Dari pagi etmin memperhatikan hashtag #DesakPrabowoBubarkanDPR isinya serem-serem, ada segala macem video AI dan video-video lama yang dipake untuk misinformasi.
Bingung.
Elu gak melakukan itu semua pun sekarang, rumah gak akan kebeli dengan gaji kelas menengah sekarang. ๐
Jadi mending melakukan itu semua.
Rumah gak akan kebeli anyway.
BPJS bukan cuma soal โduit habis atau enggakโ. Gue saksi hidup banyak pasien kanker meninggal karena nunggu jadwal kemo terlalu lama. Kemo di mana pun bentuknya sama, tapi bedanya ada di akses, kecepatan, & kemanusiaan. Dalam kanker, delay = kehilangan nyawa
โJangan samakan kami anggota DPR dengan rakyat jelata.โ
Mencoba mencerna kalimat ini dengan baik-baik, tapi tetap saja yang kutemukan kalimat itu adalah kalimat yang jahat sekali.
DPR itu kan dewan perwakilan rakyat, kalau rakyatnya jelata, ya dewannya juga jelata, kalau rakyatnya sejahtera, dewannya juga sejahtera. Harusnya emang rakyatnya dulu, kan yang diwakili rakyat.
Jujur, gue sampai hari ini tuh takut loh karena akun Neneng Rosdiyana hilang.
Neneng itu sangat berpengaruh, sampai muncul mazhab Nenengisme diseluruh media sosial. Foto dia disandingkan dengan Marx, ga main-main.
Pikir lagi, ga mungkin ga, lo semua paham kan maksud gue
Bagian atas adalah potongan dari lembar pengesahan skripsi Jokowi yang saya foto sendiri, bagian bawah adalah potongan ijazah Aida Greenbury. Identik atau tidak? Jika ada dataset dari UGM, kita dengan mudah uji kecocokan dengan Deep/Machine Learning.