kisah sedih dari seorang remaja 17 tahun di NTT yang ditetapkan sebagai tersangka karena dia nekat bac*k pria yang ani*ya dan rampas hasil jualan ibunya dan dia tidak menyesal sama sekali ketika di tanya dengan polisi atas perbuatannya.
polisi "kalau memang kejadian itu benar yang dilakukan orang tersebut, kenapa tidak lapor polisi? dan kenapa main hakim sendiri?"
terus dia menjawab dengan tegas
"ada dua hal penting bagi anak laki-laki,pak.
pertama, JANGAN BERKELAHI
kedua, KALAU SOAL IBU, LUPAKAN NO SATU.
Dan saya tidak menyesali perbuatan saya sedikit pun, pak. Walaupun saya harus di hukum penjara bertahun-tahun, saya siap..asal ibu saya aman"
dan jawaban yang diberikan itu langsung membuat suasana ruangan hening.
itulah tugas anak laki-laki yang sesungguhnya yaitu melindungi ibu dan keluarganya.
(sc:rumpi_gosip)
Setelah MBG, Kopdes, wondering bakalan apa lagi...
TERNYATA,
Muncullah Kementrian Pertahanan.
Ngk Nanggung-nangung, minta APBN 667 TRILIUN RUPIAH,
APBN 2026 = 3800 TRILIUN,
ARTINYA INI HAMPIR 20% SENDIRI !!
DUIT SEJUMBO ITU EMG MAU BUAT APA??
PANTESAN KAWAL DEMO MAHASISWA 1000 ORANG, YANG DATANG 6000 PERSONEL
YA YG 6000 PERLU DIBAYARLAH, MAKANNYA, UANG ROKOK DLL !!!
HADEHHH
HUTANG NAIK, PAJAK RAKYAT YANG DIGENJOT !!!
USUL, TUNJANGAN KINERJA DPR AJA YG DIPOTONG?
KAN NGK ADA KERJA...
BTW INI LIST UU KONTROVERSIAL SELAMA PUAN PEGANG PALU DPR
Selama 2 periode menjabat sebagai Ketua DPR RI (2019–2024 dan 2024–sekarang),
Puan Maharani tercatat mengesahkan 225 UU lebih.
Tapi bukan angkanya yang bikin publik panas melainkan ISI-nya.
Ini daftar UU paling kontroversial yang lahir di bawah ketukannya:
1. REVISI UU KPK (2019)
KPK resmi "dikandangkan". Lembaga antirasuah yang dulu independen kini masuk rumpun eksekutif, pegawainya jadi ASN, dan penyadapan harus izin Dewan Pengawas dulu. Akibatnya? Demo besar-besaran meledak di seluruh Indonesia.
Tapi palu tetap diketuk.
2. UU CIPTA KERJA / OMNIBUS LAW (2020)
Ratusan UU diringkas jadi satu demi "kemudahan investasi". Kaum buruh menolak keras karena dianggap merugikan hak pekerja pesangon dipangkas, perlindungan kerja diperlemah. Mahkamah Konstitusi bahkan menyatakannya inkonstitusional bersyarat dan meminta perbaikan.
3. UU KUHP BARU (2022)
KUHP warisan kolonial Belanda akhirnya diganti tapi isinya bikin gelisah banyak pihak. Pasal penghinaan presiden, kriminalisasi kumpul kebo, aborsi yang diperketat, hingga hukuman koruptor yang lebih ringan dari sebelumnya. Tetap disahkan walau diwarnai penolakan.
4. UU IKN (2022)
RUU Ibu Kota Negara diketok hanya dalam 42 hari pembahasan rekor tercepat untuk proyek senilai ratusan triliun. Saat pengesahan, ada anggota dewan yang coba interupsi tapi palu sudah lebih dulu berbunyi. Minim kajian, minim partisipasi publik.
5. UU PPSK / OMNIBUS LAW KEUANGAN (2022)
Disebut reformasi besar sektor keuangan, tapi proses pembahasannya dianggap tertutup dan terburu-buru. Mengatur ulang OJK, Bank Indonesia, hingga LPS sekaligus dalam satu UU tebal tanpa sosialisasi memadai ke publik.
6. REVISI UU TNI (2025)
Prajurit aktif kini bisa menduduki jabatan sipil lebih luas tanpa harus pensiun. Gelombang protes dari mahasiswa dan masyarakat sipil mewarnai pengesahannya — tapi sidang paripurna tetap berjalan. Banyak pihak menyebutnya sebagai langkah mundur ke era Dwifungsi ABRI.
