanian. Ini yang Amerika paling salah duga. Kultur syahid dalam tradisi Syiah membuat kematian bukan halangan melainkan motivasi. Semakin diserang, semakin kompak. Semakin ditekan, semakin keras perlawanannya.
Strategi perang yang membuat musuh kelabakan.
Setelah serangan besar Amerika dan Israel Iran langsung mengubah seluruh strategi militernya dalam waktu 6 bulan.
Dari sistem terpusat ke sistem mozaik 30 provinsi, masing-masing punya kekuatan regional yang bisa bergerak sendiri tanpa menunggu komando pusat. Pemimpin di-eliminasi? Empat level di bawahnya sudah disiapkan. Sistem tidak runtuh.
Dan drone-drone murah seharga 30.000 dolar digunakan untuk melumpuhkan sistem pertahanan senilai ratusan juta dolar. Amerika harus menghabiskan rudal seharga jutaan dolar untuk menembak jatuh drone seharga puluhan ribu dolar.
Hasilnya? Amerika kehabisan amunisi. Dan untuk mengisi kembali persenjataan ke level semula butuh satu dekade.
Siapa yang paling diuntungkan dari perang ini?
Bukan Iran. Bukan Amerika.
China dan Rusia.
China mendapat minyak murah dari Iran dan membalas dengan teknologi. Rusia mendapat medan latihan di Ukraina untuk menyempurnakan strategi perang drone. Dan keduanya semakin erat berkoordinasi untuk mengimbangi dominasi Amerika.
Sementara sekutu-sekutu Amerika satu per satu menarik dukungan Prancis, Spanyol, Jepang, Inggris. Bahkan negara-negara Teluk yang selama ini patuh kepada Washington mulai berbalik arah karena sadar membeli senjata Amerika dan mengizinkan pangkalan Amerika di wilayah mereka justru membuat mereka jadi sasaran.
Dan kunci terbesar yang sering dilupakan:
Ekonomi rakyat.
Sejak Khomeini membangun Republik Islam Iran pedagang kaki lima, UMKM, pedagang bazaar diutamakan.
Konglomerat dikontrol oleh negara, bukan sebaliknya. Dan dengan fondasi itu bahkan ketika ATM asing tidak berfungsi, bank internasional tidak bisa beroperasi, mata uang anjlok negara ini tetap berjalan. Rakyatnya tetap makan.
Itu yang membuat embargo 47 tahun tidak berhasil membuat Iran bertekuk lutut.
Pesan Nasir Tamara di akhir diskusi:
Lupakan Sunni-Syiah, Arab-non Arab.
Ini bukan perang agama. Ini perang wilayah dan penguasaan energi. Kembalilah ke prinsip keadilan sosial rakyat tidak boleh lapar. Itu kuncinya.
UNTUKMU YANG SEDANG DI TITIK INI
Dalam keluarga, kadang ada satu anak yang Allah pilih lebih dekat dengan orang tua. Lebih sering hadir, lebih banyak memikul amanah. Menjaga, menemani, berkhidmat saat yang lain belum tentu diuji dengan cara yang sama.
Biasanya justru dia yang ujiannya paling sunyi. Bukan cuma fisik, tapi hati. Emosi yang naik turun, waktu yang habis, sabar yang terus diregangkan.
Lelahnya jarang terlihat, pengorbanannya tak selalu disebut. Tapi Allah tidak pernah lalai menghitung. Siapa yang menjaga amanah-Nya, Allah yang akan menjaganya di dunia sampai akhirat.
Setiap sabar yang kamu pendam, setiap tangis yang kamu tahan demi tetap tersenyum di depan orang tua, itu tidak sia-sia. Semua Allah simpan utuh sebagai pahala.
Kalau kamu merasa jadi “anak itu”, lelahmu valid. Capekmu nyata. Tapi Allah juga nyata melihatnya.
Semoga Allah lapangkan dadamu saat sesak, kuatkan hatimu saat hampir runtuh, dan gantikan semua pengorbananmu dengan rezeki yang berkah, dari arah yang tak disangka.
Pelan-pelan ya. Kamu nggak sendiri. Allah selalu bersama kamu.
Jun Misugi jadi the biggest "what if" di series Captain Tsubasa.
Dia representasi nyata dimana visi, teknik dan IQ tinggi gak selamanya bisa bersaing di level tinggi jika semesta memang gak mengizinkan lo untuk itu.
Dibalik kemampuan bermain bolanya, dia punya limit penyakit jantung yang membatasi ruang geraknya. Penyakitnya itu bikin dia gak bisa all-out di lapangan, harus pinter-pinter ngatur menit dan selalu dihantui rasa was-was just in case penyakit jantungnya kambuh di tengah pertandingan.
