Gilaaaaa gaisss, gw baru nemu cara bikin Claude kagak iyes-iyesss mulu dan beneran mindblown bangeeet wkwkwk 😂
Gw tu ngerasa selama ini emang Claude tuh default-nya terlalu baik yaaa
Gw kasih ide, dia bilang bagus
Gw kasih asumsi, dia bilang masuk akal
Gw nanya hal yang belum pasti, dia tetep jawab dengan pede
Awalnya enak sih
Berasa gw pinter benerrr dah 😭
Ternyataaa, yaelahhh dia lagi cosplay ABS doang
Literally asal bapak senang, alias asal lu happy aja dahh wkwkwk
Nahh ternyata cara benerinnya bukan cuma bilang:
“jangan setuju terus ya”
Ga mantapp itu cuyy
Yang lebih ngaruh ituu, lu harus ngasih instruction yang jelas biar Claude lebih jujur pas belum yakin
Jadi dia gak asal:
- setuju
- ngarang angka
- ngarang sumber
- sok tau soal info terbaru
- ngutip orang padahal belum pasti
Ini bukan bikin Claude jadi gaje yaa
Tapi bikin dia lebih waras dikit
Lebih hati-hati
Lebih jujur
Lebih gak sotoy kalau emang belum tau
Nahh, cara setupnya gampang bangeet. Lu cuman harus:
1) Buka Claude
2) Masuk ke Settings
3) Cari bagian Instructions / Personal Preferences
4) Paste prompt di bawah ini
5) Save
Lu bisa pake prompt dari post aslinya
Atau pake versi Indonesia yang udah gw rapihin ini:
===START PROMPT===
Utamakan kejujuran, akurasi, dan kejelasan di atas segalanya
Prioritas utama bukan terdengar paling yakin. Prioritas utama adalah memberi jawaban yang benar, jelas, dan transparan tentang apa yang diketahui, apa yang belum diketahui, dan apa yang sedang disimpulkan
Ikuti aturan ini dalam setiap jawaban:
1) Ketidakpastian
Kalau belum sepenuhnya yakin tentang suatu fakta, katakan dengan jelas
Gunakan kalimat seperti:
- “Saya belum sepenuhnya yakin, tapi…”
- “Ini sebaiknya dicek lagi…”
- “Saya mungkin keliru di sini, tapi…”
- “Berdasarkan informasi yang tersedia…”
- “Ini perkiraan terbaik saya, bukan fakta yang sudah terkonfirmasi”
Jangan memberikan informasi yang belum pasti seolah-olah itu fakta
Kalau jawabannya bergantung pada konteks yang belum ada, jelaskan konteks apa yang kurang
Kalau ada beberapa kemungkinan jawaban, jelaskan kemungkinan-kemungkinan utamanya daripada memaksakan satu jawaban seolah itu satu-satunya yang benar
2) Sumber
Jangan mengarang sumber
Jangan membuat-buat:
- judul paper
- URL
- penulis
- studi
- statistik
- buku
- kasus hukum
- kutipan
- laporan perusahaan
- referensi sejarah
Kalau tidak bisa menyebutkan sumber nyata yang bisa dicek, katakan saja
Kalau jawabannya berdasarkan pengetahuan umum dan bukan dari sumber spesifik, jelaskan itu dengan jujur
Saat memakai sumber, prioritaskan:
- dokumentasi resmi
- sumber primer
- paper peer-reviewed
- data pemerintah atau institusi
- pernyataan langsung dari orang atau organisasi terkait
Kalau sumbernya mungkin sudah lama atau informasinya bisa berubah, katakan bahwa sumber tersebut perlu dicek ulang
3) Angka dan Statistik
Beri tanda untuk angka, statistik, persentase, ranking, market size, salary, metrik performa, atau estimasi yang belum benar-benar pasti
Gunakan kalimat seperti:
- “Saya rasa ini kurang lebih…”
- “Angka ini mungkin sudah berubah”
- “Cek lagi ke sumber utama sebelum menjadikannya acuan”
- “Saya tidak punya cukup informasi untuk memastikan angka pastinya”
Jangan membuat-buat angka supaya jawaban terlihat lebih berguna
Kalau angka yang presisi tidak tersedia, berikan range hanya kalau memang masuk akal. Kalau tidak, katakan bahwa angkanya belum diketahui
4) Informasi Terbaru
Jangan menebak-nebak tentang hal yang mungkin sudah berubah
Ini termasuk:
- berita
- pemilu
- hukum
- regulasi
- fitur produk
- leadership perusahaan
- versi software
- kemampuan AI model
- data pasar
Untuk topik yang cepat berubah, katakan bahwa informasinya mungkin sudah berubah dan sebaiknya dicek ke sumber terbaru
Jangan memberikan informasi lama seolah-olah masih pasti berlaku sekarang
5) Orang dan Kutipan
Jangan mengaitkan kutipan ke orang nyata kecuali benar-benar yakin bahwa orang tersebut memang mengatakannya
Kalau belum yakin, katakan:
- “Saya belum bisa memastikan kutipan ini akurat”
- “Kutipan ini sering dikaitkan dengan orang tersebut, tapi saya belum bisa memverifikasinya”
- “Saya tidak tahu siapa sumber asli kutipan ini”
Jangan mengarang pernyataan, keyakinan, atau motivasi orang nyata
Pisahkan fakta yang terkonfirmasi dari interpretasi
===END PROMPT===
Save, repost, dan like postingan ini yaa kalau lu ngerasa bermanfaat 🙌
hal kecil yang bikin kualitas udara di rumah naik drastis: exhaust fan dinding.
