Lalu tidak hanya itu, pinjaman dari org lain pun datang menagih, lalu anaknya yg masih duduk di bangku SMP itu disuruh untuk menjawab ,"mamak tidak dirumah". Kemudian wanita itu, sebut saja Ny.M mendatangi mamak dan berkata "jangan ajarin anakmu berbohong". Lalu suasana hening
Ternyata cukup lama beliau pergi,tiba-tiba hilang komunikasi.
selang waktu berlalu,Aku menjalani hari dengan menerima surat cinta dari bank.Aku membaca surat itu,yah itu sungguh menyakitkan.aku hnya mengatakan "pak, itu ada surat dari Bank" & beliau berkata "biarlah situ Boru".
Aku anak kedua dari 3 bersaudara, aku anak perempuan satusatu nya.
Saat itu, jika ku ingat, aku masih duduk dibangku SMP, Tepatnya saat aku kelas 2 SMP.
Ibuku izin berpamitan untuk bekerja diluar kota.
Kupikir kepergian ibuku, hanya sebentar saja.
Bisa jadi pilihan pergi dan memilih untuk tidak lagi terlibat dalam bentuk apa pun yang kamu lalui itu bukan hal yang mudah bagi seseorang. Tapi ia tahu, itu adalah sebaik-baiknya pilihan yang tersisa.