Pesan hari ini :
Tolong berhenti untuk stress. Inget, kamu punya hati yang baik, vibes yang asik, dan jiwa yang tulus. Percayalah, semesta akan berpihak padamu, dan semua akan baik baik saja.
Cantik sekali kalimat ini :
"Mekarlah seindah-indahnya. Bukan untuk menjadi bunga yg paling dipandang, tetapi untuk menjadi bunga yg paling tulus merayakan hidupnya."✨
الصمت أفضل من النقاش مع شخص تدرك جيداً أنه سيتخذ من الاختلاف معك حرباً ، لا محاولة فهم .
Diam Lebih Baik Daripada Berdebat Dengan Seseorang Yang Kamu Sadari Dengan Baik Bahwa Ia Akan Menjadikan Perbedaan Denganmu Sebagai Perang, Bukan Upaya Untuk (Saling) Memahami.
Inilah kondisi normal yang dilaporkan ke Presiden. Normalisasi bencana, normalisasi kerusakan, sampai orang tak tahu lagi bagaimana kehidupan yg lebih baik.
TIDAK DILIPUT MEDIA NASIONAL: KARNA SUMATERA TIDAK DIANGGAP INDONESIA
BREAKING NEWS.
Hujan yang sudah turun dengan durasi 1,5 Jam sudah kembali menimbulkan banjir dengan volume yang mengkhawatirkan di Bona Lumban, Kec.Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Video yang diambil ini berada pada tanggal 26 September 2026, dan kami lampirkan video kondisi Bonalumban saat ini.
Harap waspada
🚨 SOS KALIMANTAN
WORLD, PLEASE LOOK AT THIS!
19 SEPTEMBER 2026 🇮🇩
Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan bukan lagi cerita lokal.
Sudah berminggu-minggu api membakar.
Asap menyelimuti permukiman.
Kualitas udara memburuk.
Dan dampaknya mulai menyeberangi batas negara.
Reuters melaporkan asap dari kebakaran Indonesia telah berdampak ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
Laporan kawasan juga menunjukkan kabut asap lintas batas telah mencapai Singapura hingga selatan Vietnam.
Artinya, asap tidak berhenti di garis batas Indonesia.
ASAP TIDAK PUNYA PASPOR.
Hari ini Kalimantan.
Besok wilayah lain bisa ikut menghirup dampaknya.
Dan sekarang, di Ray 3, Desa Puntik, Barito Kuala, Kalimantan Selatan, karhutla dilaporkan semakin mendekati rumah warga.
WARGA SUDAH DI DEKAT API.
Pertanyaannya
HARUS MENUNGGU RUMAH WARGA TERBAKAR DULU BARU NEGARA BERGERAK?
Kepada media internasional:
@Reuters@AP@BBCWorld@CNN@AJEnglish@AFP@guardian@nytimes@dwnews@ChannelNewsAsia@SCMPNews@AlJazeera@elonmusk
Tolong lihat Kalimantan.
Tolong liput.
Tolong sebarkan.
Kepada lembaga internasional
@UN@UNEP@UNHumanRights@UNFCCC@WHO@WMO@ASEAN
Kami tidak meminta dunia mengambil alih Indonesia.
Kami meminta dunia MELIHAT.
Karena ketika asap sudah menyeberangi batas negara, ketika kualitas udara memburuk, ketika warga mulai terdampak dan ketika api semakin dekat dengan permukiman, persoalannya tidak lagi bisa dianggap sebagai sekadar kebakaran biasa.
IRONISNYA...
Dunia setiap tahun berbicara tentang perubahan iklim, perlindungan hutan dan emisi karbon.
Tapi di Kalimantan, warga justru sedang berjuang mendapatkan sesuatu yang jauh lebih sederhana:
UDARA YANG BISA DIHIRUP.
Kepada pemerintah Indonesia
Jangan tunggu dunia ramai memberitakan baru bergerak.
Jangan tunggu negara tetangga protes.
Jangan tunggu bandara terganggu.
Jangan tunggu sekolah diliburkan.
Jangan tunggu rumah warga terbakar.
DAN JANGAN TUNGGU KORBAN BERJATUHAN.
API TIDAK MENUNGGU RAPAT.
ASAP TIDAK MENUNGGU KONFERENSI PERS.
