Mbappe pasca laga, “Right from the start, we were pressing 3 against 2… & we messed up there. Against Spain, you have to press man for man.”
Terlihat pressing FRA di awal 2 vs 3 + kiper. Olise juga kalah jumlah di tengah. Meski Kounde sdh ke depan, tapi kalah jumlah di tengah jadi masalah.
Ternyata klan Hyuga versi dunia nyata itu beneran ada. Satu pulau kena mutasi genetik massal yang bikin mereka punya kemampuan mirip Byakugan.
Di Pulau Pingelap, Samudra Pasifik, warganya cuma bisa ngelihat dunia dalam warna hitam-putih akibat mutasi langka achromatopsia. Gen ini nurun ke satu pulau gara-gara isolasi geografis ratusan tahun.
Siang hari mata mereka emang lemah banget dan kesilauan parah. Tapi pas malam hari, night vision mereka aktif dan tajamnya di atas rata-rata manusia. Mereka bisa berburu ikan di laut yang gelap gulita tanpa lampu sama sekali.
Cuma bisa liat hitam-putih tapi dikasih buff penglihatan malam spek militer. Keren pol adaptasi biologisnya.
Waktu bela Coventry City, Mustapha Hadji ngebet main kendati lagi cedera kaki. Tujuannya bantu The Sky Blues lolos relegasi.
Entah dapet ilmu dari siapa, Hadji ngambil beberapa lembar irisan daging dingin lalu ditempel di kaus kaki & sepatu bolanya.
Daging ham itu diklaim sebagai peredam rasa sakit sekaligus alat kompres sehingga Hadji bisa merumput.
Uniknya, metode gak lazim Hadji pernah ditiru pesepakbola Skotlandia, Scott Higgins, dan bekerja dengan baik 🤣🤣🤣
Sisi underrated dari Liverpool era Benitez adalah trio lini tengah: Mascherano, Xabi Alonso, dan Gerrard
Kombinasi petarung, metronom, dan dinamo serangan paling komplit di Eropa
Sepakat, nggak?
🇫🇷PSG 2011–12
🏴Chelsea 2003–04
🏴Manchester City 2008–09
Musim pertama dari Qatar Sports Investments era, Roman Abramovic era dan Sheikh Mansour era.
ada yang tau pemain-pemainnya?
THINGS YOUR DIDN'T KNOW:
Part 3.
In 2022, Bayern Munich travelled to Barcelona hoping to sign Gavi.
Instead, they discovered a 14-year-old kid in La Masia and became obsessed.
After watching him for less than an hour, Bayern's board reportedly believed they were looking at a future Ballon d'Or winner.
They prepared a plan to bring him to Munich for around €5 million before he had even made his senior debut few months later.
Barcelona found out.
Later on, Xavi called a 15-year-old kid straight up to train with the senior first team alongside legends.
Shortly after, he handed him his senior debut at just 15 years and 9 months old.
That 15-year-old was Lamine Yamal.
Today, he's one of the most valuable young players in world football.
Bayern didn't just miss a transfer.
They nearly stole the future for €5 million. 🤯
Football history is full of stories like this. Most fans never hear them.