Karakter Misugi ngajarin kita satu hal, bahwa gak semua orang dikasi kesempatan yang sama, even kalau lo jenius sekali pun. Dia representasi kalau di sepak bola, juga dalam hidup, bukan melulu soal seberapa jago lo, tapi seberuntung apa lo untuk bisa main terus.
Gue punya temen yang pertama kali merantau ke Jakarta, dia masuk kerja di salah satu kantor di pusat kota.
Hari pertama, dia langsung ngerasa salah tempat.
Bukan karena dia nggak kompeten, tapi karena lingkungannya beda banget.
Orang-orang di kantornya ngomong campur Inggris, santai bahas kuliah di luar negeri kayak University of New South Wales atau Monash University, seolah itu hal biasa.
Sementara dia?
Dari kampus daerah, nongkrongnya dulu kopi sachet, mainnya kartu sama temen-temen.
Kontrasnya kerasa banget.
Hari pertama aja dia udah minder.
Dia cerita ke gue, Gue ngerasa paling nggak nyambung di ruangan itu.
Bahkan hal simpel kayak nanya kuliah di mana bisa jadi awkward, karena jawabannya beda dunia.
Dia sempet mikir kalau dia kurang pintar, kurang keren, bahkan sempet kepikiran apa gue nggak pantes di sini ya?
Tapi makin lama dia mulai sadar sesuatu yang cukup nendang.
Ternyata bukan dia yang kurang tapi banyak dari mereka emang udah punya start lebih dulu.
Dari SMA udah di luar negeri, udah biasa presentasi, udah terbiasa ngomong dengan cara yang terdengar pintar.
Jadi pas masuk kerja, mereka keliatan langsung siap. Sementara temen gue?
Baru belajar semua itu dari nol di dunia kerja.
Yang bikin dia makin kaget, ada beberapa orang yang keliatannya santai banget, kerjanya nggak terlalu keliatan, tapi posisinya aman.
Setelah dia cari tahu pelan-pelan, ternyata background keluarganya bukan kaleng-kaleng.
Dari situ dia mulai ngerti, di Jakarta itu bukan cuma soal kerja keras tapi juga soal lu mulai dari mana.
Dia juga pernah cerita pengalaman lain yang bikin dia makin kebuka matanya.
Pernah dia kerja di tempat yang secara logika bisnis nggak masuk akalnggak jelas profitnya, tapi tetap jalan terus.
Dia sampe nanya ke seniornya, ini kok bisa hidup ya? Jawabannya simpel, “Udah, nggak usah dipikirin.
Beda dunia.
Di situ dia sadar, buat sebagian orang, kerja atau bisnis itu bukan buat bertahan hidup, tapi cuma aktivitas
Tapi justru dari semua itu, yang paling berubah dari dia bukan skill teknis tapi cara dia melihat diri sendiri. Awalnya dia minder, ngerasa kecil.
Tapi lama-lama dia mulai ngerti
dia mungkin nggak punya privilege yang sama, tapi dia punya daya tahan yang nggak semua orang punya. Dia terbiasa adaptasi, belajar dari nol, dan itu pelan-pelan jadi kelebihan.
Sekarang, setelah beberapa tahun, dia bilang ke gue satu hal yang cukup pedas tapi jujur
Di Jakarta, lu bakal ketemu orang yang keliatan jauh di atas lu.
Tapi bukan berarti mereka lebih hebat kadang mereka cuma mulai lebih dulu.
Tugas lu bukan ngejar mereka, tapi jangan berhenti jalan.
Dan menurut gue itu poin paling real dari merantau.
Pernah ketemu orang saat lomba, orangnya tenang calm banget. Tapi dia bukan santai doang, tapi ternyata udah di level dia ngerti apa yang harus dilakukan. Dan inilah lawan yang berbahaya.
Lesson learned-nya :
When you enjoy the process, pressure jadi lebih ringan. Fokusnya bukan ke takut kalah, tapi ke mengatur permainan sebaik mungkin.
Makanya keliatannya effortless, padahal di balik itu udah banyak jam latihan dan udah tau harus apa.
Apa yang bahaya?
Mereka nggak cuma skilled, tapi juga mentally free.
Hard to beat someone who’s locked in… and actually enjoying it. Amaze banget.
Saya kali pertama tahu kutipan ini dari bahasa Arab, tapi enggak pernah tahu siapa penulis aslinya dan memang sangat romantis.
ثُمّ أتمنى أن تجد شخصًا يتحدث بلُغتك، لئلّا تُمضي عمرًا كاملًا في ترجمة روحك
(Tsum 'atamanaa 'an tajida syakhshan yatahadatsu bilughotik, li allatum di a umran kamilan fi tarjamati ruhik.)
May you find someone who speaks your language, so you don't have to spend a lifetime translating your soul.
Lihat hilal tak pernah.
