We've been getting a lot of questions lately about how the Internet Archive digitizes books.
The short answer: page by page, by hand.
You may remember our viral 2021 video of Eliza Zhang scanning a book. That's still how we do it.
Meet Eliza, and learn how we scan books: https://t.co/gt9s5lbPE4
Makalah ilmiah terbaru kami terbit hari ini: untuk mengukur potensi kebakaran hutan gambut. Kolaborasi ITB and Nottingham untuk membantu pengelolaan gambut Indonesia.
Gambut berperan besar dalam penyimpanan karbon, tata air, dan stabilitas ekologis, tetapi juga sangat rentan terhadap kebakaran. Kami mengembangkan model prediksi yang mengintegrasikan pola spasial dan dinamika temporal, sehingga risiko kebakaran tidak hanya dipetakan berdasarkan lokasi, tetapi juga diperkirakan perubahannya dalam beberapa hari ke depan. Probabilitas yang dihasilkan turut dikalibrasi agar lebih relevan bagi sistem peringatan dini dan pengambilan keputusan.
Free to read and download:
https://t.co/XD1dMtyrQ7
Kriminologi sebenarnya sudah menjelaskan "misteri" ini.
Kenapa masyarakat cenderung keras dalam merespon kejahatan jalanan, tetapi berlaku sebaliknya bagi penjahat kerah putih?
1. Lewat Prisma Kejahatan (gambar terlampir), kita bisa melihat bahwa dampak dari kejahatan jalanan itu instan dan kasat mata. Reaksinya bisa jadi amarah kolektif secara langsung di lokasi kejadian.
Berbeda dengan kejahatan kerah putih yang dampaknya bersifat terdistribusi, abstrak, dan tertunda (delayed impact).
2. Amuk massa merupakan tindakan "street justice" yang membutuhkan target yang accessible (terjangkau) dan rentan. Secara khusus, penjahat jalanan bisa jadi sasaran empuk untuk dijadikan "kambing hitam" atas segala akumulasi stres, frustrasi ekonomi, dan ketidakpuasan hidup yang dialami masyarakat.
Berbeda dengan kejahatan kerah putih yang bisa jadi terlindungi oleh sistem, status sosial, benteng hukum (pengacara atau birokrasi), hingga pengawalan fisik. Ada ketimpangan kuasa (power) untuk bisa melakukan pengadilan jalanan.
3. Gejala ketidakpercayaan kepada penegakan hukum yang formal. Vigilante semacam ini sejatinya sinyal bahwa aparat yang berwenang itu tidak menjadi jawaban untuk keadilan.
Ada semacam adagium bahwa "kalau dilaporkan ke polisi, biaya lebih mahal dari harga barang, belum lagi waktu yang dihabiskan hingga putusan pengadilan". Karena itulah, masyarakat "berinisiatif" untuk mengambil alih peran menghukum secara spontan karena menganggap lembaga peradilan tidak akan menghukum penjahat kecil tersebut.
ebook belajar 4G & 5G tanpa perlu beli SDR Rp. 40 juta
Belajar 4G & 5G modal laptop Ubuntu 26.04 i3 docker
https://t.co/Jbrz1ZV5LC
Semoga bisa membuat anak2 Indonesia bisa ngoprek 5G sendiri modal laptop SAJA
Masih dalam episode (((akademisi harus menjadi pemengaruh)), mari-mari dicek kanal Pengetahuan FH UGM.
Ini ada video saya tentang pengupahan dan isu-isu penting tentang upah. Kali-kali bermanfaat: https://t.co/ccEcJIcrPI
Untuk rumah tangga & individu
- Tampung air mulai sekarang.
Simpan air hujan (rainwater harvesting) kalau memungkinkan. Isi tangki, ember, atau sumur cadangan.
- Berlatih menghemat air mulai sekarang.
- Stok kebutuhan dasar makan dan minum 2–4 minggu. Jika mau habis, stok ulang
- Siapkan masker & obat pernapasan kalau asap karhutla datang.
Untuk petani & pekebun
- Sesuaikan jadwal tanam
maju atau mundur sesuai prakiraan BMKG daerahmu.
- Pilih varietas padi/ tanaman tahan kekeringan.
- Bangun/ perbaiki irigasi cadangan, sumur bor, atau embung kecil.
- Mulai bersihkan lahan & buat sekat bakar untuk cegah karhutla.
