This tweet is going viral from a user who created their account in June 2020. In that same month, they posted a “prediction” claiming the COVID pandemic would end in 2023 and that Hantavirus would emerge in 2026.
And this is how these ‘SCAMS’ work:
Someone creates an X account, sets it to private, and posts hundreds of different predictions with every possible virus name and scenario imaginable. Then, once one event vaguely lines up with reality, they delete all the other failed predictions and leave only the “correct” one visible.
People do the exact same thing with predictions about the Pope dying, celebrity deaths, wars, and other major events.
You’re welcome.
Kemarin ada netijen yg komen “orang Jakarta (bodetabek) resilient nya tinggi”, di salah satu twit yg tentang segala jibaku dan taktik komuter pasca greenline masalah dan banjir.
Kyknya kita jgn pakai istilah resilient lagi utk kegagalan sistem fundamental spt ini. Krn itu mengalihkan tanggung jawab Pemerintah ke “betapa resilience”nya warga. Warga tentu mau tidak mau bertahan dan cari taktik, tapi itu malah makin kemari makin “dimanfaatkan scr tdk semestinya” oleh Pemerintah.
Kegagalan Pemerintah dlm menciptakan hunian terjangkau tengah kota, diversifikasi kesempatan lokasi kerja, hingga penyediaan siatem transportasi massal dan segala hal lainnya.
Gw tuh baru tau ada "trend" provide pacar 😅.
Gw punya anak perempuan, gw bayarin dari sekolah, life style, branded bags, liburan, fancy restos dll. Insya Allah ga pernah diajarkan minta-minta ke pacar, hanya boleh minta ke ortu.
Kalo amit-amit ga punya duit? ya belajar cukupkan apa yang ada, nabung, kerja, magang. Bukan cari pacar untuk menutup kekurangan finansial.
Ngga minta ke pacar ini bukan gegayaan, ini tentang struktur nilai.
Anak perempuan (dan laki-laki) perlu tumbuh dengan rasa cukup, harga diri, dan kemandirian. Supaya ntar pas milih pasangan, pilihannya datang dari posisi setara, bukan dari kebutuhan, apalagi ketergantungan.
Karena hubungan yang sehat itu dibangun dari dua orang yang berdiri utuh. Bukan dari satu menopang, dan satu bergantung.
Dan menurut gw, ini bekal penting untuk hidup jangka panjang.
"Gimana kalo udah mau nikah?"
Kalo konteksnya mau menikah, ya beda cerita. Yang saya bahas adalah situasi baru pacaran, atau malah sebelum pacaran udah punya ide ntar pacar harus membiayai ini itu.
"Gimana kalo dikasi, si perempuan ga minta?"
Pacar kalo ngasi berlebihan (meski ga diminta) -- saya akan suruh balikin dan akan saya tegur pacarnya. Tidak boleh berlebihan selama pacaran. Ngga boleh ada salah satu pihak yang dibuat merasa "berhutang" "sungkan". Semua harus setara power-nya.
Kalau dari awal sudah terbiasa diberi, nanti akan sulit membedakan mana cinta, mana transaksi.
⛈️PERINGATAN DINI ⛈️
Bibit Siklon Tropis 91S mulai bergerak sedikit menjauhi Indonesia, namun diprediksi akan menguat.
Joint Typhoon Warning Center (JTWC).
Sementara itu BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk Banten, Jakarta dan NTB.
Peringatan dini ditindaklanjuti dengan persiapan mitigasi potensi bencana hidrometeorologi.
keresahan2 saya ketika masih kecil terkait ekonomi:
- kok temen2 saya bisa punya mobil dan motor tapi keluarga saya tidak
- kok mereka bisa sekeluarga makan2 di restoran
- kok ada keluarga yg liburan nginep di hotel
- kok bisa 1 minggu sekali mereka pulang dijemput orang tua di sekolah, pulang dan langsung jalan2
- kok orang2 ini punya AC di rumahnya
- kok orang2 rumahnya besar2
- kok barang2 mereka baru2 dan bagus2 banget ya
- saya malah pernah dipanggil miskin oleh temen SD karna barang2 yg dipunya entah sudah sobek, kelihatan bekas, dll
ternyata makin kesini saya sadar, bukan saya yg waktu itu miskin.... tapi temen2 saya yg kaya😂
orang tua saya sangat luar biasa untuk mengusahakan anaknya dapat pendidikan terbaik sampai minjem2, dan saya sangat bersyukur akan hal tersebut sampai hari ini.
Nobody in corporate will tell you this... but it decides your future
1. Visibility beats hard work.
If no one knows what you're doing, it doesn't count.
2. Your manager's opinion > HR policies.
People promote who they trust, not just who performs.
3. Networking inside > skills outside.
Opportunities come from people, not platforms.
4. Pick projects that make you visible, not just busy.
Workload doesn't equal growth
5. Your personal brand is built in your first 2 years,
Protect it early - it defines your path.
6. Learning stops when curiosity does.
Ask questions. Stay curious. Keep improving.
7. Quiet quitting feels safe but kills growth silently.
Comfort zones are career traps.
Here's a chart to understand what astrobiology news means for the Fermi Paradox:
News like the Bennu sugars move us to the right. Discovering that the Solar Sytem is unique moves us to the left.
Zoom in!
Quite a typical street in Kebayoran Baru, South Jakarta.
Kebayoran Baru is the first planned area built after Indonesia's independence,bdesigned by Moehammad Soesilo–whose grandchild is a famous music composer, Addie MS.
Soesilo is also known as one of Thomas Karsten's students. Karsten designed several townships in Dutch East Indies during the colonial era. The famous "garden city" concept implemented in Malang and Bandung is taken for Kebayoran Baru's planning and design in 1948.
April tahun 2018.
BPPT bikin diskusi tentang potensi tsunami di Pandeglang.
Lalu, penelitinya dipanggil Polda Banten.
"Kita Polda tidak diam. Senin kita layangkan panggilan untuk dihadirkan Rabu atau Kamis," kata Dirkrimsus Polda Banten Kombes Abdul Karim saat dihubungi wartawan di Serang, Banten, Jumat (6/4/2018).
"Dengan dia melakukan pernyataan itu, sebagian besar warga Pandeglang khawatir. Kedua, investasi pengaruhnya ke sana, takut karena potensi tsunami," ujarnya.
"Kita lihat dulu motifnya, apa dasar bicara seperti itu."
"Bikin gaduh itu"
***
Desember 2018.
Tsunami terjadi.
Di Pandeglang.
Kalau ingat, Tsunami tersebut membawa korban.
Tiga personel band Seventeen tewas dalam peristiwa itu.
Just saying we have
Tayo and thomas - a man made machine that can talk and have human face.
Peppa pig and patrol paw - animals which act and talk as a human and have a job.
Theoretically these entities are far more frightening than mere ghost.
Banyak yang mempersoalkan hantu dalam film Jumbo, fiksi yang dinilai menyesatkan.
Fiksi, dalam hal ini, bukan karangan ngawur, tapi taman bermain bagi imajinasi anak—keberanian untuk berpikir. Dan itu adalah hak anak untuk bertanya.
Sebuah esai oleh @zenrs.
| Narasi
Hari ini Bu Sumarsih dan teman2 masyarakat sipil datang membawa bunga2. Beribu terima kasih atas dukungan dan semangat dari tmn2. Sesungguhnya ancaman, teror, ini bukan hanya untuk saya, utk Tempo, tp kita masy sipil yang memperjuangkan kebebasan pers dan kebebasan bereskpresi.