Senja adalah tempat terindah untuk pulang, beristirahat, dan memaafkan atas semua yang terjadi hari ini
Senja pun tak pernah marah pada Malam, ia terus datang tiada henti agar kita bisa menikmati hal yang biasa disebut dengan "pulang"
Senja ❤️❤️
Sejak kecil saya terbiasa “dikuat-kuatkan” ketika sakit. Saya tidak dibiasakan untuk dimanja, seberapa pun rasa sakitnya. Saya dituntut untuk tetap terlihat baik-baik saja.
Dampak yang saya rasakan kini adalah kesulitan untuk berempati secara mendalam ketika melihat teman sedang sakit.
Apakah ada penelitian yang membahas ini? Jujur, saya mulai merasa ini toxic.
Jika kamu peduli dengan ketenanganmu:
Kurangi debat
Kurangi kontak
Kurangi ekspektasi
Kurangi penjelasan
Karena manusia yang selalu merasa paling benar tidak pernah mencari solusi—mereka hanya mencari panggung.