"Kosongkan lisanmu, kecuali untuk berzikir. Kosongkan hatimu, kecuali untuk bersyukur. Kosongkan tubuhmu, kecuali untuk bekerja keras. Jika engkau melakukan itu semua, engkau termasuk orang saleh."
Syekh Abu Hasan Syadzili
"Jika engkau menginginkan kedamaian hati (ketenangan jiwa), jangan hiraukan apa yang dikatakan oleh manusia. Sebab, manusia bahkan tidak pernah merasa puas (ridha) kepada Penciptanya, bagaimana mungkin mereka akan merasa puas kepadamu?"
Syekh Abdul Qadir al-Jailani
Psikologi bilang, ada orang yang nggak terlalu suka bersosialisasi bukan karena sombong atau benci orang.
Mereka cuma terlalu peka. Cepat menangkap energi, membaca ketulusan, dan sadar saat sesuatu terasa nggak tulus.
Makanya, basa-basi sering terasa melelahkan.
Mereka lebih memilih hubungan yang sedikit, tapi jujur, tenang, dan tanpa topeng.
Itu bukan antisosial.
Itu cara mereka menjaga energi dan kesehatan emosional
Gue belajar sesuatu dari psikiatris:
Kalau kita tipe yang gampang baper, suka menyendiri pas lagi stress, terus punya sifat perfectionist, tapi di saat yang sama suka nunda-nunda kerja, artinya kemungkinan besar kita punya ‘inner child’ yang terluka dan trauma dari masa kecil. Biasanya muncul karena perasaan ditinggalin, ditolak, atau merasa gak dihargai. ❤️🩹
"Jika engkau telah mengenal dirimu sendiri, maka apa yang dikatakan orang lain tentangmu tidak akan pernah membahayakanmu (Menyakitimu)."
Sufyan Ats-Tsauri
اللهم علّق قلبي بالصلاة والقرآن وأرزقني الثبات حتى ألقاك
"Ya Allah, tautkanlah hatiku dengan shalat dan Al-Qur'an, dan berikanlah kepadaku keteguhan (iman) hingga aku menemui-Mu."
«لن تجد في الناس كاملاً،
فابحث عمّن لا يؤذيك نقصه»
Kamu tidak akan pernah menemukan orang yang sempurna seutuhnya, maka carilah orang yang kekurangannya tidak menyakitimu.
-omar al qodiri
"Tidak perlu membenarkan diri kesana kemari agar engkau dikagumi, jika perilaku dan perbuatanmu benar dari hati, maka diam kamupun akan dihormati dan disegani."
KH. Maimoen Zubair
أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قل
Artinya, “Perbuatan baik yang paling dicintai Allah Ta’ala adalah yang paling konsisten (istiqamah) meskipun sedikit.” (HR Muslim).
"Carilah yang mencintai rapuhmu, bukan hanya kagum pada indahmu. Sebab pasangan sejati ialah yang mampu menenangkan resahmu, menutup aibmu dan selalu bersyukur memilikimu."
KH. Baha'uddin Nursalim