Semalem gue baru belajar istilah baru
Kalian pernah denger “duck syndrome” gak?
Duck syndrome itu kondisi pas seseorang keliatannya santai, hidupnya aman2 aja. Padahal aslinya lagi capek, banyak tekanan, burnout, sama stres yang dipendem sendiri.
Kenapa dianalogiin sama bebek?
sbg Jawa tulen, aku amat sangat percaya paribasan Jawa
"Pager mangkok luwih bakoh tinimbang pager tembok"
ampe skrg aku terapkan dan bener-bener terbukti, masyaaAllah🥹🥹🫶🏻🫶🏻
Dewasa gini, ternyata lebih seru ngobrol sama stranger, pedagang keliling, tukang parkir, atau orang orang tua yang kebetulan lagi di tempat yang sama.
energi mereka terasa lebih tulus untuk menyadarkan bahwa banyak hal di dunia ini yang perlu kita syukuri.
Di era 2000-2010an MU boleh punya Berbatov, Rooney, CR7, Van Persie.
Tapi, mesinnya gak jalan kalau ga ada midfield yang rajin naik turun: Michael Carrick.
Musim ini doi bawa MU ngalahin City, Arsenal, Chelsea, Liverpool. Sekarang mengamankan tiket ke UCL.
Taktiknya ga neko-neko: amankan lapangan, maka bisa amankan permainan. Gak perlu pusing sama possession, serangan balik jadi koentji.
Dibantu Steve Holland, pendekatan dia mampu bikin kepercayaan diri pemain balik lagi terutama Mainoo, Casemiro, Bruno. Dia sepertinya percaya betul, midfield yang bisa kontrol lapangan, bisa kontrol permainan.
Poros Casemiro-Mainoo-Bruno canggih emang. Striker jadi leluasa buat variasiin serangan.
Pertanyaannya, board berani gak pake pelatih yang tidak mentereng, tapi paham MU luar dalam.
Carrick boys melaju terus!
Bruno Fernandes menyampaikan pesan emosional kepada para suporter Manchester United jelang kembalinya klub ke kompetisi Liga Champions:
“Saya sebenarnya bisa saja meninggalkan Manchester United dua atau tiga tahun lalu. Bahkan musim lalu pun ada peluang yang sangat serius untuk pergi,”
“Namun saya sangat mencintai berada di klub ini. Saya benar-benar percaya bahwa meraih kesuksesan di sini adalah sesuatu yang TIDAK akan pernah saya dapatkan di klub mana pun… Manchester United itu spesial.”
“Kebahagiaan dan semua yang akan saya rasakan saat mencapai apa yang saya inginkan di klub ini… itu tidak akan saya dapatkan di klub mana pun di dunia. Saya tahu betapa besar keinginan para fans, seberapa besar gairah mereka, dan betapa lama mereka menantikan momen itu kembali.”
“Saya berada di kapal yang sama dengan mereka. Saya ingin kapal ini, bukan hanya berjalan stabil, tapi benar-benar melaju ke depan… dan kita menavigasi perjalanan ini bersama di Manchester United,”