Ini contoh “intelektual sengklek” yang sakit.
Bergelar Profesor @henrysubiakto pernah menjabat Staf Ahli Menteri Kominfo periode 2008–2022 (masa pemerintahan Jokowi). Saat itu dia dikenal sebagai “The Guardian of Jokowi”, membela habis-habisan, memuji setinggi langit, bahkan jadi saksi ahli yg membela isu ijazah Jokowi.
Skrg setelah jabatan pemerintahnya berakhir & dia kembali ke kampus, sikapnya berbalik 180 derajat, kini jadi salah satu yg paling vokal mempertanyakan & menuntut transparansi ijazah Jokowi.
Padahal dulu (2015–2022) dia sering menulis hal-hal seperti:
•> “Presiden Jokowi KEREN” (G20, November 2022)
•> Membela ijazah & menantang pihak yg meragukan untuk membuktikan (Desember 2022)
Tidak ada jaminan gelar profesor, sekolah tinggi, atau jabatan strategis membuat seseorang semakin berintegritas. Justru terkadang malah jadi sampah peradaban ketika prinsipnya mengikuti kepentingan jabatan.
Rocky Gerung di undang ke Istana cuman untuk melihat bang Qodari, bang Hasan Nasbi dan pak Dudung di lantik 😁😅
Padahal udah harap harap cemas dia wek wek 😅😁
Nadia was kidnapped, raped and sold by lSlS!
Her 6 brothers were killed for refusing to convert to lslam, and her mother was killed too for being too old to be used as sex slave!
Canada cancelled her event, where she was supposed to talk about the rape of Yezidi women by lSlS!
@SoftWarNews@riksayuda Negara muslim yg mana...😁
Kayaknya minta bantuan sesama muslim teroris...😁
Negara2 muslim Teluk, jauh panggang dr api, klo perlu rame2 hajar rezim Iran....
https://t.co/6BHUGWZVSO
Asrul (72), seorang lansia yang mudik sendirian menggunakan sepeda motor dari Bekasi ke Padang, menjadi korban pungutan liar (pungli) di Pelabuhan Ciwandan, Banten, pada Minggu (15/3). Ia diminta membayar Rp 80.000 oleh oknum petugas pemeriksaan tiket untuk membantu membelikan tiket penyeberangan, padahal harga resmi yang tertera pada tiket hanya sebesar Rp 45.000.
Karena tidak memahami sistem pembelian tiket daring, Asrul menerima bantuan tersebut namun langsung memprotes setelah menyadari adanya selisih harga yang besar. Merespons kejadian ini, pihak PT ASDP Indonesia Ferry segera mengembalikan kelebihan uang tersebut kepada Asrul dan memastikan tiketnya tetap berlaku agar ia dapat melanjutkan perjalanan ke kampung halaman.
Pihak ASDP telah menyampaikan permohonan maaf dan menonaktifkan oknum petugas yang terlibat untuk menjalani pemeriksaan kepolisian. Untuk mencegah kejadian serupa, manajemen ASDP mengimbau para pemudik agar selalu membeli tiket secara mandiri melalui aplikasi resmi Ferizy guna menjamin kelancaran dan keamanan transaksi di pelabuhan.
📸: Dok. kumparan.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R176 | E099
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Malam malam TV Oon masi aja ngehoax Netanyahu meninggal, padahal orangnya udah muncul ke publik.
Pagi siang malam, fitnah jalan terus meski bulan puasa.
Munafik ga tuh???!!!