Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyatakan Pemprov DKI Jakarta akan segera memutuskan penyesuaian tarif layanan bus TransJakarta lintas TransJabodetabek.
Ia menegaskan penyesuaian tarif diperlukan karena beban subsidi yang ditanggung Pemprov DKI Jakarta dinilai terlalu besar.
Keputusan berlaku untuk semua rute bus yang melayani Bogor, Depok, Tangerang, & Bekasi.
(https://t.co/hbNW1xrJv0)
gua mikir agak ngeri ya jadi ulama di indonesia, bayangin kekufuran dari pemerintah segitu banyaknya, terus pas di hisab ditanya "kenapa kamu gak melawan kekufuran?" bhap...
@dhanyfir Orang dengan kemampuan analisis tinggi emang biasanya lebih cepet nangkep inkonsistensi, manipulasi, alasan muter2, logika yang lemah. Makanya mereka cenderung lebih direct + gampang frustrasi sama hal yang dianggap ga masuk akal.
Tapi orang cerdas โ bicara tajam.
Jawabannya satu: karena pertalite belum naik.
Pemerintah sekarang lagi berusaha keras menahan agar pertalite tidak naik. Tapi mereka gak bisa selamanya melakukan itu. Di titik tertentu amunisi akan habis, pertalite akan naik ke 16.000, di saat itulah baru amukan besar terjadi.
muslim di Indonesia (dan dimana pun) selain belajar memanusiakan manusia, jg harus belajar menuhankan Tuhan. Maksudnya, sadarilah batas manusiawi diri di hadapan Tuhan sbg pencipta
jgn belagak spt Tuhan dgn mengatakan bhw laki2 bisa seenaknya mengaku sbg perempuan & sebaliknya
BTW elu tau nggak asal-usul kata idiot? ๐
Idiot nya beda yah wkwk
โDi zaman Yunani Kuno yang katanya tempat lahir sistem terbaik di dunia yaitu "demokrasi". Ternyata mereka punya istilah "Idiotes"
https://t.co/M715y15cGL
Siapa mereka? Idiotes awalnya sama sekali nggak ada hubungannya sama tingkat kecerdasan otak atau IQ anjlok.
โOrang Yunani Kuno pakai kata Idiotes untuk menyebut orang-orang yang egois dan apatis apalagi sampe menolak berpartisipasi dalam urusan publik atau politik negara.
Mereka cuma peduli sama bisnis pribadi, perut sendiri, dan kehidupan privatnya.
Di mata peradaban saat itu, kalo elu enggak peduli sama kebijakan yang ngatur hidup orang banyak maka elu disebut orang Idiotes. ๐ฑ
Semua krisis ini dimulai dari era 2014-2024, ketika:
- Oposisi yang luar biasa lemah di DPR, hanya 2 partai di 2014, dan 1 partai di 2019
- KPK dilemahkan lewat revisi UU KPK
- Omnibus Law disahkan padahal problematik
- Kriminalisasi tokoh-tokoh lewat UU ITE dkknya
- Proyek mercusuar kayak Kereta Cepat Bandung + IKN digalakkan, padahal beban fiskalnya luar biasa besar.
- Aparatur bersenjata pelan-pelan masuk ke sipil, awalnya cokelat, sekarang hijau.
- Putusan MK yang menggolkan Gibran jadi Wapres
- Dan gagalnya ekonomi bangkit pasca dihantam Covid-19.
Hayo.. siapa yang merintah Indo pas tahun segitu?
Dan jangan lupakan juga..
Yang bawa doi jadi Presiden salah satunya kan Pria Solo.
Apa yang terjadi saat ini adalah pemburukan situasi politik yang sudah runyam dari 10 tahun lalu.
Bedanya, yang dulu masih bisa ditutupi
Yang sekarang sudah terang-terangan.
Source Gambar: Detik (dot) com
Percaya atau tidak, hal ini sudah tidak ada di era Mulyono periode kedua.
Dan ini linear dengan turunnya kemampuan membaca kita.
Jadi pahlawan literasi sebenarnya ya mereka ini.
Karna orang bisa taat di perkara A, tapi lalai di perkara B. Bisa taat di perkara B, tapi lalai di perkara C.
Memang pada akhirnya semua orang akan punya dosa masing-masing.
Tapi kalo aturannya bilang salah, ya tetep salah. Kita aja yg mgkn masih suka nyari pembenaran.