UI BERDUKA, RAKYAT TERLUKA: KECAM TINDAKAN REPRESIF APARAT DI LENTENG AGUNG ⚠️
Rabu, 10 Juni 2026 menjadi hari kelam bagi kemanusiaan dan ruang hidup warga Lenteng Agung. Aliansi Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dari berbagai organisasi mengecam keras tindakan represif yang dilakukan oleh aparat TNI di tengah proses penggusuran paksa sejumlah rumah warga.
Niat baik warga dan mahasiswa untuk mempertahankan hak atas tempat tinggal justru dibalas dengan kekerasan. Akibat bentrokan dan eksekusi paksa ini, seorang mahasiswa UI dan beberapa warga setempat dilaporkan mengalami luka-luka.
"Tugas aparat adalah melindungi rakyat, bukan menjadi algojo bagi ruang hidup mereka."
Mahasiswa UI menegaskan bahwa kekerasan dalam bentuk apa pun terhadap warga sipil yang memperjuangkan haknya tidak dapat ditoleransi! Kami menuntut penghentian represivitas, pengusutan tuntas atas korban yang terluka, dan keadilan bagi warga Lenteng Agung.
Mari rapatkan barisan. Kawal terus kasus ini! Panjang umur perjuangan!
Temuan baru dari MAKI mengungkap dugaan conflict of interest yang masif di program Badan Gizi Nasional (BGN). Diduga ada pejabat Eselon II yang menguasai lebih dari 100 dapur umum. Isu tata kelola dan transparansi yang krusial untuk dikawal bersama.
Video : tribun
Isunya nama² ini yg terlibat Korupsi MBG:
1. Nanik S Deyang
2 Patris Rumbayan ibunya Tedy
3 Ketua dprd jatim dan Jateng
4 Suwardi samiran
5 Dudung lewat kepala bgn
6 Puti Sari Gerindra komisi 9
7 D Mahari komisi 9
8 Yahya zaini
9 Wihardi banggar
10 Cucun Ahmad
11 ketua dan seluruh wakil banggar
12 Bima Arya Wamendagri
13 Wamenaker Feri
14 Ahmad Riza patria
15 ketua komisi 9
16 seluruh wakil ketua KOM 9 kecuali Charles honoris dan seluruh poksi komisi 9
17 Dek gam komisi 9
18 Muslim Ayu komisi 3
19 fitroh Basori wakil kpk
20 Kajari Purwakarta Sulvia Dewi Hapsari SH, MH
21 Kapolres bekasi Kombes Sumarni
22 Irma Chaniago komisi 6
23 uya kuya komisi 3
24 Lula Kamal PIC Menko pangan
25 2 kolonel usulan AHY
26 gabungan asosiasi GAMBI-Kadin makan bergizi Indonesia... Dll.
isu saja bukan tuduhan proses masih diselidiki pihak terkait
sumber : threadsuzan18706
Mungkin anda belum tahu:
Oknum polisi berpangkat kompol berinisial RC memperkosa istri rekannya sesama polisi.
Oknum polisi tsb divonis penjara 4 tahun tapi setelah bebas tetap berdinas.
Saat ini sang oknum berdinas di polda Jambi.
Hebat bukan?
⚠️ INGAT BAIK-BAIK NAMA DAN WAJAH SI BAJINGAN TENGIK HERY SUSANTO INI!
Taukah Handai Tolan sekelian, mengapa embege bisa melahirkan kasus keracunan hingga 30.000++ kasus? Mengapa kepala Badan dan wakilnya bisa dengan sangat leluasa korupsi selama 1,5 tahun? Mengapa banyak sekali pegawai BGN di daerah yang menjabat sebagai korwil, dan/atau pegawai kelas coro di kubangan lumpur (espepege) memiliki etika dan kompas moral yang hancur? Mengapa banyak panganan yang tersaji tak sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi dan terkesan mengenaskan? Mengapa kerap terjadi maladministrasi baik di tingkat pusat hingga di kubangan lumpur?
Salah satu jawabannya adalah ini! 🫵🏻
Lembaga yang bertugas untuk mengawasi program kerja lembaga / badan negara, dipimpin oleh orang brengsek yang MELARANG staf-nya untuk menyentuh dan memeriksa jalannya embege!
*Apa fungsi Ombudsman? Tupoksi mereka adalah mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh penyelenggara negara dan pemerintahan, baik itu Kementerian, Lembaga, atau Badan—baik di pusat maupun di daerah—termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan badan swasta yang menggunakan anggaran negara.
Sibangsat! Dia bukan cuman doyan duit suap tata kelola pertambangan nikel, tapi juga main-main sama proyek super prioritas rezim. Asu! Biadab!
Jeritan Gubernur Sherly Tjoanda dan Pemerintah Pusat yang "Mencekik" Kepala-kepala Daerah
Pada ngeluh gak punya uang untuk bayar pegawai daerah.
Transfer ke Daerah dipotong. Dana Bagi Hasil (DBH) ditahan.
Ini gugatan keras dari Pemerintah Daerah ke Pemerintah Pusat ‼️
Satu persatu para pengusaha dan investor MBG berteriak karena ketidakberesan program ini. Btw, jgn lagi sebut mereka relawan yaa...relawan itu rela bahkan jika tdk dibayar 😊. Satu lagi, ketika di bbrp tempat MBG dihentikan sementara knp yg teriak pengusahanya ya? Harusnya kan anak2 sekolah dan ibu hamil penerima manfaat yg teriak2 kelaparan krn ga dpt MBG, tapi saya malah blm dengar tuh ada penerima manfaat yg kelaparan gara2 ga dpt MBG. CMIIW
Yaudah kalo sekarang banyak kebocoran anggaran itu bukan karna siapa, ya karna presidennya sendiri hambur-hambur duit.
Gitu kok bilangnya bocor...bocor...bocorrr !!
Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video seorang pria dewasa di dalam bus Malaysia yang terlihat makan nasi biryani menggunakan tangan, lalu diduga mengelap tangan serta mulutnya ke tirai jendela bus.
Aksi tersebut terekam oleh penumpang lain dan kemudian viral setelah diunggah ke media sosial. Dalam video berdurasi singkat itu, pria tersebut beberapa kali tampak menggunakan tirai bus sebagai pengganti tisu usai makan.
Peristiwa ini terjadi di dalam bus umum di Malaysia pada 7 Juni 2026 dan dengan cepat menyebar luas di dunia maya, memicu beragam reaksi dari warganet.
Banyak yang menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan etika penggunaan fasilitas publik serta dianggap kurang memiliki kesadaran kebersihan. Sebagian warganet bahkan menyebut kejadian ini sebagai contoh minimnya civic sense di transportasi umum.
Hingga kini, video tersebut masih ramai diperbincangkan dan menuai kecaman di berbagai platform media sosial.
Source: kamaghul
Kreator: sabrina
Gus Dur bohong! Kata beliau “tidak ada jabatan yang harus dipertahankan mati matian.” Tapi kok hari ini gaada pejabat yang mundur, padahal banyak rakyat yang jadi korban dan kelaparan?
Masyaallah Tabarakallah...‼️
Jabatan Ayah Hanya Sementara, Martabat Diri Dibangun dengan Keringat 🤍
Di tengah dunia yang sering berebut nama besar dan kemudahan, Muhammad Rafdi Maradjabessy memilih jalan yang sunyi namun penuh harga diri. Sebagai anak Wakil Wali Kota Tidore, ia bisa saja hidup nyaman, memanfaatkan nama ayahnya, dan menikmati segala fasilitas yang ada. Namun, sejak usia remaja, ia menolak semua itu.
Ia memilih menjadi kuli bangunan, bekerja mengangkat beban, menyekop pasir, dan berpanas-panasan di bawah matahari. Banyak yang mengejek, menganggapnya aneh atau memalukan nama keluarga. Tapi Rafdi diam dan terus bekerja. Baginya, jabatan ayah hanyalah tugas negara yang sifatnya sementara; suatu saat akan berakhir dan hilang. Sementara kemandirian, keahlian, dan harga diri yang ia bangun sendiri adalah harta yang abadi, tak bisa dirampas siapa pun.
Ajaran sang ayah tertanam kuat di hatinya: "Jangan hidup di bawah bayang-bayang orang tua. Jadilah pohon yang tumbuh sendiri, berakar kuat, dan memberi manfaat lewat buah hasil keringatmu sendiri."
Rafdi mengajarkan kita satu kebenaran sederhana: kemewahan bisa didapat dari nama orang lain, tapi kehormatan sejati hanya lahir dari usaha sendiri. Menjadi kuli bangunan bukan tanda kelemahan, melainkan bukti ketegasan: ia ingin dikenal sebagai Rafdi, bukan sekadar "anak pejabat". Di balik pakaian sederhana dan tubuh yang lelah, tersimpan jiwa yang jauh lebih kaya dan mulia daripada mereka yang hanya hidup dari nama besar orang lain. ✊🇮🇩