Pemda2 disuruh cetak banner uncapan terima kasih ke presiden utk program bedah rumah merah putih (was BSPS) ukurannya harus 5X10 m persegi dan harus dipasang di tempat paling strategis. IN THIS ENOCOMY?! Segala anggaran di daerah dipotong efisiensi ini lah itu lah TP DIPAKSA
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, bencana makin parah, biaya hidup makin mahal.ย
Dari banjir, karhutla, sampai cuaca ekstrem, krisis iklim makin terasa di kehidupan sehari-hari. Tapi, apa kerja pemerintah?
@ardisatriawan Sang adik dijadikan " pemantau taman nasional " wkwkw. Proyek pengiriman 2.000 eskavator milik Isam dengan dalih lahan pangan wkwk. Padahal proyek tanam sawit dan B50 yang kerja sama dengan Hashim.
TIDAK DILIPUT MEDIA NASIONAL: KARNA SUMATERA TIDAK DIANGGAP INDONESIA
BREAKING NEWS.
Hujan yang sudah turun dengan durasi 1,5 Jam sudah kembali menimbulkan banjir dengan volume yang mengkhawatirkan di Bona Lumban, Kec.Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Video yang diambil ini berada pada tanggal 26 September 2026, dan kami lampirkan video kondisi Bonalumban saat ini.
Harap waspada
penjelasan terbaru prabowo soal mbg:
mbg sangat pesat berkembangnya
kalau nanti sampai puncaknya 30.000 dapur, satu dapur menggaji 50 orang
tiap dapur belanja rata2 3 juta sehari, sayur, telur, ikan, tomat, wortel dari desa itu
saya dapat laporan rata2 punya 5 sampai 10 pemasok, masing2 punya dua tiga pekerja
perputaran yang beredar di desa itu sekitar rp 600 juta sebulan, setahun sekitar 7miliar
selama 10 tahun apbn cuma kirim 1 miliar per desa per tahun, mbg masukin 7 miliar setahun
ini yang tidak dihitung, ini yang harus kita hitung sekarang, saya minta bps hitung di sensus ekonomi
Sharing my thoughts after hearing so many stories from warga, Imho pemberian bansos itu kompleks karna seharusnya berbagai bentuk bansos harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat miskin (bansos uang, pendidikan, perumahan, bahan pokok).
Surat2 keterngan yang mendukung bahwa masyarakat sasaran adalah kalangan MBR yang layak dibantu. Tapi semua persyaratan di atas terhalangi sama sistem desil (yang sistemnya kuota) yang dipukul rata utk semua jenis bansos
Sharing my thoughts after hearing so many stories from warga, Imho pemberian bansos itu kompleks karna seharusnya berbagai bentuk bansos harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat miskin (bansos uang, pendidikan, perumahan, bahan pokok).
Ga bisa dipukul rata dengan satu indikator (desil 1-4) yang datanya jg ga bisa dipertanggungjawabkan tapi hrs dilihat dari data-data relevannya, kalo bansos perumahan ya dilihatnya dari verifikasi data fisik rumah, kesesuaian dokumen kepemlikan lahan, dan