@direktoridosen Hak yang mana yang diambil? , jadi Guru honorer dengan upah rendah menjadi p3k dan dapat sertifikasi jelas kenaikan Gaji yang fantantis.
Makanya tanya coba ke teman2 p3k.
Di Sekolah saya ada 12 orang, semuanya full senyum.
@direktoridosen@edukotor Bukannya yang ngak bayar tukinnya kementrian keuangan?
Urusan bayar-bayar harusnya itu tanggung jawab tertinggi di DPR dan presiden melalui APBN.
Baru aja dapat kabar Wakil Koordinator @KontraS , Andrie Yunus, semalam disiram air keras oleh "orang tidak dikenal" 😰
Andrie Yunus itu yang waktu pembahasan RUU TNI sempet geruduk rapat DPR di hotel mewah malam-malam
Laptop buatan dalam negeri itu gak ada.
Semua merek lokal itu ngambilnya tetep dari ODM Cina, diimpor ke sini bentuknya CKD, di sini tinggal dirakit terus install software.
Yang jadi masalah itu bukan karena mereknya, tapi ngambil ODM nya dari mana.
Kalo ngambil dari ODM bagus kayak Clevo, Tongfang, atau Pegatron sih masih terjamin, lha kalo ngambil random dari ODM Alibaba asal murah terus bisa dimarkup di e-Katalog, ini yang bikin reputasi laptop ini jadi jelek.
@AlfianBahri47 Sudah berlalu biarlah berlalu. Tapi baru-baru ini saja setelah semua di p3k kan masih tumbuh honorer di Sekolah. Kesalahan yang sama selalu diulang karena ordal menikmatinya.
@Aida_rhma@RodriChen Kalau mau homogen bikin saja sekolah swasta.
Terimalah kebhinekaan indonesia ini, dan mulai dukung mereka dengan guru yang bergaji layak dan fasilitas yang baik. Baru kita bicara kualitas.
@zanatul_91 Yang harusnya diserang tuh Pemerintah yang gagal menyediakan rekrutmen Guru.
Selama masa Nadiem ini mulai dibenahi lewat skema P3K. Sekarang saatnya terus memperbaiki rekrutmen guru yang adil. Hapuskan jalur honorer.
@ferrykoto Ndak ada SPPG juga tetap warga bisa makaan sendiri dan menggunakan tenaga kerja juga. membuka lapangan kerja juga tuh.
Pemerintah harusnya fokus pada pekerjaan yg kemungkinan tidak dilakukan warganya seperti membangun fasilitas umum.
Nah apa kabar fasum, faskes, dan sekolah?
@zanatul_91 Mobilisasi paling mantep Pas Nadim adalah guru ramai-ramai belajar mandiri di PMM. Kementrian benar-benar memantau dan mengapresiasi proses belajar guru secara daring.
Sekarang ada program hari belajar guru tapi hasilnya ndak Ada, Guru tidak dimobilisasi dengan baik.
@zanatul_91 Kita menunggu bukti aliran uangnya kemana? Ke Nadim ataupun afiliasi yg menguntungkan bisnisnya.
Kalau ndak ada aliran dana sama saja dengan Tom Lembong. kebijakan beli chromebook mana bisa dipidana.
Oh ya sekarang juga kita di Sekolah dapat chromebook namanya IFP.