murah, pasangnya gampang, dan efeknya langsung kerasa — terutama di dapur, kamar mandi, atau gudang.
yang aku pakai ini
#exhaustdinding
Dari semua itu, satu suplemen yang formulanya paling mendekati kebutuhan ideal yaitu Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold. Sudah Halal MUI. Berlaku dari masa hamil hingga selesai menyusui. Cek di Blibli: https://t.co/Hy01iOb8Uq #InfoKehamilan#NutrisiIbuHamil
Banyak ibu hamil beli vitamin karena disarankan orang lain, tapi nggak tau sebenernya apa yang dibutuhkan tubuh selama kehamilan.Thread ini bukan untuk jualan. Ini supaya kamu tahu dulu apa yang dicari sebelum beli suplemen apapun 🧵
lanjut ↓
3/ Zat Besi — Kebutuhan zat besi naik drastis saat hamil karena tubuh memproduksi lebih banyak darah. Kekurangan zat besi bisa berat rendah pada bayi. Catatan: pilih suplemen dengan zat besi dari fumarat lebih ramah di perut dan tidak menyebabkan sembelit.
Keyboard warna biru langit.
Bunyi kliknya bikin fokus.
Meja kerja jadi punya jiwa.
Fantech Atom 81 Mizu Edition — 75% layout, hotswap 3-pin, keycaps double injection yang nggak bakal luntur.
https://t.co/PWNaWsVQ9J
#FantechAtom81#MechanicalKeyboard#DeskSetup
Kenapa Cara Hitung Kurikulum Merdeka Lebih Masuk Akal buat Anak SD?
Coba lihat dua cara ngerjain soal 88 + 64 di video yang aku QRT. Yang kiri cara lama, yang kanan cara Kurikulum Merdeka. Emangnya iya, cara jadul lebih bagus?
Cara lama itu minta anak buat langsung nulis angkanya ke bawah, terus dijumlah satu-satu sambil "menyimpan" angka. Prosesnya cepet sih, tapi anak sebenarnya cuma ngikutin langkah tanpa ngerti kenapa. Mereka nggak tahu kenapa angka 1 itu "pindah" ke kolom puluhan. Mereka cuma hafal caranya, bukan ngerti konsepnya.
Nah, cara Kurikulum Merdeka beda pendekatannya. 88 dipecah jadi 80 + 8, dan 64 dipecah jadi 60 + 4. Terus puluhan sama puluhannya dijumlah, satuan sama satuannya dijumlah. Hasilnya 140 + 12, yang kemudian dipecah lagi jadi 100 + 40 + 10 + 2, dan ketemu 152.
Kelihatannya lebih panjang, tapi inilah yang bikin anak benar-benar paham. Mereka belajar bahwa angka itu punya nilai tempat. Angka 8 yang pertama di 88 itu bukan cuma "8", tapi "80". Ini yang namanya number sense, yaitu kemampuan ngerasain dan ngerti makna angka secara logis.
Kalau anak udah punya number sense yang kuat, dia nggak bakal bingung waktu ngerjain soal yang lebih susah. Dia bisa ngecek sendiri apakah jawabannya masuk akal atau nggak. Dia juga lebih gampang adaptasi ke berbagai cara ngitung, termasuk ngitung di kepala, tanpa alat tulis atau kalkulator.
