SKANDAL PANAS‼️ seorang guru pns di tanjung balai membawa seorang murid laki laki ke suaminya untuk DI SODOMI‼️
Dalam unggahan tersebut, guru yang bersangkutan diduga membawa muridnya kepada sang suami, yang kemudian disebut-sebut melakukan perbuatan tidak senonoh yaitu sod0mi. Korban diketahui merupakan seorang anak yatim, sehingga kabar ini memicu kemarahan warga sekitar. Massa disebut sempat mengamankan terduga pelaku.
Breaking News... Syait0000N memang... Seorang oknum ibu guru pns membawa murid laki2nya ke su4m!nya untuk di s0d*m1 😲
Tp ada yg komen jg jd suaminya ini botiek dan p3d0, jd si murid disuruh nusb0l suaminya biar si suami botiek ini bisa ng4c3ng saat ng3w0ng bininya... 😠
Innalillahi wa inna ilaihi raji'un
There are seven confirmed deaths so far in the span of three days:
1. Affan Kurniawan
2. Sarina Wati
3. Saiful Akbar
4. Muhammad Akbar Basri (Abay)
5. Rheza Sendy Pratama
6. sumari (Bapak Becak)
7. Rusdamdiansyah
💔💔
"The police killed Affan"
Graffiti in Manado, Indonesia during the ongoing uprising following the police murder of 21-year-old delivery driver Affan Kurniawan during an anti-government protest.
Duka mendalam atas kepergian kawan seperjuangan kita, Rheza Sendy Pratama, Mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta.
Lagi dan lagi, nyawa kembali dirampas oleh aparat negara yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat.
Jangan biarkan pejuangannya sia-sia!
Jangan biarkan mereka ambil nyawa-nyawa lain!
Jaga diri, jaga kawan, dan jaga api perjuangan tetap membara.
@barengwarga Almarhum Rheza dibunuh sama polisi, rheza nggk pegang senjata, nggk nunjukkin perlawanan apapun, tapi dikroyok, BADANNYA ADA BANYAK SAYATAN, sengaja DIBUNUH sama aparat bangsat!
there are seven confirmed deaths so far in the span of three days
1. affan kurniawan
2. sarina wati
3. saiful akbar
4. muhammad akbar basri
5. rheza sendy pratama
6. sumari
7. rusmadiansyah
rest in peace. 🥀
Giliran kampanye buat pemilu, mereka pakai tiktok, instagram, dan sosial media lainnya. Blusukan hingga rumah paling ujung milik warga. Dikontenin mulai dari yang serius, sampai joget joget nggak jelas juga ada di sosial media. Giliran warga protes, dikritik, malah pada kabur. Eh, platfrom sosial medianya dipanggil buat menghadap. Berasa banget ya enaknya megang kuasa? Jangan bikin orang-orang pada makin muak dong.