please respect kalo ada orang yang tiba-tiba take a break dari dunia. yang tiba-tiba hilang dari sosial media, late reply atau ga mau diajak keluar. some people just need time to recharge and get back to their normal life.
emang ada ya orang yang beneran bahagia seharian di rumah? sendirian, tanpa interaksi sama siapapun, ga kemana-mana, ga ketemu siapa-siapa dan mereka fine-fine aja???
Terbiasalah dengan kenyataan tidak semua orang peduli padamu. Tidak semua hal yang kau impian akan diapresiasi semua orang. Tidak semua orang ingin melihatmu tumbuh mekar. Tidak usah berharap semua orang akan selalu merayakan pencapaianmu. Tidak usah berharap semua orang selalu memberi tepuk tangan untukmu. Seringkali kenyataannya malah lebih pahit. Belajar merayakan dirimu sendiri. Biasakanlah berharap pada dirimu sendiri.
ada orang yang dapet kerja impiannya di usia 23 tahun, tapi udah burnout parah di 30 tahun.
sementara, ada orang yang ketemu minat dan kemauannya di usia 35 tahun tapi ngerasa hidupnya bermakna banget sampai akhir hayatnya.
—
ada orang yang udah matang dari segala materi di usia 25 tahun, tapi kehilangan dirinya di usia 40 tahun.
sementara ada orang yang mulai semuanya di usia 30 tahun dan selalu cinta dirinya sendiri selama sisa hidupnya.
—
ada orang yang falling love di usia 18 tahun dan menikah sampai maut memisahkan, ada juga yang baru ketemu cintanya di usia 50 tahun dan bahagia juga seumur hidup mereka.
“so, your timeline is your own. timeline orang lain bukan jadi milik kamu.”
cita-cita gue kalo udah kaya.
uninstall Whatsapp
mau stop sosmed, mau fokus membaca, melukis, berkebun, memasak. udah lalu tinggal di swiss isinya cuma metik stroberi sama ngasih makan kambing.