https://t.co/mnSSTC4Riw
Disubscribe ya lur, kita ngobrol santai tentang budaya Jawa. Jawa sentris tapi ga Chauvinis, karena sesungguhnya semua budaya daerah itu eksotis.
@afailasi Nggih nduk @afailasi, ya kita lihat saja "sing salah bakal seleh"..... Cuma disayangkan, khalayak banyak yg tergiring opini yg justru memojokkan beliau. Hanya orang yg mau berpikir yg bisa memaknai setiap tulisan beliau.
@irkhamudin@ganjarpranowo@dwexheni Dan celakanya, hal semacam ini dimanfaatkan oleh orang2 tertentu untuk menggiring opini warganet. Fakta sebenarnya menjadi kabur, dan yg mencuat adalah isu yg "terframing". Tentang permasalahan pak cip kita tau lah siapa beliau, kemampuan bernalar beliau tak perlu diragukan.
@irkhamudin@ganjarpranowo Ternyata masih banyak netizen yg belum bisa memahami sebuah tulisan satire, kebanyakan dr mereka menelan mentah2 sebuah tulisan tanpa menelusur jejak digital lainnya. Sepertinya literasi media sosial sangat dibutuhkan. Nggih ta mas @irkhamudin mbak @dwexheni
@Immortal_17@Bien772@ganjarpranowo Saya juga salah satu mahasiswa beliau, bahkan terhitung sering berdiskusi dg beliau. Yg beliau tulis itu adalah satire yg justru ditujukan untuk orang2 yg kerap mengolok presiden. Mari cerdas mencerna postingan seseorang, jangan cuma telan mentah2 apa yg trtulis.
Dengar dan Tonton Debat Pertama Capres & Cawpres melalui PRO 1, PRO 2, PRO 3, PRO 4, https://t.co/w36rmMGFWy, RRPLAY, USEETV, NIN MEDIA Kanal RRINET Kamis 17 Januari 2019 mulai pukul 19.00 wib #RRIDebatPertama
Apa yang membanggakan dari meladeni debat di media sosial? Tidak ada. Yang ada hanya menguras energi—meski pada mulanya diniatkan meluruskan kebenaran.