7. REVISI UU POLRI (9 JUNI 2026 — BARU SAJA DISAHKAN!)
Ini yang paling anyar dan masih panas. Polisi kini bisa bertugas di jabatan sipil luar institusi tanpa harus pensiun dulu bertentangan langsung dengan TAP MPR dan Putusan MK. Usia pensiun anggota Polri diperpanjang dari 58 ke 60 tahun, bahkan bisa 62 tahun dengan alasan keahlian khusus. Polisi juga diberi kewenangan memblokir ruang siber "demi keamanan dalam negeri" tanpa kewajiban izin seperti KPK. Koalisi Masyarakat Sipil menyebutnya disusun secara ugal-ugalan, tanpa partisipasi publik bermakna, dan sarat kepentingan kekuasaan.
Dari KPK dilemahkan, buruh ditekan, KUHP diubah, TNI masuk sipil, sampai Polri diperluas kewenangannya polanya sama:
cepat,
minim debat publik,
dan palu selalu menang.
Sementara itu, rakyat diminta siap-siap menanggung target pajak APBN 2026 sebesar Rp 2.357,7 triliun.
Pertanyaannya:
untuk siapa semua UU ini bekerja???
Yang pasti rakyat selalu kena getahnya
Gue mau cerita tentang seorang jaksa yang punya kekuasaan penuh buat jadi kaya, tapi malah buka wartel di samping rumahnya buat nambal penghasilan.
Namanya Baharuddin Lopa.
Dan dia bukan sekadar "pejabat baik" , dia adalah bukti nyata bahwa integritas itu bukan soal nasib, tapi soal pilihan.
CNN harus diakui adalah salah satu jaringan berita paling gede dan paling berpengaruh di dunia, mana udah ngudara 46 tahun. Tapi di balik citra netral dan profesional yang mereka jual, ada satu pola yang keulang terus dari dulu sampai sekarang: narasi mereka cenderung mihak ke yang "berkuasa", bukan ke rakyat. Dan ini bukan tuduhan kosong. Ada kasusnya, ada datanya.
Contoh paling baru, pas perang Gaza meledak sejak Oktober 2023. Bulan November 2023, CNN nyiarin kabar bahwa di RS anak di Gaza ada "daftar jaga sandera" tawanan Israel. Padahal itu klaim mentah dari juru bicara tentara Israel, dan CNN nelennya bulat-bulat tanpa ngecek dulu. Jurnalis Palestina di tim mereka sendiri juga udah ngingetin dari awal: itu bukan daftar jaga sandera, itu cuma kalender biasa yang isinya nama-nama hari dalam seminggu. CNN ga peduli, tetep ditayangin.
Berita itu belakangan dihapus dari situs CNN, tapi beritanya udah terlanjur ditonton jutaan orang. Beberapa waktu kemudian 10 jurnalis CNN dan BBC akhirnya buka-bukaan ke publik soal apa yang terjadi di dalam ruang redaksi: narasumber yang diundang ke layar buat ngomongin perang ini didominasi suara Israel, berita soal korban di Gaza sering diperhalus, dan editor senior ikut campur biar liputannya nggak terlalu menyudutkan Israel. Saking nggak tahannya, satu jurnalis CNN milih resign sambil nulis surat terbuka.
Seperti yang gw singgung diawal, jangan kira ini kelakuan baru.
Mundur ke tahun 2003, pas Amerika mau nyerang Irak. Pemerintahan Presiden George W. Bush bilang Irak nyimpen senjata pemusnah massal, dan klaim itu dipake jadi alasan utama buat ngegas perang. Masalahnya, senjata itu nggak pernah ada. Tapi alih-alih ngeragukan dan ngejewer klaim pemerintahnya sendiri, CNN bareng media-media raksasa Amerika lainnya malah ikut ngegaungin narasi itu rame-rame.
Perangnya pun beneran kejadian, dan ratusan ribu warga Irak tewas demi senjata yang ternyata cuma isapan jempol. Yang bikin makin telak: bertahun-tahun kemudian, bintang reporter CNN sendiri, Christiane Amanpour, ngaku kalau waktu itu CNN "diintimidasi" sama pemerintahan Bush, dan para jurnalis nggak cukup banyak nanya soal senjata pemusnah massal. Dia bahkan nyebut peristiwa itu kelihatan kayak "disinformasi di level paling tinggi."
Tahun 2013 polanya makin kelihatan, dan kali ini bukan soal perang atau geopolitik, tapi soal kemanusiaan paling dasar. Waktu itu dua remaja pemain football di kota Steubenville, Amerika, divonis bersalah memperkosa seorang gadis berusia 16 tahun yang lagi nggak sadarkan diri. Harusnya udah jelas siapa korban siapa pelaku. Tapi pas bawa berita vonisnya, reporter CNN malah kelihatan lebih kasihan ke pelakunya.
