βπ―π’π ππππ¦, thβ Apricity.β π β πΉ Taintless and unearthly as those seraphs reckoned such soul as the fallen cherub π Blithely enchants, π΄π΄π΄.
probably unrelated tapi kadang gw lumayan sedih we need to get thru the horrors of recruitment process mahadahsyat yg menuntut perfect backgrounds but our literal gov with 10x our salary is mostly a bunch of incompetent peopleπΆπΌββοΈ
alah telek aku nganggur sambil belajar, upgrade skill, nambah porto, freelance, bahkan kerja yg ga nyambung sm bidang itu buat nyari uang sambil ttp upgrade juga semua recruiter pada skeptis. org mau cari makan aja dicurigain macem2 heran gw
Habis liat drakor island ternyata bagus jg eksekusinya ga yg bertele-tele dan thrillingnya selalu ada di tiap eps. Kim nam gil disitu actionnya jg kecee. Tp masi kaga paham knp dibuat 2 season padahal per season cuma 6 epsπ
Kalian yg minta kalo kritik itu harus baik, beretika dan memberikan solusi. Apa yang disampaikan Pak Dino itu sudah sangat baik, halus, sopan, beretika, dan terstruktur serta memberikan saran dan solusi sesuai yg kalian mau. Sekarang masih tetep dianggap ga beretika. Intinya memang kalian itu enggan menerima kritik.
Saya udh ga tau harus komen apa lagi sama pejabat2 di negara ini. Dikritik keras salah, dikritik baik salah. Maunya semua orang dukung.
Udah berkali2, pejabat kita dan kabinet ini memilih bahasa komunikasi publik yang kurang pas.
Aku hormat ama konstitusi, tapi sebisa mngkin komunikasi publiknya diperbaiki.
Sayang.
Peluang diskusi hal bagus di publik, jadi digeser ke personal.
Isu nya otomatis akan bergeser
Sedikit advice untuk tim kabinet dan pejabat:
Tolong jika lain kali ketika ada video kritik yg viral, jangan buru2 direspons.
Bedah per menit, respons dengan data.
Hindari bahasan personal.
Menggeser kritikan ke arah personal, itu menghilangkan inti dari video balasan.
Miliaran tiap hari...dan baru ketauan 1,5 tahun sejak programnya jalan (yg dimana gak make sense blas), pdhl udah viral bolak-balik. Inipun jg curiganya jd tumbal pengalihan isu doang wkwkw dah hopeless beneran gw
Kejaksaan Agung menetapkan Eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka kasus dugaan penyimpangan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dadan kini ditahan di Rutan Salemba.
Selain Dadan, Kejagung juga menetapkan Eks Waka BGN Sonny Sonjaya dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka.
Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Syarief Sulaeman Nahdi mengungkapkan, Dadan diduga memiliki yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengelola dapur MBG.
Menurut Syarief, yayasan yang ditunjuk sebagai mitra SPPG tidak memenuhi syarat dan terafiliasi dengan para tersangka. Namun, yayasan tersebut tetap lolos melalui pengaturan proses verifikasi di portal mitra BGN.
Kejagung menyebut yayasan-yayasan yang terafiliasi dengan Dadan, Sonny, dan Lodewyk menerima insentif hingga miliaran rupiah per hari. Saat ini penyidik masih menghitung jumlah yayasan yang terlibat dan akan berkoordinasi dengan BGN untuk menginventarisasi yayasan yang terafiliasi dengan para tersangka.
πΈ: Dok. AFP.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
π: newsupdate | update | news | oneliner | R120 | R089 | E099
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Jawaban buat pertanyaan zee sebenernya udah jelas, namanya Telkomsel. Operator paling gede, paling kaya, paling banyak pelanggan di negeri ini, yang paling pertama maju dan paling lantang soal masa aktif 28 hari, lalu dengan entengnya bilang ini semua demi kebiasaan pelanggan. Seakan-akan jutaan orang Indonesia ngantri minta jatah internetnya dipotong dua hari tiap bulan.
Indosat ikut nimbrung, XL katanya ikut di sebagian paket walau katanya mayoritas paketnya masih 30 hari. Tapi yang ngebuka pintunya Telkomsel, dan mereka ngebungkusnya pakai kata manis soal customer behaviour. Padahal lo ga butuh gelar ekonomi buat ngerti, ga ada satu pun pelanggan yang behaviour-nya pengen bayar lebih sering buat barang yang sama.
Mainnya halus, makanya jarang ada yang ngeh. Setahun ada 365 hari. Masa aktif 30 hari berarti lo beli 12 kali. Begitu jadi 28 hari, lo dipaksa beli 13 kali buat nutup tahun yang sama. Satu belanja ekstra, tiap tahun, dikali puluhan juta pelanggan. Simulasi IDN Times nyebut selisihnya bisa sekitar Rp100 ribu per orang per tahun, walau angkanya tergantung ke paket dan pola pakai, jadi cek lagi sesuai kasus lo. Kecil di kantong lo, tapi jadi gunung everest di laporan keuangan mereka.