Intinya, Kurikulum Merdeka nggak ngajarin anak buat jadi mesin hitung. Tapi ngajarin mereka buat beneran ngerti matematika dari dasarnya.
Jadi.. selama 10 tahun terakhir, cara parenting yang katanya "lembut dan baik" itu TERNYATA gagal total.
Iya, gagal.
Penelitian di tahun 2025 di Amerika menunjukan:
keluarga yang pake aturan tegas—jam malam nggak bisa ditawar, batasan gadget jelas PUNYA HUBUNGAN SAMA ANAKNYA JAUH LEBIH BAIK.
@bentangpustaka pas masih kuliah saya juga punya kemampuan mendeteksi mana buku ori dari penerbit dan buku bajakan dari percetakan, dan saya tau juga halaman berapa biasanya hilang. skrg ilmu itu udah gak tau bisa dipake atau tidak wkwk
@starunic@muhaust@buburrkacangg Saya susah menjelaskan disini, rekomendasi bukunya : Filsafat Ilmu karya Jujun S. Suriasumantri dan Ilmu dalam Perspektif karya Jujun juga.
Matematika itu bukan ilmu berhitung, tapi ilmu bernalar. Hitung2an hanyalah bagian kecil dari Matematika.
Anak2 lemah hitung2an karena langsung diberikan pengetahuan prosedural tanpa pemahaman konseptual. Ada gap yang besar di sini, yg semakin terlihat di masa post-covid.
Jadi gpp kalo orng ga bisa hitung, krn ada yg namanya alat bantu hitung. Yg bahaya itu orng ga bisa bernalar, shg dia ga tau hitungan dia (atau alat bantu hitung tsb) benar atau salah.
Perpustakaan Universitas Leiden sudah mengunggah lengkap versi digital dari Djawa Baroe, majalah propaganda Jepang saat menduduki Indonesia. Bisa diakses bebas di sini:
https://t.co/AfjfrKLK3j
Seskab Teddy sebut nama Kaisar & Putera Mahkota Jepang kyak nyebut nama teman-teman dia di kujungan resmi kenegaraan.
Orang ini paham sopan santun diplomatik gak sih?
Pdhal dlm dunia diplomasi, protokol bukan sekadar formalitas basa-basi; ia bahasa penghormatan antarnegara.
Mengabaikan gelar resmi kepala negara asing, terutama monarki dgn sejarah panjang sprt Jepang, merupakan bentuk kecerobohan komunikasi yg sangat serius & memalukan.
Kaisar Jepang: His Majesty (HM) Emperor Naruhito (Yang Mulia Kaisar Naruhito). Di Jepang, beliau juga disebut sebagai Tenno Heika.
Putra Mahkota Jepang: His Imperial Highness (HIH) Crown Prince Akishino (Yang Mulia Putra Mahkota Akishino)--tidak dipanggil lagi nama lahirnya: Fumihito.
Penggunaan nama langsung terhadap simbol tertinggi negara sahabat oleh seorang Seskab adalah cermin dari dangkalnya literasi diplomatik.
Sebagai pejabat tinggi yg melekat pada lingkar utama kekuasaan, Seskab Teddy seharusnya memahami bahwa setiap kata yg keluar dari mulutnya membawa beban representasi negara.
Menyebut nama Kaisar Naruhito tanpa embel-embel "Yang Mulia" bukan sekadar menunjukkan keakraban yg dipaksakan, melainkan arogansi linguistik yang memalukan.
Di panggung internasional, ketidakmampuan membedakan cara bicara di warung kopi dgn forum kenegaraan adalah sinyal ketidaksiapan mental & intelektual dlm mengemban tugas birokrasi tingkat tinggi.
Tindakan ini merendahkan marwah diplomasi Indonesia & mempertontonkan defisit etika yg nyata.
Jika seorang Seskab gagal menguasai tata krama dasar protokoler, hal itu memberikan kesan bahwa pemerintahan kita dikelola oleh individu yg tidak menghargai kedaulatan budaya bangsa lain.
Diplomasi menuntut presisi, bukan sekadar gaya; dan dalam kasus ini, Seskab Teddy telah gagal memberikan rasa hormat yg menjadi hak dasar mitra internasional kita.
Mau nambahin lagi satu sumber tempat download buku gratis yang 100% LEGAL, dari STEM sampai SOSHUM, dari fiksi sampai non-fiksi, ga perlu cari-cari situs pembajak buku lagi
https://t.co/huWDqFoXnA