Kok bisa Indo hobi banget konsumsi tepung terigu??
Padahal terigu itu MAYORITAS IMPOR....
Dan mayoritas snack2 indo bahan bakunya tepung terigu?
Jawabannya: Rezim Orde Baru (Orba)
Orba memang sengaja membangun sistem pangan yang membuat terigu makin murah, tersedia, dan mudah dikonsumsi rakyat..
Kenapa?
Pertama, Orba berusaha mencari pangan yang murah, cepat, dan gampang didistribusikan.
Pangan apa yang cocok di zaman itu? Ya terigu, karena mudah diimpor. Beras, meski bisa swasembada, tetap rawan gagal panen.
Kedua, Orba memonopoli perdagangan terigu.
Terigu hanya bisa diimpor oleh dua perusahaan penggilingan gandum yang semuanya adalah kroni mereka.
Bayangin, berapa jatah yang didapat Orba dari impor jutaan ton gandum?
Kebetulan, Indonesia mengalami urbanisasi massif di masa Orba.
Masyarakat urban membutuhkan makanan cepat, murah, dan praktis.
Walhasil, produk olahan gandum seperti mi, roti, dan kue meningkat.
Jadilah, terigu massif dikonsumsi oleh rakyat Indo.
Padahal, sekali lagi..
TERIGU ITU IMPOR.
Dan dari minggu-minggu kemarin, harganya NAIK TERUS!
Source Gambar: DetikFood dan Sitenews
Buat adik adik kalo kalian belum pada tau, ini namanya akte cerai ya.
Inget ya adik-adik kalo blm nikah tapi pasanganmu udh keliatan redflag jangan di terusin, kaga bakalan berubah, relain aja dia, hempaskan saja.
Lebih baik nangis Krn putus cinta drpd cape ngurus cerai. Blm lagi drama rebutan anak, harta Gono gini, si mantan ga kasih nafkah.
Baru beres nonton video ini di yt.
Dan saya tersadarkan kalo menjamurnya org yg jualan seblak, cilok, gorengan dan pedagang olahan tepung lainnya di jalanan bukanlah tanda kebangkitan ekonomi rakyat, tpi sinyal keputusasaan (necessity entrepreneurship) untuk menutupi status pengangguran.
Setidaknya ada 6 poin yg saya dapati :
• Jebakan low barrier to entry: Bisnis olahan tepung dipilih cuma krn modalnya murah dan gk butuh keahlian khusus.
Dampaknya, terjadi ledakan keseragaman yg memicu kanibalisme ekonomi (sesama pedagang kecil saling mematikan di radius beberapa meter saja)
• Romantisasi penderitaan oleh negara: Narasi "UMKM Pahlawan Ekonomi" dikritik sebagai alat politik agar negara bisa lepas tangan dari kewajiban menyediakan lapangan kerja formal dan jaring pengaman sosial.
• Paradoks data pengangguran: Angka pengangguran resmi terlihat turun, tpi pekerja sektor informal melonjak smpe 60%. Ini adalah fenomena pengangguran terselubung, tercatat bekerja, tapi pendapatan minim dan gk menentu.
• Perang Harga vs Hancurnya Daya Beli: Di tengah inflasi dan turunnya kasta kelas menengah, merek bukan lagi faktor penting. Pedagang terpaksa memotong margin keuntungan demi mempertahankan konsumen yg sensitif harga.
• Ironi "Negara Tepung" yg 100% Impor: Indonesia menopang jutaan pedagang kecil dari komoditas yg gak bisa tumbuh di tanah sendiri. Ketergantungan impor gandum yg mutlak membuat nasib pedagang cilok di jalanan sangat rentan terhadap konflik geopolitik dunia dan kurs Dolar.
• Model bisnis ini udah di titik jenuh. Para pedagang seperti berjalan di tempat, bekerja keras 12 jam sehari menghirup asap jalanan, tetapi posisi finansialnya gk bergeser maju sama sekali.
Source : https://t.co/YnzpIZpO3L
aku juga mau coba sharing singkat pengalaman penyakit wanita serius akibat makan SEBLAK, DIMSUM, GEPREK, ACI, GORENGAN, dan PEDES PEDESan lainnya
gejalanya hanya bisa dideteksi dari diri sendiri!
Guys, who knows there is someone who needs his father's energy, can be helped guys, Jakarta area ya I met his father a while ago, and his face seems weak like that Please do not have bad intentions to his father🙏🏻
semoga ada orang baik disini🙏🏻
sc:threadssantaclaudiasitepu
APA TANDA-TANDA IQ SESEORANG RENDAH :
1. Sulit memahami hal yang abstrak.
Mereka lebih mudah berpikir secara konkret. Butuh contoh nyata untuk paham. Susah mengerti metafora, ironi, paradoks, atau makna ganda.
2. Lebih gampang dikendalikan emosi.
Emosi langsung menguasai saat mengambil keputusan. Marah langsung memukul, sedih langsung menyerah, senang langsung boros. Tidak ada jeda untuk berpikir dulu.
3. Susah merencanakan masa depan.
Hidup hanya di saat ini. Sulit membayangkan apa yang akan terjadi beberapa bulan atau tahun ke depan, dan susah membuat rencana jangka panjang.
4. Suka penjelasan yang terlalu sederhana.
Lebih mudah percaya teori konspirasi, solusi instan untuk masalah besar, atau pandangan hitam-putih. Susah menerima hal yang rumit atau abu-abu.
5. Sulit belajar dari kesalahan.
Sering mengulang kesalahan yang sama berkali-kali karena tidak bisa mengambil pelajaran umum dari pengalaman yang sudah terjadi.
Simbol Salib Merah menurut gue dalem banget sih, cuma orang TOLOL yang tega babat hutan setelah liat simbol ini.
Menurut kacamata gue, rakyat Papua ga ngerti harus minta tolong ke siapa lagi agar hutan (kehidupan) mereka gak dirusak oleh negara, sehingga mereka mengekspresikan "hopeless" itu menjadi Salib Merah.
Ini kalo diulik lebih dalam pake kacamata Karl Marx yang agama adalah candu, bakal lebih ngena karna menurut gue emang dalem banget maknanya.
Asli jahat banget nih negara sama korporasi, masa kerja di perusahaan sawit digaji 2 juta dipotong 1 juta buat keperluan makan. Pekerja nerima 1 juta doang per bulan bisa buat apa njir?
Belum lagi soal tanah satu hektar yang diharhai cuma 300 ribu, kelen gila kah? Satu hektar loh masa cuma 300 ribu ya Allah😭
temen temen, kalau punya waktu luang tolong tonton documentary 'Pesta Babi' ya. tonton sebelum di takedown dimana mana. at least dari kita nonton, we know what's happening to saudara kita yang di Papua.
Presiden lu itu udahlah penculik, PEMBUNUH, pemboros… berproses apanya kontol??? Proses menghancurkan bangsa? Lu lupa habibie mecat dia karna apa? Idiot anjing 58% gaada otaknya.
di saat rupiah anjlok 1 USD: 17.720, prabowo tetap pertahankan program MBG. sedangkan habibie memilih mengubur mimpinya untuk pesawat N250, demi stabilitas ekonomi indonesia.
"saya mengalah untuk menang, yang menang itu siapa? rakyat" (Habibie)
sederhana tapi prabowo ga bisa