@GeiszChalifah maaf bung.
seberapa bencinya kita dengan seseorang atau apapun itu pokoknya jangan gunakan media gelora sebagai referensi. cukup jadi tambahan informasi untuk kita saja. tapi jangan jadikan reverensi di media sosial.
@zainalamochtar Dia bukan minta maaf.
Cuma mau nunjukin bahwa klean yang pintar itu sedikit. Gak bisa ubah bangsa kalai gak ada dorongan kuat.
Yang banyak itu oranb awam yanb taunya “eh presiden datang”
@AjiTeguh04 Mas
Semoga didengarkan Aja sih
Sebagai simpatisan PKS (tahun Ni gak milih sih) kayaknya twit seperti ini bikin orang makin illfeel. Cukup tenangkan saja dan doakan masing masing biar jalan yang benar. Cukup tontonan demokrat Aja dlu yanb saling swrang
@SetyoWind Dah jangan saling sanggah.
Cukup doakan jalan masing masing
Semoga tetap berjuang demi kebenaran. Bukan dijadikan alat politik demi kekuasaan semata.
@aindraku Sudah
Jangan peruncing lagi
Cukup jalani Aja sama pasangan yang baru. Buktikan kalau pks masih bela rakyat. Jangan jadi Fahri hamzah yang bela mati matian jokowi. Nanti juga dengan sendirinya bakal berbalik. Kalau mode bertahan kaya gini yg ada makin ilfeel
@stafsusthe2 Setuju niy
Jangan fokus pada pembelaan ketika ada gesekan sama anis Aja.
Cukup buktikan dengan tindakan lainnya. Namanya politik ya begitu
@cobacoba83 @aniesbaswedan Asli sih. Kmren meski bukan sinpatisan brutal tapi sempat promo in pks. Cuma kalao model gini kok jadi inget gimana demokrat saat calonnya gak jadi dipilih.
@hrdbacot Dari dulu udah aneh. Sekelas usaha gitu dapat modal super Gede. Kalo bukan anak presiden mana bisa. Pengusaha mana yang berani nitip modal segede itu coba
Kenapa pendidikan saat Ini makin mahal?? Karna biar orang yang bisa kuliah cuma orang yang berduit. Dan yang Kuranv mampu terap dipelihara oleh negara terlebih saat pemilu biar gampang di bodohin
@ardisatriawan Semua tak akan berubah selama gerakan hanya di sosial media. Masyarakat bawah perlu disentuh. Nah Tinghal gimana caranya untuk informasi menyebar ke level bawah ketika media dikuasai penguasa.