Di dalam asrama, pemuda itu mendapati suasana yang lebih tenang dibandingkan hiruk pikuk sebelumnya. Tuan itu memilih tempatnya tanpa banyak bicara, menandai awal dari kehidupannya yang baru. Dengan sikap yang tetap terjaga, ia bersiap menghadapi hari-hari yang akan datang.
@SAS_The01 Pada penghujung waktu, sajian yang disuguhkan kini telah habis. “Murid baru diperkenankan menuju ke asrama masing-masing. Para pengurus asrama @arcuscopus, @TheKusunoki, @insolcent, dan @percyvalyn, mohon bantuannya, ya. Selamat beristirahat, semuanya!”
@SAS_The01 “Terima kasih, Tuan Topi! Murid-murid baru dipersilakan bergabung di meja asrama masing-masing,” ucapnya dengan penuh kesantunan. Dengan jentikan jari, sejumlah hidangan bermunculan di setiap meja panjang. “Selamat menikmati hidangan, para siswa!”
@SAS_The01 Lantunan vokal terhenti, digantikan oleh seruan dari topi legendaris yang kembali mengisi seluruh ruang aula. Secara berurutan, setiap siswa dipanggil untuk mengetahui asrama mereka dengan durasi yang berbeda-beda. Beragam ekspresi pula terpancar dari wajah para murid.
⠀
Alunan instrumen tampak bersambut, berpadu selaras dengan bait yang dilantunkan oleh Sang Topi. Artefak magis tersebut menjabarkan nilai-nilai luruh yang menjadi pilar bagi tiap-tiap asrama. Pada sudut berbeda, sang pewara mengisyaratkan pihak sekolah.
(@Asrama_Hogwarts)
⠀
⠀
Kilau gemintang berpijar di langit-langit aula, memandikan tiap sudut ruangan dengan cahaya surgawi. Atmosfer meluruh dalam keheningan yang khidmat dan menyentuh kalbu. Melodi pun terdengar, seraya terbuainya para penyihir dalam ayunan harmonis.
⠀