Dukung LGBTQ+ tuh gak harus jadi bagian dr komunitasnya, ngomongin setiap saat, ikut kampanye/parade, ikut2 ngucapin happy pride, dll tuh gak harus. Dengan memperlakukan mereka selayaknya manusia, gak jahat, gak diskriminasi identitasnya, itu aja udah bentuk dukungan
Yap! Guys, hati-hati. Lagi ada smear campaign di Instagram yang menargetkan komunitas LGBTQ+. Foto ini sebenarnya adalah seorang IRT, 50thn, Wanita, STRAIGHT. Fotonya dipakai tanpa konteks untuk menyebarkan disinformasi dan memfitnah kelompok minoritas.
trying to push a hateful agenda using a whole ass 50 yo married woman’s medical case is actually insane, leave the lgbt community alone lmao…already blasted this whole fake news debunk on my ig because people on there are losing their minds over a lie.
cita-cita gue kalo udah kaya.
uninstall Whatsapp
mau stop sosmed, mau fokus membaca, melukis, berkebun, memasak. udah lalu tinggal di swiss isinya cuma metik stroberi sama ngasih makan kambing.
ngomong homo itu hama when they (cishet men) are the real hama of the society (cat caller, alasan gerbong & area khusus wanita exists, cewe ga boleh pulang malem, cewe takut naik gocar kalo dah malem, area rokok indoor exists, and so on)
To all my fellow Queer, aku dan temanku membuka sesi konseling/pendampingan psikologis dgn biaya yg sangat terjangkau sebagai bentuk solidaritas #QueerJagaQueer#WargaJagaQueer ditengah negara yg sedang mengkriminalisasi kita saat ini.
Buat temen2 ally (or closeted queers), its ok sebetulnya gak nge post kayak gini. Pls consider your safety first.
Yg paling penting adalah memberikan ruang aman bagi kaum marginal, yg caranya banyak, gak harus di publik