Kalian tahu gak kalau kanker usus besar itu sekarang mulai banyak ditemukan pada usia muda?
Dulu kanker usus besar itu dianggap penyakit orang tua, karena mayoritas muncul di atas usia 50 tahun. Namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa kejadian kanker usus besar itu mulai meningkat trendnya di orang-orang berusia di bawah 50 tahun.
Bahkan proyeksinya pada tahun 2030, diperkirakan 11% ๐ธ๐ฎ๏ฟฝ๏ฟฝ๏ฟฝ๐ธ๐ฒ๐ฟ ๐ธ๐ผ๐น๐ผ๐ป ๐ฑ๐ฎ๐ป 23% ๐ธ๐ฎ๐ป๐ธ๐ฒ๐ฟ ๐ฟ๐ฒ๐ธ๐๐๐บ ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป ๐๐ฒ๐ฟ๐ท๐ฎ๐ฑ๐ถ ๐ฝ๐ฎ๐ฑ๐ฎ ๐ผ๐ฟ๐ฎ๐ป๐ด ๐ฑ๐ถ ๐ฏ๐ฎ๐๐ฎ๐ต ๐๐๐ถ๐ฎ 50 ๐๐ฎ๐ต๐๐ป.
Sekitar 30% kasus kanker usus besar di usia muda memang berasosiasi dengan adanya mutasi genetik, dan 20% punya riwayat keluarga dengan kanker usus besar.
Tapi yang mengkhawatirkan adalah 50% sisanya tidak punya faktor genetik maupun riwayat keluarga sama sekali. Ini artinya ada faktor lain yang kita belum sepenuhnya pahami, dan faktor itu kemungkinan besar adalah gaya hidup.
Obesitas, sindrom metabolik, serta kurang aktivitas fisik semuanya disebut sebagai kontributor yang mungkin berperan pada terjadinya kanker usus besar.
Kanker usus besar seringkali dianggap enteng dan tidak diperiksakan. Kebanyakan gejalanya dianggap sepele oleh orang-orang misalnya diare, sembelit, nyeri perut, atau BAB berdarah. Seringkali gejalanya dikira ambeien, dikira stres, atau bahkan hanya sekadar dikira salah makan.
Kalau lo atau orang-orang sekitar lo, berapa pun usianya, punya gejala-gejala di atas yang berlangsung lebih dari beberapa minggu, ๐ง๐ข๐๐ข๐ก๐ ๐๐๐ก๐๐๐ง ๐ท๐ฎ๐ป๏ฟฝ๏ฟฝ๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ถ๐ฎ๐ฏ๐ฎ๐ถ๐ธ๐ฎ๐ป.
Segera berobat dan dievaluasi ke dokter. Karena awal kanker kolon itu didiagnosis, maka semakin besar juga peluangnya untuk sembuh.
Semoga bermanfaat ๐
Sumber:
The rise in early-onset colorectal cancer: now a global issue.
Kalo kalian punya Rp100 juta dan masuk ke saham-saham paling populer di Indonesia di tahun 2023, ini hasilnya sekarang:
BBCA โ Rp67 juta (-33%)
BBRI โ Rp65 juta (-35%)
BMRI โ Rp85 juta (-15%)
TLKM โ Rp67 juta (-33%)
GOTO โ Rp39 juta (-61%)
Rata-rata: dari Rp100 juta turun ke Rp65 juta
Bukan buat nakut-nakutin beli saham, Tapi pengingat kalau investasi itu gak selalu bikin cuan.
Berkali-kali dibawa ke arah bullish order block.
Tapi seperti ada yang menahan.
Let see.. apakah akan jadi relief rally atau malah menandai bottom.
Selagi ada momen ya dimanfaatkan saja.
Adik-adik, kakak-kakak semuanya. Kali ini gw mau bicara tentang sesuatu yang sudah menyiksa rakyat Indonesia selama bertahun-tahun. Bukan korupsi. Bukan inflasi. Tapi sesuatu yang lo rasain setiap kali mau mudik atau liburan dan buka aplikasi Traveloka, lalu langsung menutup aplikasinya lagi karena tidak sanggup melihat angkanya.
Yes. Tiket pesawat domestik Indonesia. Yang harganya bisa lebih mahal dari tiket ke luar negeri. Yang bikin relawan bencana harus muter lewat Malaysia dulu baru bisa ke Aceh. Yang udah dikeluhkan jutaan orang tapi tidak pernah beneran berubah.
Gw udah baca risetnya. Gw udah cek datanya. Dan sekarang gw mau cerita ke lo semua, pelan-pelan, dengan bahasa yang bisa dimengerti semua orang, kenapa ini terjadi dan siapa yang sebetulnya diuntungkan dari penderitaan kita bersama. ๐งต
Selain Fundamental & Technical, banyak pendekatan lain yang dipakai fund secara global, diantaranya:
1. Quantitative/Factor-Based Investing.
Investasi berbasis systematic rules, no human judgment.