Mereka nyebut dua terdakwa itu sebagai "anak muda dengan masa depan cerah, bintang football, murid berprestasi," dan bilang betapa beratnya nontonin hidup dua anak itu "hancur" gara-gara vonis.
Korbannya? Cuma disinggung sekilas. Bahkan CNN, bareng beberapa media lain, ikut nyiarin nama si korban di televisi, sesuatu yang dianggap pelanggaran etik jurnalistik yang serius. Publik ngamuk, tapi CNN nggak pernah minta maaf resmi soal ini.
Kalau lo pikir semua ini cuma kebetulan, ada angkanya. Survei Pew Research tahun 2019 nemu fakta menarik: dari orang-orang Amerika yang ngejadiin CNN sebagai sumber utama berita politik mereka, 79% adalah pendukung Partai Demokrat, dan cuma 17% yang Republikan. Artinya penonton CNN condong banget ke satu sisi politik, bahkan lebih timpang dibanding penonton ABC, CBS, atau NBC. Buat sebuah media yang selama ini ngiklanin diri sebagai jaringan berita "netral" dan "objektif", ini jelas ironis. Netralitas itu bukan jati diri mereka. Itu cuma slogan yang dipajang di kemasan.
Dan sekarang, di tahun 2026, ceritanya makin pelik. CNN lagi dalam proses dibeli sama Paramount dengan nilai sekitar 110 miliar dolar, dan bos baru dari pihak pembeli dikabarin udah sowan ke Donald Trump di Gedung Putih sambil menjanjikan bakal ada "perubahan besar" di tubuh CNN, media yang selama ini justru paling sering diserang dan dibenci Trump.
Artinya arah keberpihakan CNN bisa aja muter 180 derajat, dari yang tadinya condong ke satu kubu jadi condong ke kubu sebrangnya, tergantung siapa yang lagi pegang kendali dan duit. Dan justru di situ intinya. Yang nggak pernah berubah dari CNN cuma satu hal: yang selalu jadi pertimbangan utama itu kekuasaan dan kepentingan direksi, bukan kepentingan publik yang nonton.
Jadi pas kemarin CNN Indonesia nulis judul demo dengan framing "pekerja kantoran terkena imbas", itu sebenarnya bukan kelakuan nyeleneh dari redaksi lokal doang. Itu cuma cabang paling baru dari sebuah pohon yang akarnya udah lama banget. Sebuah institusi media raksasa yang, sepanjang sejarahnya, kelihatan jauh lebih jago dan lebih niat dalam menjaga tatanan kekuasaan yang ada, ketimbang merekam dan menyuarakan orang-orang yang berani melawan tatanan itu.
🚨 Bank Dunia membunyikan alarm!
Jumlah pekerja kelas menengah Indonesia turun dari 14,5% (2018) menjadi hanya 7% (2025).
Artinya, dalam 7 tahun terakhir, kelas menengah Indonesia menyusut hampir separuh.
Yang lebih mengkhawatirkan:
📉 Upah riil stagnan bahkan turun
📉 Daya beli tergerus inflasi
📉 Lapangan kerja baru banyak di sektor produktivitas rendah
📉 Setengah pengangguran mencapai 32,7%
Padahal kelas menengah adalah mesin utama ekonomi:
🏠 Beli rumah
🚗 Beli kendaraan
🛒 Belanja ritel
📈 Investasi saham
Jika kelas menengah melemah, konsumsi ikut melambat. Jika konsumsi melambat, pertumbuhan ekonomi akan semakin sulit berakselerasi.
Ini menjelaskan kenapa banyak orang merasa:
"Gaji naik, tapi hidup tidak terasa lebih sejahtera."
Pertumbuhan ekonomi bukan hanya soal angka PDB 5%.
Yang lebih penting:
👉 Apakah pendapatan riil naik?
👉 Apakah kualitas pekerjaan membaik?
👉 Apakah daya beli masyarakat menguat?
Karena ekonomi yang tumbuh tanpa memperkuat kelas menengah hanya akan menghasilkan angka yang terlihat bagus di atas kertas.
Ahahahah..
MBG bukan bus sekolah 🥱
Mau diibaratkan apapun... MBG itu tetap sj proyek dg potensi korupsi terbesar sepanjang sejarah.
Korupsinya harian bossss!!!
Suka jawaban yg tenang gini
Tapi menghujam jantung..
Tidak smua butuh bus sekolah
Tapi smua butuh sarana prasarana pendidikan yg lbh baik
Klo sopir bus ugal2an, ga bisa diganti saat busnya sedang jalan
Hentikan dulu busnya, ganti sopirnya
Monmaap
Ternyata usia tidak menjamin kecerdasan & kejernihan berpikir
Ketika otak sdh tertutup napsu menjilat 🥱
BNN berdiri 24 tahun.
