Cobalah simak talkshow-talkshow politik di media saat ini. Ada yang aneh nggak? Ya, para mahasiswa, perwakilan masyarakat, justru berdebat melawan anggota legislatif yang notabene merupakan wakil rakyat. Jadi, para mahasiswa dan perwakilan rakyat itu berdebat di ruang publik melawan wakilnya sendiri.
Benar kata Fatimah Az Zahra, wakil ketua BEM UI. Parlemen seperti kosong, meski Senayan penuh. Alih-alih mewakili rakyat, legislatif yang semestinya mengontrol pemerintah, banyak yang justru menjadi jubir dan perpanjangan para eksekutif.
Ya nggak semua mungkin, ya. Masih ada aleg-aleg yang pro rakyat (semoga). Kalau ada aleg yang membaca status ini, coba tanya jujur di benak Anda: Anda mewakili siapa saat ini?
fathimah ini dididik dgn pola parenting yg gimana ya? anak FK, identik dgn dunia eksakta, tpi pemikiran sosial-politisnya se mateng ini.
dia berargumen jg ga kebawa emosi lawan bicara. tetep tenang, tpi lugas; intonasi + redaksi argumennya tertata bgt.
Stop wak......✋️✋️✋️
Yang di pulau Jawa wajib tahu, kenapa di Jawa mati lampu, alasan sebenarnya bukan karna pemeliharaan tapi karna skandal. Silahkan di baca
Ini sudah keterlaluan si pln kalo bener
UI BERDUKA, RAKYAT TERLUKA: KECAM TINDAKAN REPRESIF APARAT DI LENTENG AGUNG ⚠️
Rabu, 10 Juni 2026 menjadi hari kelam bagi kemanusiaan dan ruang hidup warga Lenteng Agung. Aliansi Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dari berbagai organisasi mengecam keras tindakan represif yang dilakukan oleh aparat TNI di tengah proses penggusuran paksa sejumlah rumah warga.
Niat baik warga dan mahasiswa untuk mempertahankan hak atas tempat tinggal justru dibalas dengan kekerasan. Akibat bentrokan dan eksekusi paksa ini, seorang mahasiswa UI dan beberapa warga setempat dilaporkan mengalami luka-luka.
"Tugas aparat adalah melindungi rakyat, bukan menjadi algojo bagi ruang hidup mereka."
Mahasiswa UI menegaskan bahwa kekerasan dalam bentuk apa pun terhadap warga sipil yang memperjuangkan haknya tidak dapat ditoleransi! Kami menuntut penghentian represivitas, pengusutan tuntas atas korban yang terluka, dan keadilan bagi warga Lenteng Agung.
Mari rapatkan barisan. Kawal terus kasus ini! Panjang umur perjuangan!