๐จBreaking!๐จ
Students holding peaceful protests in Jakarta are facing obstruction from the police and the military.
The police should protect, not suppress, people who peacefully exercise their right to protest.
The military should never be involved in controlling peaceful civilian demonstrations.
Nggak mikir kan, secinta apa rakyat kalian ke negara kiamat ini? It's an act of love. You don't know what love is. That's why you see it as a threat. You know nothing about love, so you call it violence.
tadi nonton livestream di kompastv, ada perwakilan mahasiswa yang diwawancara. salut krn salah 1 dari mereka bilang: "kami takut. kami diintimidasi, TNI turun." bnr2 mau nangis dengernya... takut itu manusiawi bgt and yet there they are, brave against those fuckers.
"Percuma koar-koar di medsos kalo ga turun ke jalan"
1. Aksi di internet itu power nya gede yh, bukan sembarang koar-koar. Apalagi kalo aksi nya terorganisir kaya #IndonesiaGelap kemarin, beuh. Bahkan presiden sampe mention hashtag itu di pidato.
2. Dengan banyak nya buzzer lu pada harus nya paham, pemerintah itu takut. Bukan cuma buzzer, bahkan sampe ada perketat ruang cyber yadayada, akun orang dinonaktifkan, trus case Laras Faizati. Again, power ruang internet itu gede.
3. Selain hashtag, ada juga fitur addyours di Instagram, itu rame banget. Bahkan suka ada konten addyours yang ilang. Itu tanda nya apa? Tanda nya yang di atas sana cukup 'keganggu'. Ada dampak nya.
Yang turun ke jalan keren, hati-hati, jaga diri, utamakan keselamatan. Yang bersuara di media sosial juga keren, hati-hati, jaga diri, utamakan keselamatan.
Buat orang-orang yang diem aja karna disibukkan dengan cari nafkah, ga mendapatkan privilese untuk menempuh pendidikan, jauh dari sosial media, gue paham.
Tapi buat orang-orang yang diem doang karna gamau estetika sosmed nya keganggu, semoga stok makanan lu di rumah kadaluarsa, mencret 4x sehari, trus setiap makanan fancy yg lu makan dan posting di sosmed rasa nya kaya MBG.
17.35. Massa aksi mambacakan tuntutan di depan gerbang DPRD Jawa Barat. Mereka mendesak agar empat massa aksi yang ditahan hari ini dibebaskan tanpa syarat.
Semuanya, untuk postingan yang tolol dan tone deaf abaikan. Jangan kasih panggung. Fokus hari ini ke aksi demo di Bundaran HI. Sebarkan semua postingannya disemua platform, gunakan masa besar kalian disosmed dengan baik, & saling jaga satu sama lain. Semoga Tuhan memberkati!
aku cuma berharap tidak ada orang jahat di follower listku yang mikir demo cuma bikin macet, ganggu mobilitas, nyusahin orang. kalo ada yang merasa begitu, boleh pencet unfollow, bub, block, bebas!
Mengutip dari instagram mbak @dianpurnomo ๐ฉตโผ๏ธ๐ข stay safe ya temen-temen yang turun ke jalan. Buat yang enggak, mari mengambil peran masing-masing untuk tetap bersuara.
REVISI UU POLRI: SKEMA NEGARA MEMFASILITASI REPRESI!
Selain multi(dis)fungsi, kami memberi catatan pada Pasal 19 ayat (2) yang meneruskan pola kriminalisasi dan brutalitas polisi yang banyak dilakukan pada kriminalisasi Agustus lewat penerapan Pasal 170, 212, & 214 KUHP lama.
Dapat surat cinta dari Komdigi?
SAFEnet dan REMOTIVI mengajak publik untuk mendokumentasi bersama pelanggaran kebebasan berekspresi yang terjadi di media sosial berupa peringatan dari platform ataupun takedown konten secara langsung.
Yuk, turut lapor dan dokumentasikan notifikasi tersebut melalui https://t.co/75xLJIfv3r.
[PANDUAN KESELAMATAN KOMUTING SELAMA MASA AKSI: UNTUK PESERTA AKSI DAN WARGA UMUM]
Hari ini, kami memutuskan untuk merilis panduan singkat untuk keselamatan perjalanan menggunakan transportasi umum selama masa aksi berlangsung.
GAPAPA BANGET MACET YA GUYS, INI BUKAN SALAH YANG DEMO.
SALAH YANG BUAT KEBIJAKAN SAMPE PENDEMO HARUS TURUN KE JALAN, MEWAKILI KITA SEMUA AGAR BISA HIDUP MERDEKA.
STAY SAFE ALL