Cara hisab juga tak ngerti.
Tapi, nentuin kapan puasa & lebaran mendadak paling tahu.
Daripada itu, mending fokus sama yang beneran kita kuasai:
- Ngajinya udah berapa halaman
- Salatnya makin tepat waktu gak
- Sedekah jalan atau masih pelit
- Sunnahnya dikerjain gak
- 10 hari terakhir sibuk iktikaf atau cari diskonan
Lebih ada manfaat.
Hal-hal yang kita tak ngerti,
serahkan aja ke ahlinya.
Bukan mendadak si paling paham,
padahal aslinya wallahualam.
Nah ini quotenya relate banget
"Barang yang sama. Di circle yang beda. Nilainya bisa beda."
Tetep semangat ya para entrepreneur. Bismillah..kita sukses dengan jalan & cara yang dikasih Allah swt untuk kita masing2
Temenku ini pinter, hari ini memang banyak dia ✨💸
Pesen kue di aku 15rb/pak.
Dia jual lagi 25rb/pak.
Kemahalan ga? Buat circle dia sih engga kayaknya. Buktinya order sampai 44 pak!
Aku, dari tiap pak untung sekitar 7 ribuan — keluar tenaga, waktu.
Dia, untung 10 ribu — modal WA & relasi hihi.
Terus aku dengki ga? Ya engga lah.
Selama dia pesen, aku juga dapet cuan. Dia juga ga minta diskon, ga nawar aneh-aneh, ga ngerugiin.
Ga kayak makelar MBG yang… yah taulah ya 😂
Dari sini kita belajar sesuatu:
Kadang masalahnya bukan di produk kita. Tapi di pasarnya.
Barang yang sama,
di circle yang berbeda,
nilainya bisa beda.
Jadi kalau dagangan belum laku,
belum tentu karena barangnya jelek.
Bisa jadi… kita cuma belum ketemu pembeli yang tepat. ✨
Tweet gue kemarin tentang minimarket viral, jadi sekarang gue mau berbagi pengalaman lainnya..
Gue inget banget malam itu. Umur gue baru berganti ke 25 tahun waktu itu.
Hampir jam 12 malam, baru pulang kerja. Lorong kos sepi, lampu neon remang, lantai masih agak basah entah bekas pel atau bocor AC. Sandal orang berjejer depan pintu. Bau sabun campur lembap. Tempat yang tiap hari gue lewatin, tapi malam itu rasanya beda.
Gue berhenti sebentar di tengah lorong. Bukan capek fisik. Capek mikir. Dan entah kenapa, di lorong sempit itu, semua kegagalan gue kayak numpuk barengan di kepala.
Padahal dua tahun sebelumnya, gue ngerasa hidup gue berani.
Umur 23, gue resign dari kerjaan yang aman. Ga jelek, tapi bikin mati pelan pelan. Gue yakin waktu itu, daripada nyaman tapi hampa, mending ambil risiko. Tabungan gue sekitar 55 juta rupiah. Itu seluruh rasa aman gue. Gue bilang ke diri sendiri, “cukup buat nyoba setahun.”
Awalnya sok tenang.
Tiga bulan pertama masih bisa pura pura optimis.
Bulan ke empat mulai sering buka email sambil berharap ada kerjaan masuk.
Bulan ke enam, gue mulai bohong ke keluarga. Bilang lagi sibuk. Padahal siang gue banyak bengong.
Sampai akhirnya di umur 25, gue duduk sendirian di kamar kos, buka myBCA, Saldo Rp1.300.000.
Ga ada drama. Ga nangis. Cuma kosong.
Dan sekarang gue berdiri di lorong ini, udah balik kerja kantoran lagi. Bukan kerjaan impian. Bukan posisi keren. Dari luar, hidup gue kelihatan mundur. Kayak cerita gagal klasik. Nyoba keluar jalur, jatuh, lalu balik lagi ke jalur lama.
Menurut gue, Ga semua orang harus nekat.
Ga semua risiko itu bijak.
Ada orang yang hidupnya baik baik aja karena ga pernah lompat terlalu jauh, dan itu sah.
Tapi di lorong kos malam itu, gue sadar satu hal
Gue ga nyesel karena gagal.
Gue nyesel karena dulu hampir ga berani nyoba.
Gagal itu memalukan.
Gagal itu bikin ego ancur.
Tapi gagal juga bukti bahwa gue pernah bergerak, bukan cuma berdiri di tempat sambil mengeluh.
Kalau hari ini lo lagi di fase mikir, takut, ragu, ngerasa hidup mentok
Gue ga mau bilang semua akan indah.
Tapi satu hal pasti
Lebih baik jatuh karena melangkah, daripada hidup lurus tapi kosong karena ga pernah mencoba.
-Omsuskes
Dapat Predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), dari BPK.