Eksploitasi faktor2 statistik yang terbukti menghasilkan excess return: size, value, momentum, quality, etc.
All decisions are based on a model.
Fund: Renaissance Technologies, Two Sigma, AQR Capital, D.E. Shaw.
2. Global Macro.
Pakai pendekatan top-down.
Baca siklus ekonomi global.
Soros pakai ini untuk short Pound Sterling 1992, profit $1 miliar dalam satu hari.
Fund: Soros Fund Management, Bridgewater (Ray Dalio), Duquesne (Druckenmiller).
3. Event-Driven.
Eksploitasi corporate actions/events: Merger, akuisisi, bankruptcy, spin-off, etc.
Paulson & Co. pakai strategi ini untuk short subprime 2007, profit $15 miliar.
Fund: Elliott Management, Paulson & Co, Pershing Square, Third Point.
4. CTA / Trend Following
Murni follow momentum harga lintas semua asset class: komoditas, FX, rates, equity index.
Zero fundamental view.
Pure based on price action, tapi systematic.
Fund: Man AHL, Winton Group, Campbell & Company, Millburn.
5. Relative Value / StatArb.
Eksploitasi mispricing antara dua aset yang historically seharusnya bergerak bersama.
Profit dari spread, bukan dari market direction.
LTCM pakai ini, collapsed di 1998 karena overleveraged.
Fund: Citadel, PDT Partners, D.E. Shaw.
Penting untuk diingat kalau batas2 antara pendekatan2 di atas sebenarnya ngga saklek 100% mutually exclusive.
In real world investing, garisnya sering kali blur:
โข Multi-Strategy Funds: Nama2 besar seperti Citadel atau D.E. Shaw itu sebenarnya multi-strategy.
Di satu lantai mereka main Quantitative, di lantai lain mereka main Relative Value atau Macro.
โข Quant-amental: Sekarang banyak fund Fundamental yang mulai pakai Quantitative tools buat nyaring data, dan sebaliknya, tim Quant mulai masukin variabel fundamental ke model mereka.
โข Macro meets Event-Driven: Macro trader mungkin melihat kebijakan suku bunga (Macro), tapi eksekusinya bisa lewat instrumen yang sifatnya Relative Value untuk memitigasi risiko.
dan lain sebagainya.
Pengkotakan ini dibuat supaya kita lebih gampang memahami "DNA" utama sebuah strategi.
Whatever works, as long as it makes money!
US and Indonesia are discussing permission for US military to access Indonesian airspace
Hegseth to meet with Indonesian Defense Minister Sjamsoeddin today
This is The GREATEST BOOK Ever Written.
In this book, Billionaire Charlie Munger reveals his top secrets to success.
Here are 21 of the most notable life lessons from the book " The Poor Charlie's Almanack."
1. Money buys freedom; use it wisely.
2. Do the tough tasks first; the rest feels easy.
3. Focus your energy on your top-notch idea. Skip the rest.
4. Only team up with folks you truly look up to.
5. Great ideas are like hidden treasures. When you find one, bet big on it.
6. Stopping a bad habit is simpler than trying to quit one.
7. Identify your core strengths and dedicate yourself indefatigably to them.
8. Only play games where you've got an advantage.
9. Be tough and adaptableโlike a superhero's suit.
10. Aim for self-sufficiency; it's a superpower.
11. Sometimes, working backward is the key to solving tricky problems.
12. Avoiding stupid mistakes is more important than being smart.
13. Tough times are a given. When they hit, stand up and keep moving,.
14. Self-pity won't get you anywhere.
15. Brilliant ideas are like rare gems. When you stumble upon one, go all in with your bets.
16. Cultivate the curiosity of a relentless explorer, unwrapping ideas with the zeal of a detective solving a captivating mystery.
17. Self-improvement is a boundless odyssey, an ongoing symphony of attentive evolution.
18. Cultivate Persistence: Approach your goals with the tenacity of a gardener tending to a bonsai tree, nurturing growth with patient persistence.
19. Pinpoint what you rock at, and rock it forever.
20. Focus on your most exceptional idea; avoid spreading yourself too thin.
21. Embrace failure not as defeat, but as an illuminating stepping stone in your journey, illuminating the path ahead.
The time has come:
On Wednesday, the Fed will cut rates for the first time in 2025 and "blame" a weak labor market.
This will be just the 3rd year since 1996 with Fed rate cuts while the S&P 500 is at record highs.
What happens next? Let us explain.
(a thread)
"You simply flooded the system with money."
JEROME POWELL: "Yes we did"
"Where does it come from, do you just print it?"
JEROME POWELL: "We print it digitally"
Trump's cutting off the tap to Ukraine..
China just dumped 25% of their US Treasury holdings...
Wall Street is quietly repositioning, but most people have no idea what's coming.
Here's how to prepare for when the party dies: