post yg diqrt itu mengimplikasikan kalo lagu skz "berubah" soalnya "jadi ga jelas", tp postingan ini bilang "iya bener lagunya gitu mulu". jadi yang bener lagunya skz berubah apa gitu mulu?
Ini dan basically nyaris the whole thread isinya pendapat paling dongo dan goblok gue baca hari ini.
Masalahnya bukan di uangnya, tapi bagaimana banyak aktivitas yang populer / ngetrend / viral itu bukan menonjolkan aktivitasnya, tapi menonjolkan status sosioekonomi dari aktivitas tersebut.
Dengan melakukan aktivitas tersebut, lu memberikan sinyal kalau lu "orang berduit", "orang berselera", "punya gaya hidup"; melupakan esensi dari aktivitas tersebut. Dan ditambah feedback loop dari media sosial, banyak yang merasa harus ikut-ikutan atau menonjolkan.
Esensi aktivitasnya bukan lagi untuk berolahraga, beraktivitas, atau bersosialiasi.
Tapi ritual untuk menunjukan seberapa berduit lu, seberapa 'tinggi' kelas sosioekonomi lo, seberapa financially invested lo terhadap aktivitas tersebut.
Padel. Hydrox. Dubai Chocolate. Matcha. Labubu. Mampir ke Brightspot. Frankly the list can goes on.
Semuanya jadi ritual. Ruang-ruang publik tergusur untuk membangun 'altar ritual kalian. Lapangan yang awalnya sering dipake anak-anak untuk bermain bola atau berkumpul, dijadiin lapangan padel.
Ruang-ruang privat yang awalnya menjual sesuatu yang awalnya biasa saja dan gampang diakses, harganya dibuat mahal. Publik yang ga peduli dengan ritual kalian makin terekslusi dari ruang publik dan privat dan mereka ngamuk, pointing out that it is correctly about class issue.
Tapi kalian ga mau denger karena kalian adalah temporarily embarassed middle class, aka the idiots yang mau bayar harga berapapun buat 'ceremonial grade' matcha, padahal itu cuman term marketing doang tanpa regulasi dan parameter kualitatif-nya.
@UGM_FESS i think none of them are supposed to be forgivable, i mean if you want you can forgive them but better to cut them off after that. idk whether cheating is a pattern, but there's no possibility it wouldn't happen again, and it goes the same way for physical/verbal abuse
Bahas nilai moralitas. Urusin dulu puluhan kasus ustad cabul pedofil dan child labor exploitation yg suruh jadi kuli di pesantren noh... sok bgt bahas moral when the call is coming from inside the house.