@ArindaAzzahrah@SistersInDanger Binatang satu ini hidupnya cuman berputar-putar soal laki-laki dan percintaan mulu deh. Cari kegiatan lah anjing!!!! kembangin minat dan hobi. Biar ga halu dan stresss. Goblok
@denominatory@PlaysTickl73646@hamardikan Ga perlu digabung juga gpp sih. Gue hanya menyoroti zaman gue kenapa anak IPA dapet 2 MTK tapi anak IPS dapet 1 MTK. Padahal kalau kuliah ambil Ilmu Ekonomi, Demografi, dan Sosiologi mereka tetap butuh pemahaman dari mtk peminatan itu. Kalau kurikulum SMA sekarang gue ga update
@Lostranauts_300@gerobakayu@dendengjando@BLEBEW20 Bahasanya di indo terlalu asing& tidak umum dan artinya cukup kompleks jadi percuma feminazi ini ngasih label incel. Orang2 juga ga bakal tersinggung😂
@ranjaupakuu Kalau menurut logika si sifa sapaan di bawah ini masuk cat calling:
Polantas: "selamat siang boleh liat surat-suratnya"
Indomaret: "selamat datang selamat belanja"
SPG Jenius: "halo kak, kaka udah punya jenius?"
Fundraiser NGO: "halo kak, boleh minta waktunya sebentar?"
@rationyan Tergantung keilmuan. Kenalan2 gue dosen sosiologi yg concern ke labour mereka neo-marxist dan sangat lekat ama tradisi kritis. Tapi kalau yg u maksud labour econ cenderung ga terlalu fanatik mazhab. Orang2 econ sangat formal theory😀
@SistersInDanger@dapurkelilingEF Sialan🤣 orang minta transparansi langsung dicap seksis, misoginis, dsb. Persis banget ma rezim yg doyan cap londo ireng, antek aseng. Persis-persis banget
@baseconvo Gue juga. Ga fanatik aliran apapun, yg gue denger enak di telinga gue masukin di playlist. Denger musik enak (menurut gue) ampe nanya ke pegawai cafe judulnya apa. Musik indo, malaysia, barat, korea, jepang, india pun masuk hahaha
@bbarbieie Di tahun itu FISIP UI kalau ga salah ngadain kuliah umum yg ngundang Anies dan Ganjar. Katanya Prabowo diundang juga tapi ga ada respon. Ada yg bilang karna konsep kuliah umum itu pas sesi qna dibuka ke floor, jadi prabowo ga hadir daripada ditanya tanya ama mahasiswa ui.
@kucimggg Gak mampu berpikir kritis dan melihat akar masalah tu berdasarkan layer2 nya. Bagi mereka kalau masalah yg nampak A maka sebabnya B, tanpa melihat ada X,Y, Z yg bisa menjadi lapisan struktur masalahnya. Harusnya pola pikir kek gini harus sejak dari SMP, minimal analisis soal HOTS
@CeletukWarga Bukannya bappenas tu emang gini ya? Pernah obrolan sama orang bappenas sendiri kalau pasca pagelaran pemilu mereka akan menerjemahkan visi-misi calon terpilih ke RPJMN. Jadi visi/misi tu mau masuk akal atau ga, ya tetep akan difit-fitkan
@arsenatasyas Level berpikirnya tdk sampai pada bahwa kemiskinan itu struktural dan multidimensi. Jadi ketika ngeliat video influencer tiktok bilang "hoax" dia percaya, alih2 bertanya dalam kepalanya sendiri "emang begitu ya?". Seharusnya pola pikir begitu harus tumbuh sejak sekolah.
@SistersInDanger@ilaemanasa Transparansi tu gak kek gini kocak. Lu bisa excel kagak?
Berapa dana masuk, berapa dana keluar dibuat apa aja. Ada struk, kwitansi, dokumentasi, dsb. Ah elah gitu doang aja kagak paham.