*Teori Konspirasi di Balik Penangkapan Nicolás Maduro: Mengapa Seorang Presiden Negara Berdaulat Bisa Ditangkap Begitu Mudah?*
Pada dini hari 3 Januari 2026, dunia dikejutkan oleh operasi militer Amerika Serikat yang berhasil menangkap Nicolás Maduro, presiden Venezuela, beserta istrinya, Cilia Flores, langsung dari kediaman mereka di Caracas. Operasi ini, yang digambarkan sebagai “kilat dan tanpa perlawanan signifikan,” memicu gelombang spekulasi dan teori konspirasi. Bagaimana mungkin seorang pemimpin negara berdaulat, yang didukung militer dan sekutu seperti Rusia serta Cina, bisa ditangkap seolah-olah tanpa hambatan?
https://t.co/sKY8nMK1bu
#USA #Venezuela #DonaldTrump #madurocaptured #conspiracytheories
Pembahasan revisi RUU P2SK sedang dilaksanakan di DPR dan pemerintah, ada masukan dan aspirasi dari para trader kripto Indonesia yang mencapai 20jt tentang ini? Pendapatnya gimana tentang Revisi RUU P2SK ini ? 🤔
BRIN Wanti-wanti Cadangan Air Siap Pakai di IKN Cuma 0,5 Persen, Masih Yakin Pindah Ibu Kota?
https://t.co/ZhGBp0OhJt
...Kenapa baru muncul saat ini? Apakah pada saat perencanaan awal, hal ini tidak jadi concern?
#Tulalit
Sodara FI Memfitnah 4 Penggiat X-Twitter salah satunya #Heraloebs sebagai dalang Kerusuhan ,sementara dia sendiri tidak memiliki akun Real X-Twitter.
FAKTA
AKUN-AKUN YANG DIDUGA MENJADI DALANG KERUSUHAN, TIDAK PERNAH BERINTERAKSI DENGAN PEMILIK 4 AKUN X YANG DIFITNAH FI
JUSTRU AKUN-AKUN YANG DIBEBERKAN POLISI DIDUGA SALING BERINTERAKSI DENGAN SODARA F1 DI MEDIA SOSIAL
Menteri PU: anggaran biaya perbaikan fasilitas Umum yang rusak akibat demo mencapai Hampir Rp900M, perbaikan bisa sampai setengah Tahun.
Dirusak oleh sekelompok orang, diperbaiki oleh pajak dari seluruh rakyat
Ajakan demo palsu belakangan ramai beredar di media sosial hingga grup percakapan WhatsApp. Poster yang digunakan terlihat asal-asalan, tanpa kejelasan siapa penanggung jawabnya, tapi tetap mengatasnamakan kelompok mahasiswa maupun organisasi masyarakat sipil. Dari penelusuran kumparan, salah satunya adalah pesan berantai yang mencatut nama BEM Universitas Pakuan (Unpak) untuk demo besar di Bogor. Namun, BEM Unpak menegaskan informasi itu bukan berasal dari mereka.
Fenomena ini juga marak di platform X. Beberapa poster ajakan demo palsu beredar tanpa kredibilitas, bahkan ada yang mencantumkan istilah ACAB, ungkapan peyoratif yang ditujukan kepada polisi. Hal ini memunculkan kekhawatiran akan adanya pihak yang mencoba memanfaatkan isu demonstrasi untuk kepentingan tertentu dengan cara menebar hoaks.
Ketua Presidium Masyarakat Antifitnah Indonesia (MAFINDO), Septiaji Eko Nugroho, menegaskan ajakan demo palsu semacam ini sangat berbahaya. Menurutnya, hoaks tak hanya memicu keresahan publik, tetapi juga berpotensi menciptakan kerusuhan di lapangan. Ia menggambarkan, kondisi ini ibarat api kecil yang kemudian disiram bensin berupa hoaks, sehingga membuat kobarannya semakin meluas dan sulit dikendalikan.
📸: Dok. kumparan/Farusma, kumparan, kumparan/Aditia Noviansyah, kumparan/Amar Marpaung, kumparan/Linda, kumparan/Fadhil Pramudya.
Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik https://t.co/LTFgN0m78w di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu.
#focus #ajakanpalsu #news #svl #hoaks #demopalsu #polisi #polri #mafindo #cekfakta #info #beritaterkini #berita #infoterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan
@alvinlie21@EveReadyItem Gubernur nya juga bang, kemana semua? Seharusnya Gubernur sebagai pimpinan daerah kan bisa berperan, berdialog dengan rakyat, kita kan juga pilih gubernur sebagai pimpinan daerah.