Anggaran Rp 2,45 triliun.
Tugasnya satu: berantas narkoba.
Hasilnya: pengguna narkoba Indonesia naik dari 3,3 juta jiwa (2023) ke 4,15 juta jiwa (2025).
Naik hampir sejuta orang , bukan turun.
September 2024, Bareskrim tangkap oknum petugas BNN sendiri.
Terlibat TPPU jaringan bandar Hendra Sabarudin , perputaran uang Rp 2,1 triliun, tujuh ton sabu masuk dari Malaysia.
Kepala BNN-nya bilang "kami tidak malu."
Yang harusnya ditanya bukan soal malu , tapi kenapa bisa terjadi.
Tahun 2025, anggaran BNN dipotong 40,7% , hampir Rp 1 triliun lenyap dari operasional pemberantasan narkoba.
Di saat yang sama, Danantara dapat suntikan Rp 325 triliun dari efisiensi APBN yang sama.
Kalau lembaga pemberantas narkoba anggarannya dipotong hampir separuh, penggunanya naik jutaan, dan orang dalamnya sendiri ada yang larikan uang bandar, itu negara sedang perang melawan narkoba, atau sedang apa?
Lembaga yang tugasnya ngasih informasi jernih ke rakyat ini udah ganti kepala 3 kali dalam 18 bulan:
pertama Hasan Nasbi : merespons teror kepala babi ke redaksi Tempo dengan "dimasak aja", dicopot, lalu malah jadi Komisaris Pertamina.
Kedua Angga Raka Prabowo,rangkap 3 jabatan sekaligus (Wamenkomdigi + Kepala BKP + Komisaris Utama Telkom), melanggar Putusan MK No. 128/PUU-XXIII/2025.
Ketiga Qodari , saat masih pejabat KSP langsung dapat kursi Komisaris Pertamina Hulu Energi, dan per LHKPN 2024 punya 176 bidang tanah dan bangunan senilai Rp182,7 miliar, seluruhnya diklaim hasil sendiri.
Tiga kepala, satu pola: dapat kursi negara, dapat kursi BUMN.
Hasan Nasbi bilang informasi dari lembaga ini harus seperti air yang "jernih dan bisa diminum", kira-kira udah berapa lama rakyat minum dari sumber yang begini?
MA udah dua kali kehilangan Sekretaris MA karena korupsi (Nurhadi 2019, Hasbi Hasan 2023).
Dua hakim agung jadi terdakwa korupsi di tahun yang sama.
Februari 2026, Ketua dan Wakil Ketua PN Depok OTT KPK suap Rp850 juta.
Setiap kali kejadian, MA bilang "zero tolerance."
Setiap kali.
Dan sekarang, lewat KUHAP baru (UU No. 20/2025), mau tangkap hakim korupsi?
Harus minta izin dulu ke Ketua MA.
Institusi yang sudah serial bocor dari dalam kini megang kunci gerbangnya sendiri.
Reformasi atau proteksi?
Minggu ini pemerintah Indonesia punya dua kabar bersamaan.
Kabar 1: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin minta anggaran pertahanan 2027 sebesar Rp667 triliun.
Ditolak.
Dikasih Rp139 triliun.
Lalu minta tambahan Rp195 triliun lagi ke DPR , biar total jadi Rp334 triliun.
Kabar 2: Di saat yang sama, mahasiswa turun ke jalan karena harga BBM nonsubsidi naik 32%, harga bahan pokok melonjak, dan anggaran dipangkas atas nama "efisiensi."
Sekarang hitung bareng gue:
Rp667 triliun yang diminta Menhan = 2,5 kali anggaran MBG yang katanya program prioritas untuk anak-anak kurang gizi.
Rp334 triliun yang diminta total = hampir dua kali lipat seluruh anggaran Kemenkes + Kemensos.
Dan ini bukan sekadar soal angka.
Ini soal logika prioritas negara.
Rakyat diminta ikat pinggang.
BBM naik.
Subsidi dipangkas.
Anggaran pertahanan justru diminta naik lebih dari dua kali lipat dari pagu yang ada, sementara 500 personel TNI ditugaskan mengawal aksi mahasiswa yang memprotes daya beli.
Pertanyaannya sederhana: negara ini dibangun untuk melindungi siapa?
Udah ga jabat pun efek kerusakannya masih besar
Masih ada APBN untuk IKN
Masih ada utang dari Whoosh
Dan yang paling sialan, ngasih kita Prabowo-Gibran jadi pemimpin negara ini