Berikut video analisa saya berjudul "Rakyat gaduh : Presiden Prabowo 1 dari 6 hari berada di luar negeri ? 5 saran saya". Semoga didengar Pemerintah. Silahkan dikomentari, dibahas, disebarkan, dikutip & boleh juga diliput media. Salam, Dr. Dino Patti Djalal
Suatu malam, Budi ktemu orang merangkak di bawah lampu jalan
"Lagi apa Pak?"
"Dompet saya jatuh"
"Oh saya bantu mencari ya"
30 menit dicari gak ketemu2
"Bapak yakin jatuhnya di sini?"
"Kayaknya di jalanan gelap itu mas"
"Kok nyarinya di sini?"
"Ya gmn, Soalnya yg terang di sini"
Gue tipikal yang gak terlalu fanatik sama capres/cawapres. Karena gue yakin, tiap pasangan punya “dosa” masa lalu, ataupun kepentingannya sendiri sendiri pas menjabat nanti.
Dari semua dosa, gue masih bisa secara objektif memilih masih mending dua pasangan lain dibandingkan yg skrg menjabat, yang kalo melihat dari proses awalnya aja udah “cacat”
Terlepas dari itu, gue setuju dengan video ini🤝
Anak abah anak abah apalah asu, gak peduli gue sama politikus🤣
Tidak habis pikir. Petunjuk teknis terbaru menunjukkan YAYASAN pengelola MBG dapat insentif 6 JUTA PER HARI selama 313 hari, libur pun masih dapat. Insentif itu tanpa kena pajak.
6 juta x 313 hari=1,87 miliar per SPPG
Bayangin POLRI kelola 1.179 SPPG PER HARI DAPAT INSENTIF Rp 7,07 M dan 1 tahun jadi Rp 2,21 Triliun.
Itu pun belum yayasan lain di bawah TNI.
Udahlah bubar aja negara ini.
Dijelaskan bahwa insentif ini bukan berdasarkan output based (berlaku 2025) yaitu jumlah porsi yang diberikan, tapi malahan availability based yaitu asal sudah ada dapur meski belum beroperasi. Jelas-jelas enak donk yang penyaluran porsinya sedikit bahkan belum kerja sudah dapat 6 JUTA PER HARI. Cukup duduk manis dukung rejim.
Memang MBG INI DIBIKIN BUAT MENGGERERUK DUIT NEGARA.
Kepada elite mereka royal dan disebutkan sebagai insentif, sementara bantuan ke rakyat disebut subsidi dan dianggap beban.
YBR, siswa SD yang memutuskan bun*h diri menunjukan betapa keroposnya pendanaan pendidikan kita sehingga YBR harus tertimpa empat tangga sekaligus:
💵 DANA BOS harusnya ✅ sekolah negeri gratis:
❌ YBR masih harus bayar 1,2 juta
💵 PIP untuk ✅ beli peralatan sekolah pribadi:
❌ YBR PIP-nya gak cair-cair dan gak bisa beli peralatan sekolah
💵 Sekolah Rakyat ✅ untuk anak miskin:
❌ YBR tidak masuk sekolah rakyat
💵 Bansos ✅:
❌ keluarga YBR tidak mendapatkan bansos.
Empat program di atas, yang menghabiskan anggaran triliunan rupiah, yang selalu muncul dalam presentasi keberhasilan kebijakan Indonesia, tidak mampu menjamin buku dan pulpen seorang anak di NTT.
Maaf, kita bukan bangsa yang besar.
@AsahPolaPikir Toko roti dan bakery ORION 40 tahun lebih sampai skr masih Buka dan tampilan tetap sama terletak di kab. Kecil kab. Lumajang Jawa timur. Sampai skr tahun 2026 rame terus meskipun pelayanan agak gimana gitu...
Ada Gubernur provinsi lain bela2in datang ke Sumatera padahal daerahnya sedang banjir juga. Ada Bupati malah kampanye memuji2 Presiden berlebihan di hadapan korban bencana. Ada Bupati yg menyerah menangani bencana terus pergi umrah sekeluarga. Belum lagi pencitraan ala menteri (pembuat kebijakan hingga alam murka), anggota2 Dewan dgn gimik artisnya di daerah bencana, ditambah komentar2 pejabat yg asbun dan nirempati plus buzzer2 dikerahkan di medsos menyerang masyarakat yg kritis terhadap pemerintah yg lalai...pantas banyak netizen bertanya, bisakah kita masuk surga lewat jalur sabar jadi WNI?
Lu liat sendiri kehancurannya! 604 nyawa melayang! Gubernur Aceh sampai menangis bilang ini Tsunami Kedua, 4 kampung hilang entah ke mana! Bupati terpaksa terbitkan surat "TAK MAMPU" karena sistem kalian bangkrut! Kalian tahu apa yang paling memalukan? Di tengah semua kehancuran ini, rakyat kami harus mengemis minta tolong ke Raja Thailand dan Brunei karena bantuan RI tak kunjung datang! Kalian lebih takut rugi gengsi daripada kehilangan nyawa!
Kalian hanya mengirimkan tangisan Eko Patrio, bukan ekskavator yang dibutuhkan!
Sekarang lihat prioritas kalian yang busuk! Kalian cepat sekali kerahkan Polisi untuk menangkap 16 warga Sibolga yang cuma cari makan, tapi headline jelas-jelas bilang: Penjarah Hutan Tak Tersentuh Hukum! Kalian melindungi gudang minimarket, tapi kalian membiarkan pembunuh lingkungan yang menyebabkan longsor ini aman! Dengar pesan dari korban selamat, Reni: "Jangan Tebangi Hutan Kami Lagi!" Kalian berjanji akan membangun kembali rumah, tapi janji itu omong kosong selama kalian masih melindungi cukong yang menjual tanah air kami!
Kalian sudah melihat aib dan bukti busuk ini. Jangan biarkan kemarahan ini jadi sampah yang berserakan di linimasa! Kalian tahu siapa yang patut disalahkan. Kumpulkan barisan! Ajak setiap jiwa yang punya darah panas dan hati nurani yang sama untuk ikut menyaksikan dan menyebarkan kebenaran yang tidak akan disensor ini.
Kalian menjual hutan kami, dan harga mati yang dibayar adalah darah rakyat! Kumpulkan suara. Kalian tahu ke mana harus mencari sumber suara yang tak mau minta maaf ini kan!
Udah gila level performatifnya.
Apa coba maksudnya Menhut ikut evakuasi jenazah? Menko ikut angkat/angkat logistik di lokasi bencana?
Yang WAJIB ga dikerjakan, tapi yang SUNNAH rebutan. Itu pun cuma sebatas on camera. Memuakkan.
Inget ya gaes, "overpopulasi" tuh masalah bikinan kapitalisme & hedonisme 😀
Tuhan udh mencukupkan sumber daya bumi buat semua orang, tp krn ada yg punya rumah ke-5, mobil ke-11, lahan ke-20, & hasil tambang utk dinikmati sendiri... Itu semua jd ga cukup 😀🙏