Tapi masih ditangkap KPK, Lho kok bisa?
WTP itu soal "rapihnya catatan buku", bukan jaminan orangnya jujur. Mari kita bedah dengan bahasa yang sederhana.
Audit BPK berguna untuk memastikan uang negara tidak hilang karena salah hitung atau administrasi yang berantakan.
Tanpa audit BPK, anggaran bisa bocor lebih parah karena tidak ada yang mencatat keluar-masuknya uang.
BPK bertugas menjaga ketertiban administrasi, sedangkan KPK bertugas menyikat kejahatan tersembunyi.
Keduanya saling melengkapi, bukan menggantikan.
Mari kita coba Bedakan Isi Dompet dengan Catatan Pengeluaran.
✅ WTP (Wajar Tanpa Pengecualian):
Artinya, semua struk belanja dicatat dengan rapi, saldo di buku tabungan cocok dengan uang di bank, dan laporannya mengikuti aturan akuntansi.
BPK melihat... Oke, catatanmu sudah rapi dan masuk akal, sesuai dg aturan dan harga pasar.
❌Korupsi
Ini ibarat si pengelola uang diam-diam "kongkalikong" dengan toko alat tulis kantor, untuk menaikkan harga (mark-up), lalu selisihnya diambil sendiri.
Kebutuhan alat tulis pun, dilipatgandakan.
Misal sebuah kabupaten biasanya cuma butuh, 50.000 buah spidol.
kebutuhan dinaikkan sedikit,
jadi 500.000.000 buah spidol. harganya pun dinaikkan Rp. 3.000 per spidol.
untuk dijadikan cashback.
Cairr...
Di catatan tetap tertulis harga mahal tersebut lengkap dengan kuitansinya.
Secara laporan terlihat "rapi", tapi sebenarnya ada uang yang dicuri..
📌BPK Memeriksa Dokumen, KPK Memeriksa Niat (jahat)
✅BPK (Pemeriksa Laporan):
BPK, bekerja seperti auditor administrasi.
Mereka mengecek apakah uang keluar ada buktinya dan sesuai prosedur.
BPK biasanya tidak memeriksa sampai ke motif tersembunyi atau uang suap di bawah meja yang tidak tercatat di buku.
❌KPK (Pemburu Koruptor), bekerja dengan cara intelijen.
KPK menyadap telepon, mengikuti aliran uang gelap, atau menerima laporan dari msyarakat.
Korupsi seringkali terjadi di luar sistem pembukuan/ tdk tercatat di bank.
misalnya,
cash back hasil proyek yang sudah di mark up oleh pemenang tender, sehingga tidak akan terlihat di laporan keuangan yang diperiksa BPK.
atau cara yang sering dipakai oleh oknum @pns_ababil, dinas 10 orang yang berangkat 5 orang,
tiap orang harusnya dapat satu kamar hotel, tapi hanya pesan 3 kamar.
tapi di kwitansi 10 orang, 10 hotel.
konon dana hasil akrobat anggaran ini, untuk jaga-jaga,
kalau² pak bupati butuh dana darurat untuk anaknya nyaleg,
atau
untuk bayar uang kuliah anak kepala dinas yang baru keterima di Fakultas Kedokteran. istilahnya, dana taktis.
atau
kalau pejabatnya cupu, mereka main mata dengan oknum auditor BPK... lihatlah diberita.. selama ini sudah berapa banyak auditor BPK dikandangin KPK...
jadi WTP Bukan jaminan tak korupsi, manakala dapat predikat WTP... artinya laporan keuangannya sudah disajikan sesuai standar akuntansi, bukan berarti seluruh operasional lembaga tersebut bersih dari kejahatan.
Korupsi sering kali terjadi dalam banyak bentuk, bahkan beberapa sulit dilacak secara kasat mata.
misalnya dana hibah ke yayasan sosial yang ngurus ratusan anak tunawisma, sebesar Rp.10 milyar.
tapi7 milyar harus dipakai untuk belanja sembako di toko milik keluarga bupati, yang harganya sudah dinaikkan 30%.
cairrr...
atau
kegiatan bansos sembako untuk warga kurang mampu,
tapi semua produk yang dibeli untuk bansos, harus di toko yang terafiliasi dg keluarga bupati..
cairrr... lageee
atau yang paling gila, yang pernah saya lihat.
Bupati menaikkan harga singkong,
karna puluhan hektar ladang singkong yang dia punya mau panen.
begitu bupati selesai panen, pabrik pura-pura tutup, dg alasan gudang penuh. pas buka lagi, harga kembali murah.
kompensasi untuk pabrik apa?
apa hayo, kira2?
Hal semacam ini, jelas tidak tercatat di laporan BPK.
Jadi Kabupaten mu WTP, tidak?