“Saya menghabiskan belasan tahun meneliti tentang perlindungan sosial di banyak negara. Saya menyelesaikan S2 dan S3 saya di inggris. Tidak ada satu pun negara di dunia yg program makan bergizi gratisnya dilakukan oleh aparat keamanan. Dari semua program perlindungan sosial di seluruh dunia, MBG adalah program terbesar dari segi anggaran, inefisiensi dan potensi korupsinya, di seluruh dunia.”
Video ini adalah paparan paling clear soal kekacauan tata kelola embege. Kalo ada yg nanya “emang apa salahnya sih embege?”, cukup suruh nonton video ini.
Menurut saya Pak Rocky gak bodoh.
Tapi iseng banget dan mungkin jahat.
Bodoh jelas tidak. Dia sih sadar banget dia ga bodoh. Dia kapitalisasi branding kepalanya buat jualan anak anak asuh yg sekarang jejeran di kabinet.
Masalahnya di sini dia ngobrol sm mbak @unilubis yg memang berperan mencatat, journalist of record. Bukan untuk berdebat menggugat omong kosongnya.
Dia mungkin buat lucu lucuan, dan mungkin kayak kita ladeni buat lucu lucuan.
Enteng bener seorang Presiden ngomong 'Ndasmu' dilanjut 'Emang gue pikirin' di sebuah forum resmi dan mendapat tepuk tangan dari yg mendengar.
Pemimpin tanpa etika yg dipilih oleh orang orang yg tak punya etika dan nalar.
@triwul82 I mean, yg mengejutkan bukan adanya kepentingan di balik MBG.
Yang mengejutkan itu mereka masih berharap rakyat percaya ini murni program kemanusiaan. Program yang peduli anak kecil dan ibu hamil.
Ahahahah..
MBG bukan bus sekolah 🥱
Mau diibaratkan apapun... MBG itu tetap sj proyek dg potensi korupsi terbesar sepanjang sejarah.
Korupsinya harian bossss!!!
Suka jawaban yg tenang gini
Tapi menghujam jantung..
Tidak smua butuh bus sekolah
Tapi smua butuh sarana prasarana pendidikan yg lbh baik
Klo sopir bus ugal2an, ga bisa diganti saat busnya sedang jalan
Hentikan dulu busnya, ganti sopirnya
Monmaap
Ternyata usia tidak menjamin kecerdasan & kejernihan berpikir
Ketika otak sdh tertutup napsu menjilat 🥱
Kalian yg minta kalo kritik itu harus baik, beretika dan memberikan solusi. Apa yang disampaikan Pak Dino itu sudah sangat baik, halus, sopan, beretika, dan terstruktur serta memberikan saran dan solusi sesuai yg kalian mau. Sekarang masih tetep dianggap ga beretika. Intinya memang kalian itu enggan menerima kritik.
Saya udh ga tau harus komen apa lagi sama pejabat2 di negara ini. Dikritik keras salah, dikritik baik salah. Maunya semua orang dukung.
Karena Wowo berhasil membuat dia menampilkan versi asli dirinya sendiri. Otoritas, jabatan, dan panggung nasional yang dia dapat bikin dia kini jadi konfiden, pede, dan berani untuk berkata: Hello, its me! (Bayangin dia mengucapkan itu seperti saat dia bilang “Pokoknya ada.”)
"Cak Nun, Legenda Hidup....."
Mencari sosok seperti Cak Nun, bukan perkara mudah. Ia dilahirkan untuk zamannya. Zaman kalabendu. Zaman yang di dalamnya tumbuh subur kekacauan, fitnah, penderitaan, dan merajalelanya angkara murka.
Gue males banget sebenarnya komentar kebodohan dan kebijakan negara ini. Tapi melihat ucapan orang nomer 1 kita menyedihkan sekali. Level kepala negara kok ya begini.
2029 masih lama. 😭
Pada 1975-1979 ada diktator di Kamboja yang anti orang pintar, namanya Pol Pot.
Orang yang dianggap pintar dieksekusi. Termasuk dosen, guru, dokter, insinyur, pengacara, seniman, orang yang bisa bahasa asing, bahkan orang yang pakai kacamata (dianggap banyak baca).
Orang pintar tidak disukai diktator karena orang pintar cenderung mempertanyakan kebijakan, sementara diktator membutuhkan kepatuhan mutlak.
Orang pintar juga memiliki alat analisis untuk membongkar kebohongan atau kegagalan pemerintah.
Orang pintar juga mampu menciptakan narasi tandingan yang dapat menggerakkan kesadaran masyarakat.
Diktator kerap menyerang orang pintar (yang jumlahnya sedikit) sebagai alat populis untuk merangkul kelas pekerja (yang jumlahnya banyak) dengan mengatakan bahwa kaum elit terpelajar adalah penyebab penderitaan mereka.
Secara umum, rezim mana pun yang dipimpin orang yang memiliki sifat diktator biasanya akan menunjukkan bibit-bibit anti intelektualisme.