Kalau kalian butuh buku anak gratis dari badan pemerintah. Silahkan bisa akses :
1. SIBI
https://t.co/N31aaCTyGF
2. BUDI Kemendikdasmen
https://t.co/7qk7feyqsf
3. Balai Bahasa Provinsi
Cara : kalian ke google, ketik 'Buku Balai Bahasa Provinsi... (Isi sesuai keinginan)'
Sekiranya berkenan bisa akses dan review karya @Dreamink_Studio di :
📚 Negeri Tepat Waktu (Noor H. Dee)
https://t.co/uLoP13Iej1
📚 Berapa Banyak? (Fransisca Emilia)
https://t.co/OMiwbiiCOg
Alhamdulillah, akhirnya Panduan Pendidikan Keamanan Siber yang telah kami susun bersama tim dari PUSKURJAR Kemendikdasmen, Badan Siber dan Sandi Negara, para praktisi serta perwakilan pendidik telah terbit dan dapat diunduh di https://t.co/QJroUSZrdX
Dokumen ini merupakan panduan komprehensif yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia untuk membekali institusi pendidikan, pendidik, orang tua, dan pelbagai pihak dengan strategi melindungi pelajar di ruang siber.
Untuk mahasiswa ekonomi dan mereka yang tertarik topik Social Protection, saya rekomendasikan untuk membaca buku The Handbook of Social Protection yang di edit oleh teman dan co-authors saya Rema Hanna (Harvard) dan Benjamin Olken (MIT). Buku yang baru terbit ini secara komprehensif membahas mengenai kebijakan perlindungan sosial dan pengalaman empirisnya di berbagai negara. Free access, bisa di unduh disini https://t.co/jIMz55sD0u
Pengumuman:
Situs web Proyek Wikimedia, termasuk Wikipedia, akan diblokir oleh Kemkomdigi dalam waktu 7 hari kerja jika tidak mendaftar sebagai PSE lingkup privat di Indonesia.
Sebelumnya kami sudah membuat pos mengenai PSE yang dapat dilihat di bawah pos ini.
This is exactly why I’ve been on this for 2 years. 😤 Every single pore was built layer by layer. Used oils to get that deep dimension, then went in with pastels to really punch up the texture (especially for that raw skin grit).
Kami dulu pernah disebut orang gila krn menanami lahan pasir tailing timah di belitung timur.
Lahan yg dihadapi sungguh ekstrim. Menurut ahli tanah, mungkin 20 tahunan rumput baru mau tumbuh lahan itu. Tapi gapapa. "orang gila" kan bebas. Tanam aja lah.
Tp sebenarnya, apakah kami yg berjasa?
Bukan. Nek Inah ini salah satunya yang berjasa.
Nenek berusia sekitar 74 tahun bersepeda menempuh jarak 10 km (pulang-pergi) dari rumahnya ke lahan bekas tambang untuk membantu menanam.
Izin mengulang penjelasan mengenai semprot parfum di leher berdasarkan jurnal ilmiah 🙏
Nah sebetulnya hingga saat ini BELUM ADA BUKTI KUAT bahwa menyemprot parfum di area leher itu bisa meningkatkan risiko penyakit tiroid atau kanker di area leher.
Pembahasan mengenai jangan semprot parfum di area leher itu karena ada zat-zat kimia tertentu yang dalam parfum yang berpotensi mengganggu hormon tiroid, namanya 𝗲𝗻𝗱𝗼𝗰𝗿𝗶𝗻𝗲-𝗱𝗶𝘀𝗿𝘂𝗽𝘁𝗶𝗻𝗴 𝗰𝗵𝗲𝗺𝗶𝗰𝗮𝗹𝘀 (𝗘𝗗𝗖). Beberapa zat diantaranya adalah phthalates, parabens, dan triclosan. Nah tapi yang perlu diperhatikan adalah sifatnya itu zatnya terakumulasi di tubuh, dapat melalui jalur mana saja, 𝗧𝗜𝗗𝗔𝗞 𝗞𝗛𝗨𝗦𝗨𝗦 𝗸𝗮𝗿𝗲𝗻𝗮 𝗱𝗶𝘀𝗲𝗺𝗽𝗿𝗼𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗹𝗲𝗵𝗲𝗿.
Masalah yang lebih mungkin muncul bila menyemprotkan pafrum di leher adalah munculnya 𝗱𝗲𝗿𝗺𝗮𝘁𝗶𝘁𝗶𝘀 𝗱𝗶 𝗸𝘂𝗹𝗶𝘁, kalo ini ada penelitian jelasnya. Keluhannya bisa berupa gata, kemerahan, dan kulit kering.
Kesimpulan:
-Bukti ilmiah menyemprotkan parfum langsung di leher terhadap terjadinya penyakit tiroid dan kanker MASIH BELUM KUAT
-Kandungan zat pada parfum yang dapat berpotensi menyebabkan gangguan tiroid, sifatnya terakumulasi di tubuh, bisa dari berbagai tempat, TIDAK KHUSUS di leher
-Risiko yang dapat muncul akibat menyemprotkan parfum di leher adalah dermatitis
Semoga bermanfaat!
SUMBER:
1. Arribas. 2012. Allergic Contact Dermatitis to Fragrances. Part 1
2. Pearce. 2024. Endocrine Disruptors and Thyroid Health.
3. Alblooshi. 2025. The impact of perfumes and cosmetic products on human health: a narrative review.