Kami terus menghormati proses hukum sebagaimana yg terus dijalani Gus Yaqut.
Dan seperti yg selama ini kami sampaikan, maka seperti itulah fakta yang semakin terang muncul dalam persidangan.
Smoga keadilan itu ada.
Mulai dari diri kita sendiri!
Hari ini Gus Yaqut yg mengalami ini. Esok bisa siapa saja.
Aneh rasanya, ada yg tidak terima aliran uang, tidak ada perintah melanggar hukum dan seluruh kebijakan nyata disebut oleh saksi dipersidangan akibat keterbatasan layanan, MOu bilateral dgn Saudi dan demi keselamatan Jemaah Indonesia malah duduk di kursi terdakwa. Sementara mereka yg list panjang penerimaan uangnya dibacakan penuntut umum (rumah, uang, mobil mewah, berlian, saham, apartemen, tas mewah dst) itu malah duduk dikursi saksi seolah menjadi korban dari kebijakan.
Saat ini sidang pembuktian tengah berjalan, ada 3 saksi yg nyata-nyata mencabut keterangannya krn tidak sesuai fakta. Bahkan saksi ridwan sbg satu2nya saksi yg menyebutkan ada plotingan aliran uang sebanyak USD271.500 kepada Gus Yaqut juga mencabut keterangan (bhkan menurutnya telah dirubah sejak pemeriksaan kedua dalam penyidikan), namun tetap saja angka USD 271.500 itu muncul dalam dakwaan sbg mata rantai pasal korupsi yang mendera Gus Yaqut.
Persis sehari setelah putusan PraPeradilan, Gus Yaqut langsung ditahan, persis di akhir ramadhan, padahal saat itu kondisi Gus Yaqut sedang tidak baik. Lalu benar saja, saat dalam tahanan beliau dibantarkan untuk dilakukan operasi tindakan medis. Bahkan luka masih terbuka, ia kembali harus sudah kembali ke Tahanan.
Masyarakat dibuat marah dan benci dengan narasi yg sejatinya tidak benar.
"Ada 8400 jemaah gagal berangkat pdhl sdh antri puluhan tahun!!!", pdhl justru ada 20.000 jemaah yg berangkat dgn kuota tambahan. Dan pembagian tsb sesuai dgn MOU bersama Saudi. Narasi yg dibuat dgn kaca mata kuda tanpa melihat sisi keselamatan jemaah.
Haji tahun 2024 itu terbaik dgn pemberangkatan Kuota terbesar dlm sejarah, namun diseret kebawah tanpa peduli fakta yg ada!
Disaat tidak ada aliran kepada Gus Yaqut, dengan bermodalkan hanya menyita "pasport" KPK tetap mentersangkakan Gus Yaqut. Lalu muncul narasi Media disita 100 Miliar. Tanpa menyebutkan scr jelas dari siapa sitaan itu berasal. Disetiap pemberitaan siapapun yg disita fotonya tetap "Gus Yaqut"!!
Bahkan sejak awal disebut kerugian negara mencapai 1 Triliun.
Saat tidak ada serupiahpun aliran uang kepada Gus Yaqut, KPK sampaikan bahwa aliran uang kasus kuota haji sampai hingga pucuk pimpinan "ya kalau diKementerian pucuknya adalah Menteri"
Jutaan kali Gus Yaqut di framing sdh pasti bersalah krn keputusan membagi kuota tambahan yg berulang kali disampaikan oleh DPR sendiri bahwa itu adalah kebijakan Menteri berdasarkan UU Haji Pasal 9.
Ridwan Kurniawan adalah saksi yang BAP-nya digunakan KPK utk menjadikan GY tersangka. Di persidangan terungkap bahwa ia tidak pernah bertemu bahkan berkomunikasi langsung dengan Gus Yaqut atau Gus Alex. Ridwan bahkan menyangkal BAP-nya sendiri. https://t.co/OTnXZdiTTN
KH. Abdulloh Ubab Maimun, putra almaghfurlah KH. Maimun Zubair (Mbah Moen), menyampaikan dukungannya agar Muktamar NU ke-35 diselenggarakan di Pondok Pesantren Lirboyo.
Dukungan ini bukan sekadar soal lokasi, melainkan ikhtiar menjaga marwah, khidmah, dan kesinambungan tradisi keilmuan pesantren yang selama ini menjadi ruh Nahdlatul Ulama. Lirboyo merupakan salah satu benteng pendidikan Islam Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah yang telah melahirkan banyak ulama, kiai, dan pejuang umat.
Semoga Muktamar NU ke-35 menjadi momentum memperkuat persatuan jam'iyah, memperkokoh ukhuwah, serta menghadirkan keputusan-keputusan terbaik demi kemaslahatan umat, bangsa, dan agama.
Lirboyo siap menjadi tuan rumah, pesantren sebagai pusat peradaban, dan NU semakin kokoh dalam khidmahnya. #MuktamarNU35 #Lirboyo #NahdlatulUlama #KhidmahNU
Do'a dari Romo KH. Abdullah Kafabihi Mahrus, Lirboyo untuk Gus Yaqut, sabar, tabah, sebentar lg keadilan itu akan tegak, kebenaran akn direbut kembali. Ratusan, bahkan ribuan poro Kiai, Kader Ansor Banser, Bu Nyai, Gus, Ning, poro Santri mendoakan Panjenengan #GusYaqutAdalahKita
Tunggakan tukin guru Madrasah sejak 2015 yang sempat mandek bertahun-tahun akhirnya cair di era Gus Yaqut. Lewat koordinasi ketat, dana triliunan rupiah disalurkan bagi puluhan ribu pendidik. Bukti nyata negara hadir mengapresiasi para penjaga moral bangsa. Hak guru tuntas!
Sebenarnya buat para Pembenci NU tidak akan pernah mempan jika harus dijelaskan panjang lebar tentang sebuah kebenaran, bagi mereka hoax dan fitnah terhadap NU adalah kebanggaan
Namun bagi para Netizen yang budiman, mohon waspada dan jangan mudah percaya karena Framing Jahat dan Politik Kebencian terhadap PBNU dilakukan secara masif dan membabi buta #TurnBackHoax
K.H. Yahya Cholil Staquf, Ketua Nahdlatul Ulama sebagai organisasi Islam terbesar di dunia, dalam pertemuan dengan Yang Mulia Mohammad Boroujerdi, Duta Besar Republik Islam Iran di Indonesia, menyatakan dukungannya terhadap rakyat Iran dalam menghadapi serangan rezim Zionis Isr*el dan AS.
Gus Yahya juga mengecam serangan tersebut dan menegaskan bahwa apa yang terjadi saat ini bukan sekadar konflik militer, melainkan sebuah perang terhadap kemanusiaan dan nilai-nilainya.
#Indonesia #Solidaritas #Persatuan #Iran #KedubesIran