kita gak pernah tau seberapa besar usaha seseorang untuk menerima takdir yang sedang dijalani. at least kalau gak bisa bantu apa2, minimal lisannya dijaga supaya gak jadi alasan bertambahnya luka dihidupnya.
Aku bisa lelah dan kadang aku mengeluh. Jika bagimu hal begitu adalah tanda manusia lemah, aku tidak mengapa disebut lemah. Aku telah melalui banyak hal dan aku mungkin juga tidak peduli pendapatmu itu. Aku kadang hanya ingin mengeluh saja.
Sebenarnya manusia yang kurang empati itu mengerikan.
Jangankan untuk memahami kondisi orang lain, untuk sekadar sadar bahwa tindakannya menyakiti pun mereka tak mampu.
Satu nasihat lama yang akan selalu relevan adalah hiduplah sesuai kemampuan. Jangan gengsi untuk jadi diri sendiri. Tidak perlu memaksakan diri di luar batas kemampuan. Sebab yang terlalu memaksa biasanya makin banyak pusingnya.