@cania_citta Kayaknya itu karena algoritma sosmed yang ingin dapat engagement lebih dan orang lebih tertarik dengan bad faith dibanding good faith. Sehingga sosmed akan menampilkan bad faith comment yang nantinya akan diikuti oleh komentar-komentar lain.
coba pake sosmed yang nonprofit
@lynxluna ayolah bang ini beda bubble aja.
Bubble mr bert emang orang IQ rendah yang ketipu dengan trik receh, beda dengan bubble abang.
gak ada yang misinformasi kok yang ada malah kurangnya saling memahami terkait masalah masing-masing.
@musuhphp@fverocious kayaknya tech bro ini kebanyakan hidup di bubble
ayolah bang masa lupa sih kalau IQ masyarakat kita rendah? IQ itu ngaruh loh bang dalam mengelola informasi. Belum lagi dengan kondisi-kondisi tertentu dan literasi teknologi yang tidak memadai.
penipuan receh gini juga ngaruh
@rosandus Dan kalau sudah belajar banyak hal, please jangan nganggap itu sesuatu hal yang umum. Nanti muncul orang-orang yang bilang "gitu aja kok gak bisa" padahal pengetahuan itu luas dan fokus orang berbeda-beda.
@lantip dimana-mana orang belajar hal baru bukan dari konsepnya, apalagi untuk sd-smp minimal tahu sudah cukup, gak perlu paham konsep.
Semua orang juga tahu 1+1 = 2 tanpa tahu konsepnya tapi tetap hidup baik-baik aja.
@azamuddin91 Sebenarnya simple, kalau sudah financial stable, belajar apapun jadi tidak sia-sia.
Kalau cuma belajar banyak tapi akhirnya gak bisa hidup lebih lama dan kena seleksi alam artinya itu wasting.
@satya_fariz Makanya belajar ilmu sosial jangan cuma ngoding aja ๐คฃ
Soalnya indonesia ini negara sosial, perbudakan masih ada, gap kemiskinan terlalu jauh, dll.
Kalau mau di indo gajinya gede, bikin serikat biar kuat di mata hukum. Kalau cuma ngoding aja mending ke luar negeri.
@nmonarizqa kalau aku, passwordnya beda-beda tiap layanan/web. Setiap password punya nama layanan/web misal, passwordTokped, passwordShoope, dll. Tentunya dengan pola yang sama tapi lebih kompleks.
Kalau bocor tinggal check breach password hashnya aja.
@BagasN7 Coba hitung hasil korupsi di Indonesia, terus coba pikir kira-kira kemana uang itu, apakah cuma jadi uang doang atau dicuci di properti?
Nanti bisa paham kenapa harga rumah di lokasi strategis bisa mahal.
Yup, karena duitnya bukan dari kerja keras ๐