tbh gue g benci feminism. gue baca kok materi dari UN Women, UNFPA, sampe kajian gender akademis, dan banyak poin yang gue dukung. tapi gue benci feminist twt yang preach equality tapi normalize misandry, generalisasi gender, dan double standards selama targetnya laki-laki
i pray my future husband is a man who finds joy in making my life easier, not because i cannot handle things myself, but because he genuinely enjoys being someone i can depend on.
Percaya ada. Keluarga saya contohnya 3 anak kuliah semua ortu sekarang hidup santai dibahagiain anak. Tapi orang luar tau apa? mereka cuma liat hasil akhir doang. Dibaliknya ada 3 anak dengan traumanya masih2. Anak tertua yang dituntut sukses buat nopang adek2nya-