Ada peluang baru nih, remote work yang pakai keahlian bahasa Indonesia. Bayarannya lumayan USD 30 per jam.
Indonesia Language
https://t.co/ypDvIpzs9u
English Language
https://t.co/vxEMjLi5cT
Gas, daftar aja dulu, siapa tahu bisa keterima dan daftar offer kerjanya.
Ngeliat diagram ini
Jadi ngerti..
Kenapa teman-teman saya pada cari beasiswa kuliah ke luar negeri ke Turki dan Eropa Tengah/Baltik.
Problemnya cuman dua di negara-negara itu:
- Bahasanya yang susah (kecuali Turki)
- Keamanan jangka panjang ga terjamin (karena di Ukraina masih perang dan bisa merembet ke sana).
Ternyata Grok @Bot bisa jadi calo KTP! Ga pake uang rokok!😂
Urusan yang ku tunda berbulan-bulan, akhirnya beres tanpa effort!😁
Jadi ceritanya...
KTP ku burem dan udah lama. Males ngurus penggantian KTP baru ke Disdukcapil.
Sistem di Pekanbaru sudah online semua sebenarnya. (Kudos untuk Pemko Pekanbaru!) Tapi ya gitu, kemalasan itu emang ga ada ujungnya.
Efek dari KTP burem ini yang paling ganggu itu: sering ditolak saat verifikasi di layanan online. Contoh, ada duit TikTok Go yang ga bisa gue tarik gara-gara ga bisa verifikasi identitas. 😂 (Ya, bisa pake SIM atau Pasport sih).
Senin lalu, iseng chat ke Grok @Bot, eh dia beresin.
Dia minta file KTP, file KK dan sample tandatangan.
Dia yang urus pendaftarannya ke website Disdukcapil Kota Pekanbaru. Dia yang isi form F-1.02. Dia ketik sendiri surat pertanyaan KTP-EL rusak.
Semua dokumen itu dia upload sendiri. Trus minta persetujuan untuk pengajuan.
Saya tinggal klik "Ya, ajukan sekarang". Udah beres.
No Kidding! 😂
Of course data-data itu beresiko bocor dan disalahgunakan oleh AI. Saya minta data itu dihapus dari sistemnya Grok @Bot setelah semuanya selesai. Ga bisa dipastikan apakah memang sudah dihapus permanen atau masih "nempel".
Grok @Bot lanjut kirim nomor booking, trus bantu pantau status pengajuan di sistem online Disdukcapil Pekanbaru. Dari "Diajukan" sampe "Telah Diproses" kurang lebih 1 jam.
Trus saya dikirimin dokumen resi (yang perlu dicetak) sekalian diinfo harus bawa beberapa dokumen pendukung. Diarahkan juga harus datang ke mana jam berapa di hari apa. 🫡
Di hari H, saya dapet reminder lagi untuk ambil KTP baru.
Saat ke gedung Disdukcapil Pekanbaru, emang ada sedikit kebingungan letak loket D1/D2 yang disebutkan Grok. Tapi nanya 2x ke petugas di sana, akhirnya dapet.
Ga nyampe 5 menit, KTP baru udah bisa ku ambil. Ga ada biaya. Gratis. 👏
Like, we live in 2050?
RIP Data Scientists
Traditional DS workflow (2020):
• Clean data (2 days)
• Build features (3 days)
• Train model (1 day)
• Create visualizations (2 days)
• Present findings (1 day)
New workflow (2026):
• Prompt: "Perform comprehensive and advanced data quality analysis, then update ML models, and give me the production docker so I can ship"
• Wait 13 minutes
• Review output
I've seen junior analysts outperform a senior data scientists:
The senior had a PhD.
The junior had ChatGPT.
The uncomfortable truth:
Data science was never a real discipline.
It was a gap between business and engineering.
The death blow came from LLMs.
1️⃣ LLMs killed the modeling
2️⃣ LLMs killed the data analysis
3️⃣ LLMs killed the data pipelines
But here's what nobody's talking about:
We still need the problems solved.
We just don't need a human doing the solving.
The data scientist's toolkit in 2020:
• Python/R
• SQL
• Statistics
• Domain knowledge
The toolkit in 2026:
• Building Agents
• Shipping Workflows
• Knowing when AI is wrong
Universities still churning out data science grads.
$100k degrees for jobs that won't exist.
It's criminal.
The survivors will be those who understand:
You were never a "data scientist."
You were a problem solver who used data.
The tools changed. The problems didn't.
The writing's on the wall:
Data Scientist is joining Webmaster in the tech graveyard.
Your sklearn mastery? Obsolete.
Your Kaggle ranking? Irrelevant.
Your statistics degree? A conversation starter.
Adapt or die.
P.S. The smartest data scientists I know already pivoted. They're building the AI that's replacing them. Here's how:
🚨 Want to learn how to build + ship AI and Data Science projects (that businesses actually want in 2026)?
On October 21st, I am hosting a free workshop to help you get started with AI + DS projects in Python (free).
Register here (500 seats): https://t.co/onpLpRwkzH
umum!
Butuh materi teknik umum (bukan cuma TPB)?
Sender share dasar teknik, fisika terapan, kalkulus aplikasi, gambar teknik, dll di sini:
🔗 https://t.co/L6xBIudoGE
Silakan dipakai buat bekal masuk jurusan. Semangat maba teknik! 💪
Halo maba!
Sender sempet generate latsol UTS Matematika I pake Claude nih. Bukan bocoran ya, murni buat latihan. Silakan dipake juga kalo pengen, semangat UTS sabtuu
https://t.co/OpsEAGBuu1
Gw orang STEM dan gw bilang kedua buku (Purcell & Holiday) ini useless ya buat orang soshum.
Kalau kalian anak soshum beneran serius mau belajar berpikir lebih kuantitatif, gw rekomendasikan 3 buku ini.
Insya Allah, having the best of both worlds akan sangat berguna bagi karir.
Seeing a lot of people saying STEM people should read soshum books and literature
But nobody is telling soshum people to go read Purcell’s Calculus or Halliday Resnick Walker’s Physics
Untuk bisa membaca Purcell's Calculus, anak Soshum perlu paham aljabar, fungsi, trigonometri, geometri, persamaan, dll.
Untuk bisa membaca The Rulling Class, anak STEM cuma perlu keluar kamar pegang rumput.
Course mandarin 100x lebih menjanjikan daripada sertifikasi k3, karena skrng mostly yg dicari user jg lulusan dari jurusan yg linear sama k3 (kesmas, kesling, k3)/teknik… ((speak as someone yg kerja di bidang k3))
dapet bocoran menarik dari guru les bahasa inggris yg jarang orang tau🗣️
dia spill metode gratis yg paling ampuh buat jago listening & pronunciation tuh rutin Shadowing & Dictation tiap hari pake potongan film
kita MULAI persiapkan diri yuk, siapa tau ada kesempatan lebih baik di LN:
- belajar bahasa inggris lebih lagi (kalau bisa mulai ambil ielts/toefl)
- belajar bahasa negara yang dituju (start dulu aja)
- siapin paspor nya (PENTING!)
- mulai cari kesempatannya (beasiswa, kerjaan, apapun itu)
kalian udah siapin yang mana..??