@SeekHustle Secara kalkulasi udh masuk bulan baru sore ini capt, tp ga mungkin klihatan hilalnya, jd scara astronomis akan anggap ini kalibrator dan tgl 1 mulai besok sore
Aktor Agus Kuncoro suatu hari bilang kalo aku bisa sedekah walau ngga punya uang:
Ya dengan ngga emosi saat diserobot. Saat mengerem kalo ada orang nyeberang.
Usai diserobot dll itu bilang;
"Yaa Allah, jadikan ini sedekahku."
Iran adalah salah satu korban keganasan sistem hak cipta jurnal Elsevier rancangan mata-mata Mossad, Robert Maxwell 🇮🇱.
IPTEK Iran dicekik. Akses ilmu terlalu mahal.
Tapi, rakyat Iran tidak menyerah.
Iran pun jadi negara pembajak jurnal ilmiah terbesar di bumi.
Begitu hausnya rakyat Iran akan ilmu pengetahuan, sampai-sampai tembok kolonialisme Zionis Elsevier pun dapat mereka robohkan hingga luluh lantak.
Masalah yang sama dihadapi negara-negara Muslim lainnya, yang menjerit tidak bisa membayar palakan monopoli Kolonialisme Jurnal ala VOC yang kini dikontrol Elsevier cs.
Solusinya juga sama: bajak sebanyak-banyaknya paper dari Sci-Hub.
Ini di Makassar kemarin jelas sekali sekitar jam stengah 8 malam. Nda ada info gerhana lewat di sosmedku (kyknya ketutup berita huruhara dunia) jadi kaget waktu liat bulan warna merah dan saat itu juga saya baru buka info astronomi
KPK mengungkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengaku tak paham hukum dan tata kelola pemerintahan daerah karena berlatar belakang sebagai musisi dangdut. Fadia dijerat tersangka korupsi usai OTT pada 2-3 Maret 2026, terkait dugaan mendirikan perusahaan keluarga untuk memenangkan proyek di lingkungan Pemkab Pekalongan.
"Dalam pemeriksaan intensif yang dilakukan, FAR menerangkan bahwa dirinya berlatar belakang sebagai musisi dangdut, bukan seorang birokrat serta tidak memahami hukum dan tata kelola pemerintahan daerah," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Rabu (4/3).
Asep menegaskan pengakuan itu tak dapat dijadikan landasan pembenar. Sekda Pekalongan Mohammad Yulian Akbar disebut telah berulang kali mengingatkan potensi konflik kepentingan, namun praktik tetap dilakukan. PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) yang didirikan bersama Mukhtaruddin Ashraff Abu dan Muhammad Sabiq Ashraff, diduga memenangkan proyek karena intervensi.
"Meskipun ada perusahaan lain yang mengajukan penawaran lebih rendah, namun para perangkat daerah diharuskan untuk memenangkan 'Perusahaan Ibu'," beber Asep.
Sepanjang 2025, PT RNB mendominasi pengadaan outsourcing dengan total penerimaan Rp 46 miliar, Rp 19 miliar di antaranya mengalir ke keluarga Fadia. Ia dijerat Pasal 12 huruf i dan Pasal 12B UU Tipikor juncto Pasal 127 ayat 1 KUHP dan ditahan 20 hari pertama. "Saya tidak OTT, saya tidak ada barang apapun yang diambil, dan pada saat penangkapan saya apa mereka menggerebek ke rumah," kata Fadia.
📸: Dok. kumparan/Iqbal Firdaus.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R158 | E164 | E025
#bicarafaktalewatberita #kumparan
AI sebenarnya sangat membantu sekali dalam membuat presentasi desain arsitek menjadi lebih menarik tapi sejauh ini masih pre-sen-ta-si.
Untuk menghasilkan desainnya, ada prosesnya panjang yg arsitek lakukan, survey, analisis ini-itu, pokoknya banyak dan itu semua kalo mau dilakukan oleh AI, percaya, kamu bakal stres liat hasilnya. Udah nge-prompt detail panjang lebar, hasil desainnya ga masuk akal.
Ini proposal awal desain pusat hiburan yang pernah aku buat. Bahkan untuk ‘cuma visualisasi aja’, aku masih modeling + render sebelum aku lempar ke AI.
Soalnya kalo ga seperti itu hasilnya ngawur seperti komponen yg ada dalam gambar tdk terskala jadinya desain tersebut tdk realistis. Setelah aku pelajari dan beberapa kali revisi prompt akhirnya hasil visualisasi AI nya sesuai.
Sempet ada discourse juga di platform sebelah. Kayaknya jual desain murah hasil AI. Dalihnya, hasil AI ini cuma buat visualisasi aja. Nanti direvisi lagi
Kalo outputnya kayak gini mah ngerevisinya total. Aliasnya ga kepake juga. Aku kalo disuruh ngerevisi ini sih mending dari nol aja.
Tapi itu kalo di revisi desain ya. Kalo ownernya iya-iya aja bisa aja direvisinya pas udah dibangun. Yaudah siap-siap aja 💸💸💸💸
Mau cerita aja kasus salah satu kerabatku yg mau renov total rumahnya hasil coratcoret sendiri dan langsung dieksekusi tukang. Tapi dia ini ga ada background teknik bangunan seperti arsi atau sipil.
Pola ruang hasil coratcoretnya sendiri ternyata dia rasa ada yg janggal padahal udah difondasi loh. Jadi dibongkar dong sama tukangnya🙃
Waktu tau ceritanya seperti itu, rasanya sayang sekali sama biaya bongkar dan pekerjaan pondasi baru. Lalu kepikiran lah coba dia pake jasa arsitek, dia bisa konsul untuk kebutuhannya dll sampe ‘sreg’ dgn keinginannya.
Btw udah disaranin at least kalo ga pake arsitek, cari pengawas yg udah pengalaman di bidang konstruksi bahkan udah dikasih kontaknya tapi tetap dia cuma percaya pada dirinya dan tukangnya.
Yaps! Gak sedikit banyak yang kaget akan fee jasa arsitek.
Tapi, gak sedikit juga yang tau kalo dari fee yang dibayarkan itu mencakup banyak benefit.
Dari beberapa case yang gua temui, setelah diskusi santai, mereka yang kaget sama fee-nya akhirnya perlahan paham.
Kantorku lagi berusaha membangun dan memberi edukasi bahwa kalian calon klien tuh gak usah sungkan, enggan, takut, atau malu buat nanya ke Arsitek.
Karena ketika kalian bertanya, kalian akan mulai sadar bahwa apa yang diinginkan belum tentu dibutuhkan di rumah.
Ternyata fee yang se-mengagetkan itu justru memangkas biaya hidup kalian di masa yang akan datang.
Itu sih yang akhirnya jadi peganganku, jangan takut untuk mulai diskusi, karena dari diskusi kita bisa saling memahami.
Sekian ✨