secuil pun gak masuk di pikiran gue yang barangkali gak luas ini saat gue ketemu orang yg gue kenal, terpelajar, bahkan sepantaran dengan gue, menyampaikan point of view dia dgn sok edgy. what the fuck did we miss ya? are we not reading the same thing?
ngobrol sama org yg blm melek politik emg kdg bikin capek. sampe lu ngobrol sama anak hukum yg tone deaf, bah 1000x lbh draining. tipe yg notabene paham hukum tapi bilang, "aku mah netral," atau "siapa pun presidennya ga ngaruh." like, damnnn literally makes me tired as hell jirr
biasanya twit sok edgy gini langsung banyak yg ngelike nih krn emang di atas kebutuhan kehidupan layak masih ada kebutuhan untuk terlihat paling beda dan savage 🤪
yg bikin gue kesel tuh bbrp orang were this close to understand that all these protests & the anger are part of people power, dan bahwa rakyat berdaulat. ketakutan yang muncul lihat demo akhir-akhir ini itu harusnya jadi a wake up call bahwa rakyat bisa bikin rezim takut
Buat yang belum tau, titik-titik merah ini adalah kebakaran hutan di Kalimantan. Impactnya udah separah itu, kabut asap tebal di mana-mana dan mati listrik total di beberapa titik. Kenapa gak masuk berita? Seolah ada yang peduli.
yang paling mahal itu memang rasa empati & kemampuan komprehensif. minta sama Tuhan sebanyak-banyaknya, sekaligus minta perlindungan dari sifat congkak dan bebal
i think beneran no contact after break up is the best way sih. isn't gonna be easy but this for the best. respect each other's partners. walaupun gw bilang aman aja liat dia temenan sama mantan, i lied i do get crazy jealousy