Berbagi catatan yang kebetulan bersinggungan dengan cara manusia berpikir dan bertumbuh.
kadang tentang anak yg diam terlalu lama sebelum menjawab,
kadang tentang orang dewasa yg terlihat baik-baik saja.
kadang tentang hal kecil yg kelihatan ga penting, tapi terus diingat.
@G3moy01 Iya kaks, ga ada berhentinya kalo soal belajar kaan? Bahkan makin banyak atau makin besar anak ya orang tua akan belajar makin banyak hal, gitu to?
sembari nonton Lamine Yamal, tetiba kepikiran kejadian tadi bahwa ada bapak yang ditegur istri karena terlalu banyak becanda pas ngingetin aturan ke anak.
agak lucu inget ekspresinya, tapi bukan soal lucunya.
@el77hz@yappingfess Ngikutin saran kakak ini oke juga lhooo..
Kalo boleh nambahin bisa ke Imah babaturan sama makmur jaya. Nu Art studio boleh banget lho dikunjungin btw
@kaaviiy Bahkan suatu hari itu telah mewujud nyata karena kita adalah hal terbaik untuk orang orang tebaik di sekitar kita, termasuk diri kita sendiri.
Yang sering membentuk identitas anak bukan satu kalimat yang sangat menyakitkan.
Tapi kalimat biasa...
yang diulang ratusan kali.
Bayangkan seorang anak mendengar:
"Kamu memang selalu bikin repot."
selama bertahun-tahun.
Suatu hari kalimat itu mungkin berhenti diucapkan orang tuanya.
Tapi belum tentu berhenti terdengar di kepala anaknya.
Siapa aku?
Apakah aku berharga?
Apakah dunia aman?
Apakah aku layak dicintai?
Kalau aku gagal apakah aku tetap diterima?
adalah pertanyaan-pertanyaan yang sedang berusaha dijawab oleh setiap anak dalam masa pertumbuhannya.
Masalahnya...
Mereka tidak belajar lewat ceramah.
Mereka belajar lewat pengalaman yang berulang.
Tidak ada anak yang lahir dengan keyakinan:
"Aku anak pintar."
atau
"Aku bodoh."
Keyakinan itu dibangun sedikit demi sedikit dari pengalaman mereka bersama orang-orang terdekat.