Tentang Tawa(n) dan Thi
Si 5 tahun dan si 3 tahun
– Teman Baru Thiti (jilid 2)
Tentang teman baru Thi, si jabrik— kata Tawan, dan teman kecil Thi si Natnat yang belum lancar berbicara.
"Tawa! Tawa no jahat sama Natnat sama Nami!"
#Tawan_V#Newwiee#Fourthnattawat#Hirunkit_
Dengan muka merah padam, Tawan memilih pergi menjauh dari Thi dan teman-temannya.
Lebih baik jika Thi tidak lagi berkata "sayang" untuknya atau ia bisa senyum-senyum seperti ketika sang ibu mengucapkannya padanya.
"Huh aku pikir Thi sayang aku!" gerutu Tawan pelan.
—
Tentang Tawa(n) - Thi
Si 5 tahun dan 3 tahun
— Sayang?
"Thi, aku pinjem mobil kamu ya."
"Tapi Thi mobil enggak ada, sayang."
Tawan membeku di tempat. Hah? Sa—
"Thi, kamu ngomong apa barusan?" desak Tawan tak sabaran.
"Hah? Tapi Thi enggak ongbrol apa-apa! Iyah!"
Tawan pikir, apa yang ia dengar tempo hari benar-benar murni keluar dari bibir Thi.
Namun nyatanya, lagi-lagi Thi meniru gaya bicara Rara.
"Aduh!"
"Lala, maaf, Nani gak sengaja senggol kaki Lala," ucap Nani buru-buru.
"Iya gapapa sayang, kaki Lala kuat kok. Enggak sakit!"
Tentang Tawa(n) dan Thi
Si 5 tahun dan si 3 tahun
– Gara-gara Rara!
"Eh monyong monyong!" ucap Thi kaget.
Tawan terkejut bukan main. Sejak kapan Thi punya kebiasaan tidak biasa seperti itu?
"Adek? Ngomong apa adek barusan?" tanya mama Thi.
"Tapi Thi kaget!"
Tentang Tawa(n) - Thi
Si 5 tahun dan 3 tahun
— Hari Buruk Tawan
"Thiti! Mau main sama aku gak?" sapa Harit kepada Thi ketika si tiga tahun itu hendak berlari ke halaman sekolah bermain ayunan.
"Tapi maim apa?"
"Main peluk pohon!" jawab Harit dengan cengiran khasnya. Tapi— oh!