17.35. Massa aksi mambacakan tuntutan di depan gerbang DPRD Jawa Barat. Mereka mendesak agar empat massa aksi yang ditahan hari ini dibebaskan tanpa syarat.
PAGI INI TERJADI KEKERASAN OLEH TNI‼️
Peristiwa mencekam dimulai pada pagi hari sekitar pukul 06.50, ketika rombongan aparat TNI tiba di wilayah RW 10 Lenteng Agung. Di tengah situasi yang mulai mambandangi kecemasan, pada pukul 07.20, beberapa warga perempuan berinisiatif untuk
Saat aksi geruduk kantor Badan Gizi Nasional (BGN) berlangsung, seorang ibu pedagang melintas. Kemudian dengan lantang ia meluapkan kemarahannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
#MBG#Watchdoc
Guys, ini keren banget.
Akhirnya kita bisa menyaksikan langsung di medsos, kemarahan rakyat kecil terhadap MBG.
Selama ini kita hanya mengetahuinya dari intelektual dan kelas menengah..
Jarang sekali rakyat kecil bersuara terang-lantang di depan media. Mana pakai bahasa aktivis pergerakan lagi. Menentang keras MBG dan bahkan menghujat SPPG.
Ini mematahkan argumen bahwa rakyat kecil sepenuhnya diuntungkan oleh MBG.
Sebagaimana yang disebut-sebut oleh buzzer.
Yang dukung palingan pekerja SPPG doang.
“yaudah, kalau ngga bisa beli bensin jalan kaki aja”
TROTOAR LU NOHHHHH BOLONG BOLONGGGG trotoar aja dipake buat parkir liar segala gala nyuruh jalan kaki
eh jujur gue gasuka bgt tiap pemerintah bikin salah bilangnya “nanti dibales di akhirat”. ga, harus dibales skrg, mereka harus tersiksa skrg, jan pasrah gt sama mereka, lawan mereka skrg jir :/ mereka hrs ngerasain penghakiman dr kita juga :/
dear kaka kaka yang akan turun aksi besok, first of all I want to say thank you for having the bravery to fight for our rights. second of all, please stay safe. dari kemarin aku mantau akun BEM dan bacain komennya aja bikin aku takut, humans can be so scary sometimes..
Bener kata bang Pandji. Orang ini dari kecil hidup dari keluarga kaya yg membuat tidak ada org yg berani mendebat dia, semua keinginannya pasti dituruti. Saudara, ART, dan temannya pasti mengiyakan dia. Mungkin cuma orang tuanya yg bisa bilang 'tidak' ke dia (itupun kalo orang tuanya tegas).
Ditambah dia masuk militer yg emg sistemnya 'siap ndan'. Semua hal dilakukan atas perintah atasan, bukan hasil duduk bareng dan saling challenge pendapat seperti di lingkungan kampus.
Udah gitu jadi ketua partai pula. Tau sendiri partai di Indonesia itu fanboy club. Ngga ada ideologi tapi semua arah partainya ditentukan tokoh partai tersebut. Hampir semua bawahannya pasti ABS.
So, selama dia hidup ngga biasa dgn kritikan. Karena dia biasa diiyain segala keinginannya. Sampai pada titik dia jadi presiden. Yg mana presiden adalah jabatan publik. Banyak org yg mengawasi dan mengkritik.
Alhasil pas jadi presiden ya begini. Kaget kalo ternyata dia bisa dikritik orang banyak dan dihajar kanan kiri. Jadi lgsg cap yg kritis itu nyinyir, antek asing, musuh negara, dll.