Belum kelar di situ. Sisa kuota yang udah lo bayar bakal hangus begitu masa aktif lewat. Operator ngotot istilah hangus itu ga tepat, katanya yang lo beli cuma hak akses jaringan buat periode tertentu, dianalogiin kayak obat yang ada tanggal kadaluarsa. Tapi pas PLN diseret ke sidang, mereka jelasin token listrik ga pernah hangus, karena yang ngurangin saldo itu pemakaian, bukan jam dinding. Pertanyaannya, kenapa listrik bisa, internet enggak?
Soal hukum gw ga mau lebay, sampe detik ini belum ada putusan yang nyatain operator bersalah, karena perkaranya emang masih jalan. Yang nggugat bukan orang gede, cuman pengemudi ojol Didi Supandi dan kawan-kawan, plus sekelompok mahasiswa hukum, yang nilai kuota dihapus sepihak tanpa kompensasi adil itu nabrak hak atas harta benda di UUD 1945. Dan lo tau siapa yang pasang badan belain operator? Pemerintah sendiri, lewat Komdigi, yang bilang rollover atau refund bakal nambah beban biaya.
Jalannya berdarah-darah. Satu gugatan emang udah dipentalin MK pertengahan Mei 2026, tapi gugurnya gara-gara berkasnya dianggap kabur, bukan karena isunya kalah. Ibarat lamaran ditolak gara-gara formulirnya nggak lengkap, bukan gara-gara orangnya nggak layak, hakim bahkan belum sempet nimbang inti perkaranya. Tiga gugatan lain masih bertahan dan lagi diperiksa isinya. Di sidang, ada hakim yang nanya tajem ke operator, "kok kuota belum habis tapi udah hilang". Dari luar, YLKI ikut ndorong. Jadi tekanannya datang dari dua arah sekaligus.
Tapi apakah bisa menang?
Di Afrika Selatan, rakyatnya ngeluh soal hal yang sama persis bertahun-tahun, kalah terus, sampe akhirnya regulatornya nyerah dan maksa operator ngerollover otomatis kuota yang belum kepake mulai 2027. Bedanya, di sana yang ngalah duluan itu lembaga pengawasnya yang bikin aturan baru, bukan hakim lewat pengadilan. Di kita malah sebaliknya, lagi diperjuangkan lewat gugatan ke MK. Beda pintu masuk, jadi belum tentu hasilnya bakal sama.
Sejarah udah berkali-kali ngebuktiin, raksasa kayak gini tunduk bukan gara-gara digoyang orang gede. Tapi karena orang-orang biasa yang capek haknya dirampok diam-diam, lalu mutusin buat ga diem. Pertanyaannya tinggal satu, dia bakal menang, atau jadi tumbal yang namanya kita lupain begitu palu diketok?
Duit daruratnya maneee. Trs kebutuhan dll tuh dll nya apa aja hrs dirinci dulu, krn kebutuhan doang mah ada banyak. Ada beli paketan, ada skincare, beli sabun shampoo, sbn cuci piring, jepit jemuran. Giliran arisan aja lu gedein nder dahlahπ
βKULIAH DIMANA AJA SAMA KOKβ katanya πβ¨
Padahal realitanya, ga semua nama kampus punya value yang sama di mata company. Makanya alumni non Top 5-10 kadang harus usaha ekstra buat ngebuktiin diri. Sementara sebagian alumni kampus top tuh baru lewat CV screening aja udah dapet privilege duluan
βKULIAH DIMANA AJA SAMA KOKβ katanya πβ¨
Padahal realitanya, ga semua nama kampus punya value yang sama di mata company. Makanya alumni non Top 5-10 kadang harus usaha ekstra buat ngebuktiin diri. Sementara sebagian alumni kampus top tuh baru lewat CV screening aja udah dapet privilege duluan
I'm so mad at people glorifying bahasa mandarin, bilang cari kerjanya gampang bla bla bla
GA GA BISA, STOP GLORIFIKASI INI
gue juga tau temen-temen gue yang masih belum dapet kerja, meskipun kuliah SASTRA CHINA 4 tahun
apalagi kondisi lagi kayak sekarang, aduh kesel gue kadang
Q: Aku mau daftar tapi ngerasa belum pede, gimana dong?
A: Siapin berkas and hit that apply button anyway!
Seandainya belum jodoh pun, let them disqualify you, don't do that to yourself ^^
@iPopBase Estimasi 6-12jam wkwkwk. Enak betul cuma bilang mohon maaf & mohon doa.
Dan iya, ngga akan ada dispensasi atau ganti rugi apapun dari pln. Begitu besok listrik nyala, hidup berjalan lagi kayak ga terjadi apaΒ². Negara anjg.