"Kau sungguh tidak tahu benda ini?" Ia mengangkat ponselnya ke samping wajahnya, memperlihatkan padamu layar ponsel yang kini berubah menjadi hitam sepenuhnya.
Kini ia menjadi penasaran, siapa sebenarnya kau ini? | @fleurdehush
kau tidak tahu apa-apa.
"Handphone." Menarik kembali tangannya untuk mengembalikan layarnya ke menu awal. Rupanya tadi ia tidak sengaja menekan aplikasi YouTube hingga kau melihat banyak gambar yang bergerak. –
@blosomnina Benar, ia memang menjaga jarak.
"Sudah kubilang sebelumnya, bukan? Aku bukanlah Kachan yang kau kenal dulu." Jawabnya tenang, "Jadi berhentilah mencari sosok itu dariku." | @blosomnina
"Kalian sudah tau belum kalau Akasaka pacaran dengan Yukina? Model terkenal itu loh" Akira jadi memiliki topik untuk dibicarakan. Dia sendiri penasaran dengan rekannya itu.
"Aku bertanya padanya tapi dia tidak mau menjawab. Menyebalkan, bukan??" –
@blosomnina Tidak ada yang salah dari Nishiyama; marahnya, kesalnya. Dalam diamnya Kazuyoshi menerima semua emosimu. Ia lah yang memutuskan pergi tanpa pamit, pula tanpa satu pun alasan.
Kazuyoshi kembali membuang nafas, mengambil satu langkah mundur saat kau mendekat. –
@fleurdehush Gerak gerikmu masih tertangkap jelas meski fokusnya tertuju pada layar ponsel. Ia melirik singkat, mendapati dirimu yang sudah repot-repot mencondongkan tubuh demi melihat benda dalam genggamnya.
"Ini?" Ia mengangkat ponselnya, kemudian tanpa ragu –
Ia menghela nafasnya panjang, mata dipejamkan sejenak sebelum memperlihatkan kembali sepasang manik hijau yang langsung menghardik ke satu titik. Kau.
"Apa yang ingin kau bicarakan, Nishiyama?" Tanpa basa-basi ia langsung menanyakan tujuanmu, –
"Kau gila?!" Serunya. Ia melirik ke sekitar, tangannya langsung meraih pergelangan tanganmu, menariknya ke luar minimarket.
Kazuyoshi terus menarik lengan @blosomnina menuju tempat yang tidak banyak orang berlalu-lalang.
tanpa tahu kegilaan apa yang sudah gadis itu rencanakan, ia dibuat kaget saat kau justru mengadu dahimu dengan miliknya.
Sial sakit sekali!
Ia sontak menarik diri—dua langkah ditarik ke belakang. Mengusap dahi yang mungkin sedikit memerah. –
2DAU! ... Salam, datang kemari hendak mencari kawan jua rekan menulis jika ada yang berkenan. Sila jatuhkan satu dua kata kunci untuk dibuatkan starter, atau sekedar posting ulang pun tak masalah.
( OC. )
@fleurdehush "Ya, silahkan nikmati tehmu." Ia mengeluarkan ponsel dari dalam saku, melihat peta digital untuk mencari alamat.
‘Seharusnya ada di sekitar sini.’ Batinnya, sibuk akan urusannya sendiri tanpa mempedulikan sekitar atau dirimu di hadapannya.
memainkan jemarinya.
Kazuyoshi yang tak tau harus berbuat apa memutuskan untuk langsung pergi, toh ia sudah membayar. Saat berbalik ia merasa baru saja menabrak sesuatu. Kepalanya sontak tertunduk dan mendapati @blosomnina yang tengah mengaduh, mengusap dahi. –