WARGA TIDAK BISA MENUNGGU SAMPAI MUSIM HUJAN.
Jika kemampuan di lapangan terbatas, kerahkan seluruh sumber daya yang tersedia.
Jika membutuhkan bantuan, buka ruang koordinasi dan kerja sama.
Jika ada dugaan pembakaran ilegal, usut.
Jika ada perusahaan atau individu yang terbukti melanggar, tindak.
Jangan hanya sibuk mencari siapa yang akan disalahkan setelah semuanya terbakar.
🔥🌳
KALIMANTAN BUKAN TITIK KECIL DI PETA.
DI SINI ADA MANUSIA.
DI SINI ADA RUMAH.
DI SINI ADA SEKOLAH.
DI SINI ADA HUTAN.
DI SINI ADA KEHIDUPAN.
WORLD, PLEASE WATCH KALIMANTAN.
#SaveKalimantan
#KalimantanBurning
#IndonesiaForestFire
Sebenarnya yang paling layak dibantu itu ya para damkar, relawan, dan petugas yang turun langsung ngadepin karhutla di lapangan.
Mereka yang tiap hari harus berhadapan langsung sama asap yang bahaya banget buat pernapasan dan paru-paru. gk habis-habis doa kita buat mereka. Semoga selalu sehat, selamat, dan dilindungi selama bertugas. 🙏🏻
We’re sorry“Maudy Ayunda” But we Have to share this Bad News every day. This is our reality -it’s what we see Right in front of our eyes and what we live through every day.🙏🏻
Terimakasih buat teman teman di X yg sdh bantu utk UP 🙏🏻
📍kal-Teng, Palangkaraya
Boleh minta tolong ga kak untuk kk yg ada di X kami di daerah Kalimantan khusus pulau kalimantan minta untuk di doakan Hujan,karna udah pada hampir Cheos kewalahan petugas pemadam yg ada disini 😭 siapa tau di jawab sama Allah aamiin
🤲🏻🙏🏻
📍KotawringinBarat,Pangkalanbun Kal-Teng
Untuk warga X kami dari org Kalimantan minta tolong di up di setiap pemberitaan yg kami posting karna itulah yg terjadi sekarang ini.
KAMI CAPEKKKK kasian petugas pemadam sampai bbrp org yg meninggal 😭🏳️
UPDATE 23/49
Pukul 23.45, api masih terlihat di sekitar Jalan Poros Sukadana–Ketapang, Pangkalan Buton, Kayong Utara, Kalimantan Barat.
Kami melihat titik api besar saat melintas untuk mobilisasi dan mengantar tim. Di lapangan, kebutuhan SDM masih besar, tim belum sempat istirahat, Sumber daya seadanya,dan beberapa perlengkapan medis juga terbatas 😭.
Kami kabarkan supaya situasi tetap terlihat.
Kalau ada teman2 yg berada di sekitar Sukadana dan punya kapasitas membantu, bisa DM kami.
Malam ini belum selesai!!
Dok: SJW/Dr Jabal
#SalingJagaWarga
SUDAH HIRUP ASAP BERACUN, MASIH HARUS ANTRI BBM LAGI. PULANG KE RUMAH MATI LISTRIK.
MASUK NERAKA LAH KALIAN, PARA PEMANGKU JABATAN YANG PUNYA WEWENANG TAPI MALAH ZOLIM SAMA RAKYAT YANG BAYAR PAJAK DAN MENGGAJI KALIAN.
📍Puruk Cahu, Kalimantan Tengah
🎥 Video antrean BBM — 15 September 2026
temen2, maaf terkesan menyebarkan bad news, tapi realitanya kondisi negara kita emg lagi ga baik2 aja. byk daerah blm pulih dari bencana, karhutla dimana2, krisis air bersih, BBM langka, pemadaman listrik bergilir, sampe angka keracunan mbg meningkat. pls don't stop speaking up!!
Berita ini senyap sekali ya.
Ribuan pelajar di beberapa daerah Papua demo serentak turun ke jalan tolak MBG, Selasa 15 September 2026.
Tuntutan mereka:
STOP MBG dan ganti dengan Pendidikan Gratis, Perbaikan sarana dan prasarana sekolah serta tambah jumlah guru.
"Tong Tidak Lapar Nasi, Tong Lapar Ilmu"