@puzzwles Yang paling aneh pln monopoli, tapi rugi. Pertamina 99% monopoli, juga rugi. Coba swasta diberi leluasa boleh kelola listrik dan bbm. Biar bersaing pelayananya
@Urrangawak Mungkin kasusnya mirip2 whoosh. Cuman kalo whoosh orang kuat secara politik. Penasaran aja pertimbanganya tetap akuisisi meski beberapa komisaris udah ngasih saran dan pertimbangan untuk tidak akuisisi. Ternyata ketipu.
@myjenieblackpnk @GoodRecom Agak susah jelasin hal2 di pesantren sama orang awam terutama sama orang yang ilmu agamanya kurang dalem dah negatif duluan, sehingga dikit2 yang ga sesuai sama pengetahuanya bid'ah, dikit2 haram. Paling enak jawabnya kaya habib jafar, musti ngerasain nyantri dulu baru paham.
@dodisegrovee@tempodotco Maksud dibesarkan itu di framing om, seakan pesantren sarang kejahatan seksual. Rusak susu sebelangga. Semakin berkurang ortu yang nyuruh anaknya mondok, remaja tambah miskin akhlak. Kadang juga media bikin judul mancing2 dengan bahasa generalisir, belum lagi di framing medsos
@ammakkdhjebbe @91Ahkaf Tasybih itu ada titik perbandingan. Titik perbandinganya bukan objek seksual, tapi sama2 orang yang kita cintai.
Jadi bacanya
Hadiahin pacar (orang yang dicintai), romantis
Hadiahin kyai(orang yang dicintai), duniawi sekali
@na_dirs@TRANS7 Yang ribut2 gini, saya yakin ga pernah nyantri di jawa khususnya jatim jateng. Di era keterbukaan informasi via sosmed semua bisa di goreng. Tidak hanya di bab fiqih, sampai standar etika dan budaya dipaksa seragam jadi satu, yang tidak sesuai dianggap salah. Belum lagi framing2
@Andalusia_LG@na_dirs@TRANS7 Pernah liat orang sungkeman di nikahan jawa mbak? Itu budaya jawa, namanya andap ashor. Terus kenapa santri jalan jongkok didepan kyainya, karena bagi santri, kyai/guru itu dianggap orang tuanya sendiri.
@skedush_@FuadHabib27@otaksehat888@TRANS7 Kyai itu dianggap Orang tua bagi santrinya. Kalo ada anak bungkuk2 sungkem ngesot cium kaki orang tuanya itu bagian dari andap ashor, budaya di jawa.
@MangSawier@badasstorm@ardisatriawan@nisfauzan Pak kyai menjawab dari sudut pandang agama. Cuman yang saya sayangkan pondok2 traditional diluar keunggulanya dibidang ilmu agama, ilmu adab. seringkali meremehkan ilmu science. Bahkan pernah ada celetukan "ilmu science ga bakal dipake diakhirat". Tapi kita hidup d dunia
@mohmahfudmd Ibarat nonton bola, strategi pak purbaya lebih segar dan enak di lihat, lebih menyerang setelah sekian lama kita disuguhi strategi parkirbus ala bu sri mulyani, namun tetap musti lebih hati2 karena pasti resikonya lebih besar