WKWKKWK yg counter emg harus internasional gini.
Bahkan Muhammadiyah pun ketuanya ga berani giniin Prabs.
Ini Gontor coy. Cabangnya dimana2, umurnya ratusan tahun, relasinya ke negara2 Islam ga main2.
Kalopun misal Pak Kyai ini "diserang", alumni sama relasinya ga bakal diem aja.
lu bayangin, pakar dan para ahli kuliah sampe S3, memahami seluk beluknya, tapi dikatain bego sama jenderal yang dipecat. kapsitas lu bahkan engga ada seujung kukunya para pakar buat berlaga kaya gini. sakit lu.
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor tetap memilih pendidikan didepan Prabowo!
"Maaf ya Pak Presiden, saya ngomong tidak enak. Sorry ye!"
"Jangan sekali-kali melupakan sejarah, bergurulah pada sejarah!"
"Gontor tidak puas! Gontor memilih, Cerdaslah menyikapi sejarah!!!!"
Gilaa!
Sedang menyaksikan Gubernur kesayangan kalian Sheryl Tjoanda dipermalukan di Forum United Nations Karena pertambangan di daerahnya dan dampak kerusakan lingkungannya.
Merinding 🥶
waking up in indonesia nowadays basically means preparing yourself for another heartbreaking piece of news. truly feels like no one is safe from the government’s tyranny anymore. not humans, not animals, not even plants. at this point, does anything even get to live in peace?
Fella travelling in a limousine and flying off to Russia in a private plane when his citizens and neighbours are suffering from the haze 💀💀💀 Zero sense of shame 🤡
Haji Isam ditunjuk langsung sama Prabowo untuk menangani penanggulan hutan yang terbakar di Kalimantan. Wallahi, we are finished. Nunjuk juragan sawit dan tambang buat ngurusin Karhutla. Ini mah bukan nyari solusi, tapi nyerahin kunci gudang ke malingnya langsung. Lord, save our lungs.
Ini bukan lagi sekadar food waste, melainkan waste of public money. Uang negara dibelanjakan untuk makanan yang akhirnya menjadi sampah.
Ironisnya, program yang mengusung slogan pemenuhan gizi justru tampak gagal menjawab pertanyaan paling elementer, apakah makanan itu benar-benar dimakan atau cuma diproduksi, dibagikan, lalu dibuang?
Dan kabar sedihnya, MBG justru akan mendapat anggaran terbesar tahun depan. Subsidi bakal dipersempit melalui perdesilan itu, efisiensi dikhotbahkan, rakyat diminta memahami bahwa ruang fiskal makin sempit, tetapi untuk MBG, keran anggaran justru dibuka makin lebar.
Jadi teringat pak @aniesbaswedan pernah menyampaikan dalam debat Pilpres lalu
“Polusi udara tak punya KTP. Angin itu tidak ada KTP-nya”
Bagi yang kontra, pernyataan itu sempat jadi meme dan bahan ejekan di linimasa maupun berbagai media. Jakarta dianggap hanya memiliki anggaran besar tapi dianggap tidak mampu mengatasi polusi udara.
Sekarang, terbukti bahwa pernyataan itu benar adanya. Sifat udara dan angin yang bergerak bebas melintasi batas wilayah tanpa terikat oleh administratif suatu daerah, bahkan negara.
Dalam konteks debat lalu, polusi udara di Jakarta tidak selalu bersumber dari dalam kota saja… melainkan bisa terbawa angin dari luar wilayah yang tidak memiliki alat pemantau polusi
Buset, ini terjadi di tengah-tengah warga Aceh meringatin 21 tahun perjanjian helsinki sampe ricuh, demo ribuan warga Papua di Nabire yang diinisiasi KNBP, gejolak peracunan MBG yang saben hari jumlah korbannya ratusan, sama gempa besar di Flores??
ALAMAKK TONE DEAF-NYAAAA!! 😡