emang presiden ini merusak reputasi muslim indonesia sebagai salah satu dari segelintir masyarakat dan negara muslim di dunia yang pernah demokratis. https://t.co/x4Pu5nhkkx
Tetap hormat dan tanpa mengurangi rasa hormat atas hal ini, dari dulu rasanya kok dalam merespons sesuatu "honor" itu selalu "sporadis" yak? Akar ketimpangan dalam proses pendidikan dan hal yang terkait dengannya gak diberesi
🚨MENYAYAT HATI: seorang anak mengucapkan selamat tinggal kepada ayahnya, Anwar Abu Hasira, sambil berteriak “BABA… BABA” setelah ayahnya gugur dalam serangan rudal di Gaza (8 Mei)
ASN = Aparatur Sipil NEGARA. Mengabdi ke negara buat mengurusi warganya. Mrk bukan abdi pemerintah, apalagi presiden. Bongkar pikiran negara=pemerintah. Bongkar feodalisme. Presiden bukan raja. Ini republik.
Dungu banget yg nyerang2 @feriamsari krn dia ASN.
Apapun isi dari dokumen kesepakatan Pentagon-Kemhan, TIMING dan KONTEKS dari peningkatan kerjasama militer RI-AS ini TIDAK BAIK bagi 🇮🇩 Did we really think this through ?
https://t.co/o6kRMRiu9z
@kompascom Jurnalisme Kompas menulis "Motif Terungkap" seolah medianya sendiri yang mengungkap. Ternyata bacotan oditur.
Dan "dendam pribadi" disebut hasil pengungkapan. Padahal inilah justru yang harus diungkap dan diinvestigasi.
Narsum busuk, jurnalisme busuk.
Israel killed 3 Indonesian UN peacekeepers in South Lebanon.
They were wearing blue helmets.
They were in UN uniforms.
They were peacekeepers.
Israel bombed them anyway.
Not a peep in Western media.
Not a word from the international community.
Kick Israel out of the UN.
Iran mengancam "Kami akan mengubah Israel menjadi negara yang menjijikkan”
Lalu, rudal Iran menghancurkan sistem pembuangan limbah mereka, mengubah kawasan itu menjadi ‘tempat menjijikkan’
Sebelumnya, Israel membuang limbah kotoran mrk ke laut Gaza.
Di China yang kemampuan fiskalnya jauh lebih baik dari Indonesia saja program makan di sekolahnya tidak untuk semua anak. Namun, fokus pada wilayah miskin program mereka disebut Nutrition Improvement Program for Rural Compulsory Education Students (NIPRCES) yang diluncurkan tahun 2011 oleh pemerintah pusat China sasarannya siswa sekolah dasar dan menengah pertama (wajib belajar) di daerah pedesaan dan tertinggal. Bentuk bantuan berupa makan siang gratis atau bersubsidi. Alternatifnya susu, telur, atau paket makanan bergizi. Program ini lahir karena masalah gizi di pedesaan, termasuk stunting dan anemia pada anak-anak.
Sementara di kota besar seperti Beijing atau Shanghai, sekolah biasanya menyediakan kantin, di mana orang tua membayar biaya makan (harian atau bulanan). Pemerintah mengatur standar gizi dan keamanan pangan, tetapi tidak semua siswa mendapat makan gratis. Subsidi hanya untuk keluarga miskin tertentu. Mengapa Indonesia yg miskin MBG-nya utk semua anak, yg bahkan anak2 kelas menengah atas yang akhirnya nggak mau makan paket MBG? Kalau mau info lebih lanjut bisa baca juga tulisan kolom saya di https://t.co/17fpVABkjA
Di China yang kemampuan fiskalnya jauh lebih baik dari Indonesia saja program makan di sekolahnya tidak untuk semua anak. Namun, fokus pada wilayah miskin program mereka disebut Nutrition Improvement Program for Rural Compulsory Education Students (NIPRCES) yang diluncurkan tahun 2011 oleh pemerintah pusat China sasarannya siswa sekolah dasar dan menengah pertama (wajib belajar) di daerah pedesaan dan tertinggal. Bentuk bantuan berupa makan siang gratis atau bersubsidi. Alternatifnya susu, telur, atau paket makanan bergizi. Program ini lahir karena masalah gizi di pedesaan, termasuk stunting dan anemia pada anak-anak.
Sementara di kota besar seperti Beijing atau Shanghai, sekolah biasanya menyediakan kantin, di mana orang tua membayar biaya makan (harian atau bulanan). Pemerintah mengatur standar gizi dan keamanan pangan, tetapi tidak semua siswa mendapat makan gratis. Subsidi hanya untuk keluarga miskin tertentu. Mengapa Indonesia yg miskin MBG-nya utk semua anak, yg bahkan anak2 kelas menengah atas yang akhirnya nggak mau makan paket MBG? Kalau mau info lebih lanjut bisa baca juga tulisan kolom saya di https://t.co/17fpVABkjA
Saya mengerti bahasa Persia, spoken & written. Ini terjemahannya SALAH, captionnya juga FITNAH.
Mengingat @saudinesia ini akun Wahaboy, kesalahannya pasti disengaja.
Ada akun yang sudah menulis penjelasannya, silakan simak. Link di komen.